Lulusan Pertanian Menangis Lihat Lesti Kejora Jadi Duta Petani Milenial: Miris Banget

Arendya Nariswari
Senin 25 September 2023, 17:12 WIB
Rizky Billar dan Lesti Kejora (Sumber : Instagram)

Rizky Billar dan Lesti Kejora (Sumber : Instagram)

INFOSEMARANG.COM - Lesti Kejora jadi Duta Petani Milenial kekinian tengah ramai disorot oleh publik usai video dirinya mendapatkan sertifikat dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI beredar.

Tentu saja, momen Lesti Kejora jadi Duta Petani Milenial ini langsung ramai mendapatkan kritik dari warganet.

Bukan tanpa alasan, banyak yang beranggapan bahwa Lesti Kejora tak memiliki latar belakang pengalaman di dunia pertanian sebelumnya.

Baca Juga: Kejam! Geger Ibu Tiri Setrika Anak saat Hendak Berangkat Sekolah hingga Alami Luka Serius

Terlihat tidak sedikit warganet menggeruduk Instagram Lesti Kejora sebab merasa kesal dengan keputusan yang diambil oleh Kementan.

Kementan RI sendiri melalui akun Instagram resmi mereka mengunggah video momen di mana penyerahan penghargaan kepada Lesti Kejora berlangsung.

Disebutkan pada keterangan video bahwa istri dari Rizky Billar yang merupakan orang Cianjur tersebut dekat dengan warganya dengan mayoritas profesi petani.

"Penyanyi muda yang sering dipanggil dengan sebutan Dedek ini, mengaku dunia pertanian sangat dekat dengan kehidupannya saat di kampung halaman. Kehadiran Lesti sebagai Duta Petani Milenial diharapkan dapat memberi semangat kepada generasi muda untuk lebih mengenal pertanian," tulis @kementerianpertanian.

Baca Juga: Resep Ayam Kukus Jahe Chili Oil, Masaknya Gampang tapi Rasanya Enak Banget

Melihat pernyataan tersebut, tidak sedikit warganet lantas memberikan berbagai tanggapan mengenai pelantikan Lesti Kejora sebagai Duta Petani Milenial.

Pasalnya, Lesti Kejora seperti kita ketahui banyak menghabiskan waktu di perkotaan sebagai artis alih-alih menyawah.

Beberapa orang warganet mengatakan jika sebagai duta ia bertugas untuk menjadi edukator dan mengomunikasikan bidang di mana dirinya diberikan amanah oleh pemerintah.

Baca Juga: Farida Nurhan Terancam 6 Tahun Penjara Usai Diduga Lakukan Doxing Terhadap Codeblu

"Semakin miris melihat postingan ini, apakah sudah tidak ada petani yang asli petani milenial di negeri ini yang berjuang mati-matian," ungkap salah seorang warganet.

"Kasihan pemuda yang basicnya pertanian, dan banyak juga pelopor pertanian lain, tapi agak lain ini kurasa," imbuh warganet lain.

"Aku sebagai sarjana pertanian hanya bisa haha hihi melihat hal ini," timpal warganet lainnya yang merupakan lulusan pertanian.

"Stop menggunakan anggaran kementerian yang notabene uang rakyat untuk acara badut seperti ini," kritik warganet lain.

Baca Juga: Fakta dan Mitos Pil KB: Bikin Gemuk, Jerawatan hingga Susah Hamil, Mana yang Benar?

"Kita yg jadi petani, hidup dari keluarga petani, besar dan sekolah di fakultas pertanian, kita yg gembar-gemborkan agar ada penerus petani milenial, kita terpukau melihat ini. Maafkan kontribusi kita belum sehebat lesti. Maafkan maafkan," curhat warganet yang diduga berkontribusi sungguhan untuk bidang pertanian Indonesia.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum16 Maret 2026, 16:54 WIB

PW GP Ansor Jateng Tegaskan Tak Ada Instruksi Aksi di KPK

Gus Shidqon menegaskan aksi demonstrasi yang mengatasnamakan Ansor dan Banser di depan KPK bukan agenda resmi organisasi.
 (Sumber: )
Umum16 Maret 2026, 15:29 WIB

Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026 Kembali Digelar, Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah

, Bejo Jahe Merah untuk kelima kalinya turut berpartisipasi dalam program Mudik Gratis Jawa Tengah.
Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis16 Maret 2026, 15:18 WIB

Lonjakan Kebutuhan Energi Saat Lebaran, Pertamina Tambah Distribusi LPG 3 Kg di Jateng–DIY

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) menambah pasokan LPG 3 kilogram di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Stok LPG 3Kg di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum16 Maret 2026, 15:09 WIB

BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 di Jateng Mulai Mei, Puncaknya Agustus

(BMKG) melalui Stasiun Klimatologi Jawa Tengah memprediksi musim kemarau 2026 di wilayah Jawa Tengah umumnya akan mulai berlangsung pada Mei 2026.
Prediksi kemarau di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok BMKG.)
Semarang Raya14 Maret 2026, 20:42 WIB

Hiburan Ramadan dan Libur Lebaran, Atraksi Flying Trapeze Internasional Tampil di The Park Semarang

Pertunjukan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 14 hingga 29 Maret 2026 di area atrium mal the park semarang.
sirkus di The Park Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis11 Maret 2026, 13:53 WIB

Transaksi Digital Melesat, Laba Bersih Bank Mandiri Tumbuh 16,7 Persen Jadi Rp8,9 Triliun

Peningkatan kinerja tersebut sejalan dengan semakin aktifnya transaksi nasabah di berbagai kanal layanan Bank Mandiri, khususnya melalui platform digital.
Bank Mandiri. (Sumber: )
Umum05 Maret 2026, 11:00 WIB

AXA Mandiri Buka Puasa Bersama Anak Yatim serta Berbagi Ilmu Literasi Keuangan dan Perlengkapan Sekolah

AXA Mandiri berbagi berkah di bulan ramadan dengan membagikan 100 paket perlengkapan sekolah dan paket sembako untuk anak-anak yatim dari Panti Asuhan Nurul Iman dan Yapensos.
AXA Mandiri dalam momen buka puasa bersama para anak-anak yatim di kantor pusat AXA Mandiri, Jakarta.

 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya03 Maret 2026, 13:39 WIB

SR Group Gelar Drone Show Spektakuler di Semarang, Tegaskan Komitmen Inklusivitas

Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang dan Jawa Tengah pada 17 Februari 2026.
Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:14 WIB

Musim Tanam di Depan Mata, Petani Tembakau Khawatir Regulasi Bunuh Keberlanjutan

Petani berharap pemerintah mempertimbangkan dampak kebijakan terhadap keberlanjutan usaha tani tembakau, terutama menjelang musim tanam yang akan segera dimulai.
Petani Tembakau. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:10 WIB

Perusahaan Nekat Telat Bayar THR 2026? Siap-Siap Kena Denda 5 Persen dan Sanksi Usaha!

THR Idul Fitri 1447 H wajib cair H-7. Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif.
Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif (Sumber: ChatGpt | Foto: illustrasi)