Enam Negara Ikuti Program HOH FId UKSW, Menjaga Warisan Dunia

Sakti Setiawan
Selasa 30 April 2024, 13:44 WIB

Enam negara ikuti program HOH FId UKSW, menjaga warisan dunia.
 (Sumber:  | Foto: dok UKSW.)

Enam negara ikuti program HOH FId UKSW, menjaga warisan dunia. (Sumber: | Foto: dok UKSW.)

SALATIGA, INFOSEMARANG.COM - Program Human Origins Heritage (HOH) International Participatory Training School Volume 7.0 yang diselenggarakan oleh Fakultas Interdisiplin (FId) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) resmi dimulai, Senin 29 April 2024 dan akan berlangsung hingga Sabtu, 18 Mei 2024 mendatang.

Mengambil tempat di Ruang Probowinoto Gedung G, Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, dan Kealumnian (WR KK) Prof. Yafet Yosafet Wilben Rissy, S.H., M.Si., LLM, Ph.D (AFHEA) secara resmi membuka acara tersebut.

Prof. Yafet Yosafet Wilben Rissy menyambut hangat 30 partisipan yang berasal dari enam negara. Keenam negara tersebut yakni Indonesia yang terdiri dari 13 partisipan dari UKSW dan 3 partisipan dari Universitas Gadjah Mada (UGM). Lainnya, sebanyak 9 peserta dari Perancis, 1 dari Thailand, 2 dari China, 1 dari India, dan 1 dari Belgia.

“Selamat bergabung pada program HOH. Ini adalah kesempatan untuk membangun jejaring dan memperkaya ilmu pengetahuan anda, khususnya mengenai sejarah dan asal usul manusia,” ungkapnya.

Tak hanya itu, ia berharap agar program HOH terus berlanjut di masa yang akan datang dan peserta yang terus bertambah dari berbagai negara. “Program ini sangat penting bagi mahasiswa UKSW, mahasiswa internasional, dan dosen yang terlibat untuk meningkatkan international academic experience, sekaligus menunjukkan komitmen UKSW untuk terus meningkatkan program internasional” tuturnya.

Sementara itu, Dekan FId Prof. Daniel Daud Kameo, S.E., M.A., Ph.D., juga memberikan sapaan hangatnya kepada seluruh partisipan HOH. “Saya mengucapkan selamat datang di kampus UKSW. Saya berharap melalui program ini kalian mengalami dan membangun hubungan internasional,” tuturnya.

Berkolaborasi

Saat ditemui di sela kegiatan, koordinator kegiatan HOH Dr. Sih Natalia Sukmi mengungkapkan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mempertahankan heritage agar tetap berkelanjutan yakni keberlanjutan situs, perkembangan ilmu pengetahuan, dan pengembangan diri masyarakat tanpa merusak lingkungan.

“HOH volume 7.0 akan melakukan kunjungan di tiga wilayah situs heritage. Pada pekan kedua akan mengunjungi situs di Sangiran, dilanjutkan pada pekan ketiga mengunjungi situs di Semedo dan Bumiayu,” ungkapnya.

Selain kunjungan ke situs heritage HOH kali ini juga diisi dengan kunjungan museum manusia purba, melakukan penelusuran di tempat penemuan fosil manusia purba dan penelusuran tempat konservasi geologi serta melakukan wawancara pada masyarakat lokal. Tak hanya itu, para partisipan juga melakukan diskusi, presentasi hingga mengikuti seminar.

Dr. Sih Natalia Sukmi mengungkapkan HOH tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya. Ke-30 peserta dibagi menjadi 5 kelompok dan akan berkolaborasi dengan Museum Cagar Budaya (MCB) Sangiran International Youth Forum (SIYF) di Sangiran. Kolaborasi tersebut terwujud dengan bergabungnya 12 student yang berasal dari local community yang berada di Sangiran. Ke-5 kelompok tersebut akan membahas 5 disiplin ilmu yaitu tourism, illuminati lantern festival, the use of plant, merchandise, dan kedekatan situs dengan museum.

Lebih jauh disampaikannya, hal yang akan ditonjolkan dari HOH tahun ini yaitu salah satu kelompok HOH akan membuat sebuah simulasi paket wisata di Desa Manyarejo. ”Dalam simulasi tersebut, mereka seolah-olah akan menjadi wisatawan kemudian kelompok tersebut akan membuat evaluasi dari kinerja yang dilakukan di desa tersebut,” terangnya.

Sementara itu, Prof. Francois Semah dari Museum National d’Histoire Naturelle (MNHN) Paris mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan program internasional yang menerapkan sistem interdisciplinary collab.

Seluruh peserta terlihat antusias mengikuti kegiatan ini, salah satunya Niken Embun Amadiora mahasiswa FId Program Studi (Prodi) Destinasi Pariwisata. Ia mengungkapkan rasa senangnya bisa bergabung dalam HOH tahun ini. “Saya sangat senang bisa bergabung pada program ini karena melalui kegiatan ini saya ingin belajar lebih dalam lagi tentang heritage,” katanya.

Selain Niken Embun Amadiora, Igor Rollet mahasiswa dari MNHN Paris jurusan International Master in Quaternary and Prehistory (IMQP) juga menyampaikan rasa senangnya. “Ini sangat menyenangkan, karena kita akan belajar banyak hal tentang komunitas lokal, penemuan fosil, dan bagaimana menjaga warisan dunia,” ungkap mahasiswa asal Paris yang juga mengikuti Ibadah Senin bersama seluruh partisipan HOH.

Program HOH ini terselenggara hasil kerja sama UKSW, MNHN Paris, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), National Geographic, Alliance Sorbonne University (ASU), Ambassade De France En Indonesia, Indonesia Heritage Agency, SIYF, MCB, Erasmus+, Museum Manusia Purba Sangiran, dan United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO). ***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Tags :
Berita Terkait
Berita Terkini
Semarang Raya27 Maret 2026, 14:57 WIB

Sinergi Mahakarya dan Sesaji Rewanda: Cara Pemkot Semarang Memuliakan Tradisi di Goa Kreo

Pemkot Semarang akan menyuguhkan perpaduan apik antara seni pertunjukan modern dan ritual adat sakral melalui rangkaian Mahakarya Goa Kreo dan Sesaji Rewanda di kawasan Gunungpati pada akhir pekan ini.
Sesaji Rewanda di kawasan Gunungpati. (Sumber:  | Foto: dok)
Olahraga27 Maret 2026, 12:04 WIB

Jelang Musprov IMI Jateng 2026, Dukungan Menguat untuk Frits Yohanes

Ketua IMI Jawa Tengah periode 2021–2026, Frits Yohanes, menyatakan kesiapannya untuk kembali mencalonkan diri.
Ketua IMI Jawa Tengah periode 2021–2026, Frits Yohanes. (Sumber:  | Foto: dok)
Semarang Raya27 Maret 2026, 10:58 WIB

Tanggul Sungai Tuntang Grobogan Retak, Pemprov Jateng Minta Perbaikan Dipercepat

Pemprov Jateng telah berkomunikasi dengan BBWS Pemali Juana terkait adanya retakan ini. Apalagi, retakan itu berada di dekat titik yang jebol Februari 2026 lalu.

Tanggul Sungai Tuntang di berbatasan antara Kabupaten Demak dengan Desa Tinanding, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan.
 (Sumber:  | Foto: dok)
Semarang Raya27 Maret 2026, 10:54 WIB

Respons Dampak Hujan Ekstrem di Wilayah Tembalang, Pemkot Semarang Gerak Cepat Perkuat Tanggul Kali Babon

Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang bergerak cepat dengan memperkuat tanggul di sepanjang Kali Babon, Kecamatan Tembalang.
Perbaikan tanggul Kali Babon Semarang
Umum26 Maret 2026, 20:06 WIB

Wakil Ketua DPRD Jateng Mohammad Saleh Tegaskan Sinergi Pusat dan Daerah

Ketua DPD Partai Golkar Jateng itu, menegaskan kuatnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, terkait potensi energi lokal.
Wakil Ketua DPRD Jateng Mohammad Saleh mendampingi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (tengah), saat bersilaturahmi ke Desa Sribit. (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya17 Maret 2026, 14:51 WIB

Muthoin Resmi Dilantik Jadi Sekda Salatiga, Wali Kota Tekankan Integritas dan Kolaborasi

Sekretaris Daerah Kota Salatiga yang baru, Drs. Muthoin, M.Si., menyatakan kesiapannya mengemban amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab.
Pelantikan Sekda Kota Salatiga yang baru.
Umum17 Maret 2026, 14:40 WIB

Trans Marga Jateng Siap Layani Arus Mudik Lebaran 2026 di Tol Semarang–Solo

PT Trans Marga Jateng (TMJ) memastikan kesiapan operasional Jalan Tol Semarang–Solo dalam menghadapi arus mudik dan arus balik Hari Raya Idulfitri 1447 H atau Lebaran 2026.
Gerbang Tol Banyumanik. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum16 Maret 2026, 16:54 WIB

PW GP Ansor Jateng Tegaskan Tak Ada Instruksi Aksi di KPK

Gus Shidqon menegaskan aksi demonstrasi yang mengatasnamakan Ansor dan Banser di depan KPK bukan agenda resmi organisasi.
 (Sumber: )
Umum16 Maret 2026, 15:29 WIB

Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026 Kembali Digelar, Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah

, Bejo Jahe Merah untuk kelima kalinya turut berpartisipasi dalam program Mudik Gratis Jawa Tengah.
Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis16 Maret 2026, 15:18 WIB

Lonjakan Kebutuhan Energi Saat Lebaran, Pertamina Tambah Distribusi LPG 3 Kg di Jateng–DIY

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) menambah pasokan LPG 3 kilogram di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Stok LPG 3Kg di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok.)