Jarang Diketahui! Ternyata Ini Alasan FIFA Memilih Negara Swiss Sebagai Markas Pusat

Wildan Apriadi
Minggu 11 Juni 2023, 23:21 WIB
Markas pusat FIFA yang berada di Swiss (Sumber : Twitter)

Markas pusat FIFA yang berada di Swiss (Sumber : Twitter)

INFOSEMARANG.COM - Induk federasi tertinggi sepak bola dunia yaitu FIFA, memiliki markas pusat di di Zurich, Swiss.

Namun sebelum bermarkas di negara Swiss, FIFA terlebih dulu memulai sejarah mereka di Paris, Prancis.

FIFA kemudian memutuskan untuk memindahkan kantor pusat mereka ke Swiss pada 2007 lalu.

Baca Juga: Lawan Timnas Indonesia, Argentina Dikabarkan Cuma Bakal Menurunkan Tim Lapis Kedua

Bertempat di pusat keramaian Kota Zurich, Swiss, FIFA mendapat keistimewaan dari pemerintah setempat, di mana jalan sekitar lokasi bangunan tersebut dinamai FIFA-Strasse atau Jalan FIFA.

Untuk bangunannya sendiri, markas FIFA terlihat sangat megah dengan pemandangan kaca yang transparan mengelingi gedung tersebut.

"Bangunan kaca dimaksudkan untuk memberi jalan masuk kepada cahaya dan menciptakan transparansi yang kita pegang teguh bersama,” ucap Sepp Blatter, Presiden FIFA kala itu seperti dikutip situs FIFA.

Baca Juga: Kabar Baik! Laga Timnas Australia vs Argentina Bakal Tayang di TV Lokal Indonesia, Cek Jadwalnya di Sini

Meski pun akhirnya, kita semua sepakat bahwa pernyataan sang mantan presiden tersebut sepenuhnya bohong lantaran jajaran petinggi FiFA era Blatter terbukti telah melakukan tindak pencucian uang, yang berarti kinerja mereka tidak setransparan kaca yang dijelaskan Blatter kala itu.

Namun ternyata, bukan cuma FIFA dan UEFA saja badan olahraga yang bermarkas di Swiss, IOC (Komite Olimpiade Internasional) juga bermukim di sana.

Sejak IOC menetap di Kota Lausanne, Swiss, pada 1915 hingga saat ini, nyaris 50 badan olahraga internasional mendirikan markas besar di Swiss.

Baca Juga: Tiket FIFA Matchday Timnas Indonesia Lawan Palestina dan Argentina Sold Out, Total Pemasukan Capai Puluhan Miliar

Badan tertinggi untuk senam, balap sepeda, bola voli, bola basket, bola tangan, ski, hoki es, dan masih banyak lagi, semua berkumpul di Swiss. Bahkan Pengadilan Arbitrase Olahraga berlokasi di Swiss.

Lausanne sendiri dipilih sebagai lokasi IOC karena terletak di sebuah kota indah di pinggiran Danau Jenewa dan Lausanne jauh dari huru-hara Perang Dunia I.

Swiss, negara netral tertua di dunia. Mereka tak ambil bagian dalam Perang Dunia pertama maupun yang kedua.

Selama lebih dari 200 tahun mereka tidak terlibat dalam segala jenis perang.

Baca Juga: Geger! Fakta Tasyi Athasyia Kembali Mencuat, Kali Ini Soal Perlakuannya pada Baby Sitter Hingga Diblacklist Yayasan

Meski negara ini dikelilingi oleh negara-negara agresif, seperti Prancis, Austria dan Italia, negara Swiss memiliki geografi yang menantang.

Di Selatan ada Pegunungan Alpen yang sangat besar yang memisahkan Swiss dengan Italia Sementara di Barat dan Utara ada Pegunugan Jura, sebuah pegunungan yang tidak sebesar Alpen tapi tetap saja lebih dari cukup untuk memisahkan mereka dari Prancis.

Selain itu, saking ingin mempertahankan kenetralannya, Swiss juga tidak tergabung ke dalam NATO dan bahkan baru bergabung dengan PBB pada 2002.

Baca Juga: Aurel Hermansyah Nampak Down, saat Keluarga Halilintar Sebut Ingin Anak Laki-Laki,Netizen :Lemes Banget Ngomongnya

Lebih dari masalah geografis, tenaga kerja, stabilitas politik,, keamanan, kualitas hidup, dan aturan pajak juga menjadi pertimbangan kenapa banyak markas olahraga memilih rumah mereka di negara ini.

Atas dasar alasan tersebutlah FIFA pun menunjuk negara Swiss sebagai markas utama mereka hingga saat ini.
***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)