CATAT! Ini Tips Memilih Wedding Organizer Agar Tak Jadi Korban Penipuan

Elsa Krismawati
Selasa 24 Oktober 2023, 18:36 WIB
ilustrasi : tips memilih wedding organizer agar tak tertipu (Sumber : freepik)

ilustrasi : tips memilih wedding organizer agar tak tertipu (Sumber : freepik)

INFOSEMARANG.COM - Bagi Anda yang sudah bersiap-siap menikah, memilih wedding organizer adalah salah satu pilihan untuk meringankan tugas Anda sebagai mempelai.

Namun, maraknya penipuan berkedok wedding organizer belakangan ini membuat kita was-was bukan?

Bukan hanya rugi secara materil, kita akan rugi secara mental, karena sudah cape urus ini dan itu.

Baca Juga: Prediksi Pemenang Pemilu 2024 Dari ChatGPT Hingga Bard Google: Ganjar, Anies atau Prabowo?

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ada beberapa tips dalam memilih wedding organizer agar tak jadi korban penipuan.

Langkah pertama yang perlu Anda lakukan dalam memilih sebuah Wedding Organizer (WO) adalah mencari vendor yang sesuai dengan kebutuhan Anda melalui media sosial atau website resmi.

1. WO Memiliki Media Sosial Resmi

Saat ini, mencari informasi mengenai berbagai WO dapat dilakukan dengan mudah melalui internet.

Anda dapat mulai dengan membuat daftar beberapa WO dari berbagai sumber.

Baca Juga: Istri Enggan Disentuh Suami? Bisa Jadi Sedang Alami Touched Out, Apa Itu? Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya

Sebaiknya, prioritas diberikan kepada WO yang memiliki situs web atau akun media sosial yang aktif.

Keaktifan tersebut menunjukkan bahwa bisnis WO masih beroperasi ketika Anda memeriksa situs web atau media sosial mereka.

2. Pastikan Ada Portofolio Asli

Situs web dan konten media sosial umumnya menampilkan portofolio atau hasil pekerjaan sebelumnya.

Cara untuk memastikannya adalah dengan mencari kata kunci tertentu di mesin pencari.

Baca Juga: Berkaca dari Kasus Sherine, Ini Ciri-ciri Calon Suami Kamu Bertipe Anak Mami, Banyak Untung atau Rugi?

Jika Anda menemukan konten yang serupa tetapi berasal dari sumber lain yang bukan dari situs web atau media sosial WO yang Anda tuju, maka keaslian portofolio WO tersebut menjadi perhatian yang perlu Anda periksa.

3. Baca Testimoni dari Pengguna Sebelumnya

Anda dapat mencari ulasan atau testimoni dari orang-orang yang pernah menggunakan jasa WO tersebut.

Sumber ulasan ini dapat berasal dari berbagai platform, termasuk akun media sosial dan platform lain seperti LinkedIn.

Dengan membaca ulasan dari orang-orang yang pernah menggunakan jasa WO yang Anda pertimbangkan, Anda dapat menilai reputasi mereka.

Baca Juga: Baru! Kini Bisa Pakai Dua Nomor di Satu Aplikasi WhatsApp, Begini Caranya

Rekomendasi dari anggota keluarga, teman, atau kerabat juga bisa memberikan wawasan berharga dalam menilai kualitas WO tersebut.

4. Lakukan Diskusi

Setelah Anda memiliki daftar calon WO, sebaiknya hubungi mereka untuk berdiskusi mengenai layanan yang mereka tawarkan.

Diskusi ini dapat dilakukan secara langsung atau melalui panggilan video jika memungkinkan.

Selama diskusi, tanyakan pertanyaan yang relevan dan rinci, seperti menu, lokasi, dan metode pembayaran.

5. Sesuaikan dengan Anggaran Anda

Anggaran adalah salah satu aspek yang perlu Anda pertimbangkan dengan serius.

Baca Juga: 5 Bahan Alami Masker Rambut, Murah dan Gampang Didapatkan, Sudah Pernah Coba?

Jangan ragu untuk berbicara terbuka mengenai anggaran Anda.

Hindari memaksakan diri untuk mengadakan pesta pernikahan yang melebihi kemampuan finansial Anda.

Namun, pastikan bahwa WO yang Anda pilih dapat membantu mewujudkan pesta pernikahan sesuai dengan anggaran Anda, atau setidaknya mendekatinya.

6. Memiliki Kantor dan Galeri 

Pastikan Anda melakukan survei langsung ke tempat wedding organizer tersebut, dan lihat jelas lokasi kantor atau galerinya.

Sehingga Anda yakin kalau WO tersebut bukanlah penipu.

Baca Juga: Viral Istri Ditalak Usai Cekcok dengan Ibu Suami, Ini Alasan Mengapa Wanita Kerap Tak Cocok dengan Ibu Mertua

7. Buat Perjanjian Kontrak

Tak ada salahnya membuat perjanjian tertulis dalam bentuk apapun.

Perjanjian kontraktual dapat menjadi bukti hukum jika terjadi masalah yang tidak diinginkan, seperti biaya tambahan yang tidak wajar atau jika WO menghilang sebelum pelaksanaan acara.

Itu tadi tips memilih wedding organizer untuk pernikahan Anda agar tidak jadi korban penipuan.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )
Umum02 Juli 2026, 08:23 WIB

Kuasa hukum Bank Mandiri Taspen: Penyelesaian Kasus NHS Harus Dalam Koridor Hukum dan Fakta yang Tepat

Kuasa hukum Bank Mandiri Taspen Jeffry MH, menyatakan pendampingan hukum korban penipuan oleh NHS agar dilakukan secara profesional.
 (Sumber: )