Demi Event Piala Dunia U-17 2023, Erick Thohir Harapkan Komitmen Kepala Daerah agar Tak Terjadi Lagi Kekisruhan

Wildan Apriadi
Minggu 25 Juni 2023, 13:38 WIB
Ketua Umum PSSI Erick Thohir meminta kerja sama dari pihak-pihak terkait untuk menyukseskan event Piala Dunia U-17 (Sumber : Twitter @erickthohir)

Ketua Umum PSSI Erick Thohir meminta kerja sama dari pihak-pihak terkait untuk menyukseskan event Piala Dunia U-17 (Sumber : Twitter @erickthohir)

INFOSEMARANG.COM - FIFA mempercayakan status tuan rumah kepada Indonesia untuk menyelenggarakan Piala Dunia U-17 2023.

Indonesia didapuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 2023 menggantikan Peru yang secara mendadak dicopot haknya oleh FIFA.

Kesempatan Indonesia untuk menyelnggarakan Piala Dunia U-17 2023 ini tentu tak boleh disia-siakan dan harus jadi momen yang semakin membangkitkan nama Garuda di kancah Internasional.

Baca Juga: Piala Dunia U-17 2023 Bentrok dengan Konser Coldplay, Ini Tanggapan Erick Thohir Soal Stadion GBK

Sebab, seperti diketahui sebelumnya Indonesia pernah dicoret sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 yang seharusnya digelar pada Mei-Juni kemarin.

Kala Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 lalu, ada beberapa kepala Pemerintah Daerah yang tidak setuju.

Penyebabnya karena kehadiran Timnas Israel, sehingga protes-protes tersebut membuat Indonesia batal menggelar Piala Dunia U-20.

Baca Juga: Indonesia Dipilih Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-17 2023, Media Vietnam Iri Sebut Indonesia 'Anak Kesayangan FIFA'

Meski saat itu FIFA tidak secara gamblang menyebut alasan pencoretan Indonesia menjadi tuan rumah, tetapi seluruh fans sepak bola di Tanah Air sangat kecewa dengan kekisruhan tersebut.

Untuk itu, Ketua Umum PSSI Erick Thohir meminta kerja sama dari pihak-pihak terkait untuk menyukseskan event Piala Dunia U-17 yang dijadwalkan bakal berlangsung pada 10 November - 2 Desember 2023.

Untuk Piala Dunia U-17 kali ini sudah dipastikan tidak ada Timnas Israel karena tidak lolos dari zona Eropa.

Baca Juga: Psikolog Tanggapi Perselingkuhan Syahnaz Sadiqah dan Rendy Kjaernett, Ternyata Ini Penyebabnya!

“Saya melihat juga masalah kendala dari Pemerintah Daerah dan Pusat, saya rasa kita harus bersepakat, kerja sama Pemerintah Daerah dan Pusat."

"Itu harus satu, tidak terpisah-pisah. Jangan sampai kita sebagai bangsa dilihat tidak siap oleh luar negeri,” ujar Erick Thohir.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )