Meski Baik Untuk Kulit, Konsumsi Kolagen Ternyata Memiliki Efek Samping Hingga Fatal Berikut Ini

Jeanne Pita W
Minggu 24 September 2023, 23:15 WIB
Ilustrasi | Efek samping mengonsumsi kolagen secara berlebihan (Sumber : Freepik)

Ilustrasi | Efek samping mengonsumsi kolagen secara berlebihan (Sumber : Freepik)

INFOSEMARANG.COM -- Kolagen merupakan protein yang penting dalam tubuh manusia dan memiliki banyak peran yang berbeda.

Selain itu, protein ini juga kerap dijadikan sebagai suplemen untuk menjaga dan mempercantik penampilan kulit.

Kolagen diyakini mampu meningkatkan elastisitas kulit serta mencegah tanda-tanda penuaan dini, seperti kulit kering, keriput, garis halus, dan flek hitam.

Baca Juga: Update ke iOS 17, Pengguna Malah Keluhkan Baterai Makin Boros! Warganet: Malah Makin Enak Kok

Oleh sebab itu, protein ini pun jadi sering kali dikonsumsi sebagai minuman atau suplemen untuk mempercantik penampilan.

Meski demikian, tidak banyak yang mengulas lebih jauh terkait efek samping dari mengonsumsi kolagen ini yang juga perlu diwaspadai, apalagi jika dikonsumsi secara berlebihan.

Berikut sejumlah efek samping dari mengonsumsi kolagen yang perlu diwaspadai yang dilansir dari siloamhospitals.com.

Baca Juga: Jarang Diketahui, Ternyata 10 Superfood Ini Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Cocok Buat yang Lagi Diet

1. Alergi atau Reaksi Kulit

Beberapa orang dapat mengalami reaksi alergi terhadap kolagen atau bahan tambahan dalam suplemen kolagen.

Ini dapat menyebabkan gejala kulit seperti ruam, gatal, atau pembengkakan.

2. Gangguan Pencernaan

Meskipun umumnya dianggap aman, mengonsumsi suplemen kolagen dalam jumlah berlebihan dapat menyebabkan gangguan pencernaan seperti diare atau kembung.

Baca Juga: Timnas Indonesia Dipastikan Lolos ke Babak 16 Besar Asian Games 2023 Meski Kalah 0-1 Dari Korea Utara

3. Interaksi dengan Obat Lain

Ada kemungkinan interaksi antara suplemen kolagen dan obat-obatan tertentu.

Jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum memulai suplemen kolagen.

4. Kualitas Produk

Kualitas suplemen kolagen dapat bervariasi. Produk yang kurang berkualitas mungkin tidak efektif atau bahkan mengandung bahan tambahan yang tidak aman.

Oleh sebab itu, penting untuk memilih produk yang berkualitas dari sumber terpercaya.

Baca Juga: Sunwoo The Boyz Bantu Fans Tagih Utang, Tulis 'Dikira Uang 3,500 Bisa Keluar dari Tanah?'

5. Potensi Penyakit Gagal Ginjal

Beberapa penelitian awal telah menghubungkan konsumsi suplemen kolagen dalam jangka panjang dengan peningkatan risiko penyakit gagal ginjal.

Namun, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk memahami hubungan ini dengan lebih baik.

6. Bau Mulut

Bau mulut menjadi salahs atu efek samping yang umum terjadi.

Konsumsi kolagen yang dilakukan secara berlebihan dapat mengubah keseimbangan abkteri di dalam mulut.

Baca Juga: Kaesang Resmi Gabung ke PSI, Terungkap Ini Alasannya

Sehingga menyebabkan terjadinya peningkatan pertumbuhan bakteri tertentu di dalam mulut yang dapat memicu produksi senyawa berbau sehingga membuat bau mulut terjadi.

Saat Anda mengonsumsi suplemen kolagen, penting untuk melakukannya dengan bijak dan sesuai dengan petunjuk yang diberikan oleh produsen atau sebaiknya setelah berkonsultasi dengan dokter.

Selain itu, pastikan untuk selalu memerhatikan reaksi tubuh terhadap suplemen dan hentikan penggunaan jika Anda mengalami efek samping yang tidak diinginkan. ***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )