Perhatikan! 3 Ancaman Kesehatan Jika Berlebihan Makan di Momen Lebaran Idul Fitri, Apa Saja?

Wildan Apriadi
Minggu 23 April 2023, 08:05 WIB
Ilustrasi kesehatan yang terganggu akibat konsumsi makanan berlebih saat momen lebaran Idul Fitri (Sumber : freepik)

Ilustrasi kesehatan yang terganggu akibat konsumsi makanan berlebih saat momen lebaran Idul Fitri (Sumber : freepik)

INFOSEMARANG.COM - Saat perayaan lebaran Idul Fitri, kita akan menemui banyak makanan dalam berbagai varian olahan dan rasa.

Mulai dari makanan berat, cemilan, hingga aneka minuman pasti mudah kita temui pada momen lebaran Idul Fitri.

Namun yang harus diingat, jangan sampai kita terlena dan kalap dengan makanan-makanan yang dihidangkan di momen Idul Fitri.

Baca Juga: Kunjungi Klenteng Sam Poo Kong Saat Liburan ke Semarang, Cek Info Tiket Masuk di Sini

Pasalnya, dengan aneka makanan yang tersedia, bukan tidak mungkin akan muncul gejala-gejala kesehatan jika kita mengonsumsinya berlebihan.

Dilansir dari laman pomkes.kemkes.go.id, terdapat setidaknya 3 ancaman kesehatan yang harus jadi perhatian dan pengingat dalam mengonsumsi makanan Idul Fitri. Apa saja?

1. Kolesterol tinggi

Hidangan di hari lebaran Idul Fitri memang tidak dapat terlepas dari banyaknya menu yang mengandung bahan santan dan minyak.

Jika tidak berhati-hati dalam mengonsumsi hidangan di hari lebaran Idul Fitri, bahaya kolesterol akan mengancam kesehatan anda.

Kondisi paling berbahaya, anda dapat terkena kolesterol tinggi jika tidak menjaga makanan di hari lebaran Idul Fitri.

Baca Juga: Sinopsis Beef yang Tayang di Netflix, Serial Komedi yang Cocok Ditonton Saat Lebaran 2023

Kolesterol tinggi merupakan kondisi tingkat kolesterol dalam darah melampaui kadar normal.

Kadar kolesterol sebenarnya diperlukan untuk tubuh, namun jika berlebihan tentu saja hal itu akan menimbulkan masalah serius.

Kolesterol tinggi akan berbahaya bagi kesehatan tubuh bahkan berisiko menimbulkan penyakit stroke dan jantung.

2. Hipertensi

Ancaman kesehatan yang wajib diperhatikan saat konsumsi hidangan di hari lebaran Idul Fitri adalah hipertensi.

Fatalnya, jika anda tidak menjaga kesehatan di hari lebaran Idul Fitri, tubuh dapat berpotensi terkena hipertensi bahkan berisiko kematian.

Hipertensi merupakan kondisi kronis saat tekanan darah pada dinding arteri meningkat.

Baca Juga: Kaesang Pangarep Unggah Foto Gibran Rakabuming Berambut Putih, Warganet Beri Komentar-komentar Kocak

3. Obesitas

Ancaman kesehatan yang perlu diperhatikan saat mengonsumsi sajian pada hari lebaran Idul Fitri yang ketiga ialah obesitas.

Obesitas merupakan kondisi dimana berat badan seseorang melebihi batas yang seharusnya.

Obesitas dapat terjadi jika anda tidak memperhatikan porsi makan di hari lebaran Idul Fitri ini.

Kenaikan berat badan secara drastis dan melebihi batas yang seharusnya dapat berpengaruh pada kondisi kesehatan.

Untuk itu, mari kita tetap jaga kesehatan di hari lebaran Idul Fitri dengan cara memperhatikan hidangan yang dikonsumsi.

Anda masih dapat mengonsumsi hidangan khas di hari lebaran Idul Fitri ini, namun tetap harus diperhatikan agar kondisi kesehatan tetap terjaga.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)