Nyesek! Dikira Jamuran, oleh Pihak Laundry Baju Tie Die Pria Ini Dicuci Pakai Pemutih

Arendya Nariswari
Jumat 04 Agustus 2023, 16:08 WIB
Baju motif tie dye dikira jamuran oleh laundry (Sumber : TikTok/@jeffrys_)

Baju motif tie dye dikira jamuran oleh laundry (Sumber : TikTok/@jeffrys_)

INFOSEMARANG.COM - Kisah lucu tak jarang menjadi FYP Tiktok saat dibagikan sering mencuri perhatian publik, misal saja seperti pengalaman pria berikut ini yang baru saja mencucikan baju tie die miliknya ke penatu atau laundry.

Seperti dikisahkan di awal, pria ini baru saja membeli baju tie die berwarna putih dengan corak berwarna kecokelatan.

Harga dari baju baru bermotif tie dye menurut pengakuan pemilik akun TikTok @jeffrys_ tersebut tergolong mahal dan berasal dari brand Zara.

Baca Juga: Viral! YouTuber Bobon Santoso Pakai Baju Tahanan Oranye dan Diborgol, Kasus Apa?

Jeffry lantas bermaksud untuk mencucikan baju baru nya itu ke laundry langganannya.

Namun, setelah cucian selesai, Jeffry justru dikejutkan dengan baju miliknya yang bermotif tie dye tersebut.

Usut punya usut, ternyata tukang laundry langganannya mengira jika baju barunya itu terkena jamur akibat terlalu lama disimpan.

Sontak saja, demi menghilangkan noda yang disangka jamur itu sang tukang laundry akhirnya mencuci baju itu dengan menggunakan cairan pemutih.

Baca Juga: Diduga ODGJ, Maling Baju dan 3 HP di Pasar Jerakah Ditangkap, Nurut saat Diminta Polisi Pakai Borgol Sendiri

Alhasil, motif tie dye yang ada pada baju broken white tersebut hilang dan menjadi putih seutuhnya.

Tukang laundry yang diduga kurang paham dengan motif tersebut dengan polos menyebutkan jika belum sepenuhnya hilang noda pada baju tersebut.

"Maaf kak bajunya yang merk Zahra yg jamuran blm bisa bersih banget. Takut bahannya ga kuat," tulis tukang laundry.

Tukang laundry tadi kemudian berkata jujur kepada Jeffery dan bermaksud baik hendak mencuci sekali lagi agar noda yang dikira jamur itu bisa bersih seutuhnya.

Baca Juga: Pakai Baju Adat Bugis, Kecantikan Sophia Latjuba Bikin Warganet Melongo

"Nanti kalo pas nyuci lagi baru dibersihin lagi," imbuh tukang laundry itu.

Mengetahui hal itu, Jeffry lantas syok, sebab baju seharga Rp 1 jutaan dengan motif tie dye itu belum sempat ia kenakan beberapa kali.

Sempat kesal, Jeffry akhirnya justru geli dan tertawa dengan polosnya sang tukang laundry tersebut.

Beruntung, Jeffry sudah sempat mengabadikan foto satu kali dengan baju tie dye itu.

Tentu saja, video curhatan pria ini langsung viral dan mendapatkan berbagai tanggapan dari warganet.

Baca Juga: Pulang Kampung ke Flores, Marselino Ferdinan Pamer Foto Pakai Baju Adat

"Ya ampun untung udah sempet dipakai foto ya bang," ungkap salah seorang warganet.

"Kemeja zara gw pernah robek di loundry terus mereka mau ganti 5x harga asli tapi setelah lihat harga aslinya mereka mohon” mau ganti sesuai harga aja," imbuh warganet lain.

"Pernah lewat fyp laundry pashmina plisket pas kelar malah jadi pashmina biasa lurus licin," imbuh warganet lainnya.

"Aku laundry jeans jiniso yng ripped dan emang dia ada robek lagi kalo aku duduk pas diambil dijahit semua bahkan robekan aslinya juga," timpal warganet lain menceritakan kisah serupa.

Baca Juga: VIRAL Wanita 41 Tahun Mariana Menikah dengan Kevin 16 Tahun, Ibunya Ungkap Hal Terkait Restu

Sampai dengan artikel ini ditulis, video TikTok pengalaman kocak pria laundry baju tie dye tersebut telah viral dan mendapatkan ratusan likes dari warganet.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)