Ternyata Ini Bahaya Anak Makan Sambil Nonton Video Menurut Sus Rini Pengasuh Rayyanza

Arendya Nariswari
Minggu 20 Agustus 2023, 17:00 WIB
Sus Rini dan Rayyanza (Sumber : Instagram/@riniperdiyanti)

Sus Rini dan Rayyanza (Sumber : Instagram/@riniperdiyanti)

INFOSEMARANG.COM - Sus Rini Pengasuh Rayyanza Malik Ahmad, anak pasangan selebritis Nagita Slavina dan Raffi Ahmad belum lama ini membeberkan fakta terkait bahaya anak nonton video sambil makan.

Sus Rini melalui salah satu wawancara menyebutkan kebiasaan buruk anak nonton video sambil makan ini bisa terbawa hingga dewasa nanti.

Memang, tak jarang beban orang tua saat anak menangis tak mau makan akan berkurang ketika menonton video.

Baca Juga: Sopan Sejak Bayi, Aksi Rayyanza Cipung Izin Minta Makanan Milik Sang Kakak Bikin Meleleh

Namun, Sus Rini menegaskan bahwa anak harus bisa dikuasai oleh orang tua ketika menangis bahkan saat kesulitan makan.

"Anak nggak mau makan yaudahlah dikasih susu, nah itu akan berlanjut berkepanjangan. Sama apa jangan-jangan dia sebelum makan udah ngemil apa. Misalkan kalau ngemil berat, ya otomatis anak nggak mau akan terus," ungkap Sus Rini dikutip dari salah satu konten unggahan akun Instagram @disforyuu.

Sus Rini sendiri punya alternatif selain menonton video demi membuat anak kembali dengan mudah doyan makan.

Bukan video, Sus Rini memilih menggunakan musik agar Rayyanza mau makan.

Baca Juga: Anak GTM? Coba Tips ala Sus Rini Pengasuh Cipung Rayyanza agar Anak Lahap saat Makan

"Terus nggak mau pusing terus akhirnya kan dikasih HP. Sebenarnya itu alternatif mungkin paling aman, biar anak nggak keluyuran. Tapi dia lebih kayak adek (Rayyanza) boleh, tapi musik aja ya," ungkapnya.

Menurut Sus Rini, membiarkan anak makan sambil nonton video mrupakan hal yang salah.

Sebab, pendapatnya mengungkapkan konsentrasi anak ketika makan sambil nonton video akan terbagi fokusnya.

Indra perasa dari anak juga dinilai menjadi tak terangsang jika diajak makan sambil menonton video.

Baca Juga: Sudah Banyak Pekerjaan, Rayyanza Beli Sapi Kurban dengan Berat 1,1 Ton

"Karena kalau musik itu dia, masih bisa beraktivitas kalau udah nonton yaudah nanti makannya. Jadi dia nggak bisa menikmati makanan, dia hanya 'mmm' gitu, kita lama gitu," sebut Sus Rini.

Tentu saja, tidak sedikit warganet kemudian kagum dengan penerapan konsep anak makan tak boleh sambil menonton video itu.

"Seseorang yang cuma tamat SD, bener nggak sih sus tamat SD? Dengan pengetahuan parenting begini keren banget lo, pengalamannya benar-benar dijadikan pelajaran," sebut salah seorang warganet.

Baca Juga: Akun Tercipungcipung Ikut Dibanjiri Komentar Soal Syahnaz Sadiqah, Fans Rayyanza Kesal Masih Banyak Netizen Salah Lapak

"Kalau liat ncus kadang lupa kalau beliau seorang baby sitter, soalnya kedekatan sama adek dan Aa juga keluarga besar benar-benar dekat. Nggak salah kalau ncus bayarannya gede, ada mutu ada harga, top is the best ncusnya Rayyanza," imbuh warganet lain.

"Memang Sus Rini cerdas, cara mengasuh anak dari hati banget," timpal wargnaet lainnya.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum15 September 2026, 11:18 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto: Hakim Tegaskan Dika Lakukan Praktik Money Game

Dika membeberkan secara terperinci aktivitas penipuan berkedok penawaran investasi tersebut dirancang secara pribadi dan dijalankan sepenuhnya di luar prosedur resmi kantor.
 (Sumber: )
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )