Viral Video Perempuan di Tasikmalaya Nekat Tagih Utang ke Pengantin di Pelaminan, Netizen: Nikah Elit Bayar Utang Sulit

Noorchasanah Anastasia
Jumat 23 Juni 2023, 14:43 WIB
Viral video pengantin di Tasikmalaya ditagih utang saat pernikahannya. (Sumber : TikTok @ayuwess_)

Viral video pengantin di Tasikmalaya ditagih utang saat pernikahannya. (Sumber : TikTok @ayuwess_)

INFOSEMARANG.COM - Viral video tamu kondangan menagih utang kepada pengantin perempuan di atas pelaminan.

Video tersebut diunggah oleh perempuan bernama Ayu melalui akun Instagram dan TikToknya, 20 Juni 2023.

Peristiwa ini diduga terjadi di Tasikmalaya, Jawa Barat.

Dari kronologi yang diceritakan Ayu, pengantin perempuan bernama Dewi diduga menggelapkan uang Rp 18 juta miliknya.

Baca Juga: Cerita UMKM Bandingkan Sikap Kontras Tasyi dan Tasya saat Review Makanannya, Curhat Penjualannya Sempat Anjlok

Uang tersebut merupakan uang arisan yang pernah ia bayarkan hingga akhirnya arisan dihentikan pada Mei 2022.

Ayu yang sudah merasa membayar total Rp 18 juta pun berniat meminta uangnya kembali.

Di lokasi pernikahan, Ayu datang bersama 4 korban lainnya yang juga merasa ditipu oleh Dewi.

Di atas pelaminan, Ayu dan teman-temannya pun menanyakan nasib uang belasan juta yang masih belum kembali.

Si pengantin perempuan sempat meminta tolong kepada suaminya untuk berdiskusi.

Pada video tersebut, Ayu dan korban lainnya sempat mengobrol dengan kedua mempelai.

Begini dialog mereka di dalam video di atas pelaminan:

Pengantin perempuan: nanti aja (diobrolinnya)
Korban arisan : bilang ke suaminya dong

Korban arisan : mau gimana ini urusannya? Mau dilanjutin apa gmn?
Pengantin pria: yaudah diobrolinnya nanti aja ya bu
Korban arisan : yaudah kalau gitu, ditunggu ya

Baca Juga: Cik Mehong Nyaleg dari Partai Perindo, Promosi Jualan Kini Diselingi Promo Minta Dukungan

Menurut pengakuan Ayu, Dewi memegang uang dengan total ratusan juta rupiah dari arisan tersebut.

Semua uang tersebut masih belum dikembalikan sejak Mei 2022 hingga kini, Juni 2023.

Ayu dan korban lainnya sempat melaporkan ke pihak berwajib namun rupanya rumit untuk dijalani.

Ia juga sempat mengunggah video saat mendatangi rumah Dewi sebelum pernikahan.

Namun yang ia dapat hanya makian dari pihak keluarga Dewi.

Ayu dan teman-temannya mengaku hanya menuntut haknya kembali.

Lantaran tak digubris, ia akhirnya nekat menagih utang di pelaminan.

"Menurutku sanksi sosial harus dia dapat," kata Ayu saat menjelaskan kronologi yang ia alami.

Hingga berita ini ditulis, Ayu dan korban lainnya masih berusaha untuk menagih haknya.

Ia mengaku ingin uangnya kembali lantaran nominalnya juga tak sedikit.

Baca Juga: Nyesek! Lady Nayoan Pilih Mengalah, Persilakan Syahnaz Sadiqah 'Ambil' Rendy Kjaernett

"Terlepas dari Pro & kontra !! Aku cuma pengen uang aku balik lagi yang udah 1 thn tidak ada kejelasan !!! Tiap di samperin banyak alesan , dateng ke orang tuanya malah di maki maki , yaudah jalan satu satunya adalah sangsi sosial !!! Korban arisanpun bukan cuma aku aja banyak banget membernya !!! # kerugian saya sebesar 18 JT blm dengan member yang lain," tulis Ayu yang menjadi korban di arisan ini.

*** 

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)