Viral Video Kades di Sidoarjo Disandera Warganya Sendiri, Disebut Sering Persulit Urus Sertifikat Tanah

Noorchasanah Anastasia
Kamis 25 Mei 2023, 18:47 WIB
Viral video kepala desa di Sidoarjo disandera warganya sendiri karena tak becus bantu warga mengurus sertifikat tanah. (Sumber : Instagram @infia_fact)

Viral video kepala desa di Sidoarjo disandera warganya sendiri karena tak becus bantu warga mengurus sertifikat tanah. (Sumber : Instagram @infia_fact)

INFOSEMARANG.COM -- Viral video yang memperlihatkan seorang kepala desa di Sidoarjo dievakuasi oleh sekelompok polisi dari kantor balai desa, Kamis 25 Mei 2023.

Terlihat puluhan polisi menjaga dan mengawal ketat kepulangan kepala desa ini ke rumahnya setelah 'disandera' warganya sendiri.

Diketahui perempuan berhijab tersebut merupakan Kepala Desa Sidokepung, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur.

Sang kades diketahui bernama Elok Suciati.

Baca Juga: VIRAL! SMAN 21 Bandung Gagal Pergi Study Tour, Rp400 Juta Digondol Agen Travel Warganet Soroti Bendahara Sekolah

Dari informasi yang dirangkum infosemarang.com, Elok ditahan oleh warganya sendiri di kantor balai desa.

Peristiwa ini terjadi pada Selasa malam, 23 Mei 2023.

Ia ditahan selama 6 jam dan tidak diperbolehkan pulang ke rumahnya sendiri.

Elok tak diperbolehkan keluar sama sekali dari kantor balai desa.

Bahkan kantor tersebut digembok oleh para warga.

Penyanderaan kepala desa ini dikarenakan warga merasa kecewa kepada Elok lantaran kinerjanya yang buruk.

Elok dianggap tidak becus mengurus program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Baca Juga: Viral Video Tumpukan Sampah di Jalan Kabupaten Karanganyar, Gibran Rakabuming: Jangan Salahin Saya

Dari pengakuan seorang warga, Elok dan perangkat desa justru mempersulit warga yang hendak mengurus PTSL ini.

Warga menyebut jika program PTSL dari pemerintah tersebut terkesan diberhentikan oleh pemerintah desa setempat.

Tak hanya satu-dua orang yang merasa kecewa, sejumlah warga pun nekat menyandera kepala desa.

PTSL merupakan program pemerintah dari Kementerian ATR atau BPN.

Program ini melibatkan perangkat desa, lurah atau kepala desa setempat yang bertugas sebagai fasilitator untuk para warga.

Mereka membantu warga untuk mengajukan berkas-berkas tanah untuk nantinya mendapat sertifikat resmi.

Adanya program PTSL ini yakni untuk menghindari terjadinya sengketa tanah.

(*)

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)