Sepele, Tapi 7 Kebiasaan Buruk Ini Rentan Merusak Hubungan Asmara dengan Pasangan

Arendya Nariswari
Jumat 06 Oktober 2023, 19:08 WIB
Ilustrasi |kebiasaan buruk yang merusak hubungan asmara. (Sumber : Pexels/Anete Lusina)

Ilustrasi |kebiasaan buruk yang merusak hubungan asmara. (Sumber : Pexels/Anete Lusina)

INFOSEMARANG.COM - Hubungan asmara yang sehat dan harmonis adalah impian semua orang. Namun, dalam perjalanannya, hubungan asmara pasti akan menghadapi berbagai tantangan. Salah satu penyebabnya adalah kebiasaan buruk yang dilakukan oleh salah satu atau kedua pasangan.

Berikut ini adalah beberapa kebiasaan buruk yang dapat merusak hubungan asmara dikutip dari laman Your Tango:

  1. Cemburu berlebihan

Cemburu adalah emosi yang wajar dalam hubungan asmara. Namun, jika cemburu berlebihan, maka akan menjadi masalah. Cemburu berlebihan dapat membuat pasangan menjadi posesif, curiga, dan bahkan mengontrol. Hal ini dapat membuat pasangan merasa tidak nyaman dan tertekan.

Baca Juga: Disebut Bikin Anak Jadi Lebih Mandiri, Apa Itu Authoritative Parenting?

  1. Membandingkan pasangan

Membandingkan pasangan dengan orang lain adalah kebiasaan buruk yang sering dilakukan. Padahal, setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Membandingkan pasangan hanya akan membuat pasangan merasa tidak dihargai dan tidak percaya diri.

  1. Memaksakan kehendak

Dalam hubungan asmara, penting untuk saling menghargai pendapat dan keinginan masing-masing. Jika salah satu pasangan selalu memaksakan kehendaknya, maka akan membuat pasangan merasa tidak dihargai dan tidak memiliki kebebasan.

Baca Juga: Tangan Dini Sera Afrianti Dilindas Mobil Sebelum Akhirnya Tewas di Tangan Ronald, Kuasa Hukum: Ada Bekas Ban Mobil...

  1. Mengomel dan mengeluh

Mengomel dan mengeluh terus-menerus dapat membuat pasangan merasa lelah dan tertekan. Jika Anda memiliki masalah dengan pasangan, sebaiknya dibicarakan dengan baik-baik.

  1. Berbohong

Bohong adalah salah satu kebiasaan buruk yang paling merusak hubungan asmara. Bohong akan membuat pasangan kehilangan kepercayaan dan rasa hormat.

  1. Selalu sibuk sendiri

Dalam hubungan asmara, penting untuk meluangkan waktu untuk pasangan. Jika Anda selalu sibuk sendiri, maka pasangan akan merasa diabaikan dan tidak dicintai.

Baca Juga: Erick Thohir Sebut Dana Pensiun BUMN Dirampok Orang Biadab, Masyarakat Keluhkan Hal Ini Ke PT Taspen

  1. Menjadi pasif

Hubungan asmara yang sehat adalah hubungan yang saling melengkapi. Jika Anda hanya menjadi penonton dalam hubungan, maka pasangan akan merasa tidak dihargai dan tidak memiliki semangat.

Untuk menghindari kebiasaan buruk yang dapat merusak hubungan asmara, berikut ini adalah beberapa tips yang dapat Anda lakukan:

  • Belajarlah untuk mengendalikan emosi, terutama cemburu dan marah.
  • Belajarlah untuk menghargai perbedaan yang ada pada pasangan.
  • Bicaralah dengan pasangan jika Anda memiliki masalah.
  • Luangkan waktu untuk pasangan.
  • Jadilah pasangan yang aktif.

Dengan menghindari kebiasaan buruk dan menerapkan tips di atas, maka Anda dapat membangun hubungan asmara yang sehat dan harmonis.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)