Baru Pertama Kali Merantau? Simak Tips Atasi Homesick untuk Mahasiswa Baru Berikut Ini

Arendya Nariswari
Kamis 03 Agustus 2023, 15:14 WIB
Ilustasi mahasiswa baru (Sumber : pixabay.com)

Ilustasi mahasiswa baru (Sumber : pixabay.com)

INFOSEMARANG.COM - Mahasiswa baru mungkin banyak yang memutuskan melanjutkan jenjang pendidikan mereka ke sejumlah daerah lain atau bisa kita kenal pula dengan istilah merantau.

Tak jarang, mahasiswa baru yang belum terbiasa merantau tentu akan cepat merasakan homesick atau rindu kampung halaman mereka.

Dalam kondisi merantau, mahasiswa baru dituntut harus bisa mengatur segala sesuatunya, dan jauh dari keluarga hingga sahabat lama.

Baca Juga: Mulai Rp2 Jutaan, Inilah 7 Rekomendasi Laptop Bagi Mahasiswa

Wajar rasanya jika di awal banyak mahasiswa baru merasa kesepian. Belum lagi mahasiswa baru harus beradaptasi tak hanya dengan lingkungan melainkan teman-teman serta lingkup pergaulan.

Berikut kami rangkum dari berbagai sumber, tips atasi homesick untuk mahasiswa baru.

- Tetap beri kabar keluarga

Merantau ada yang menurut sebagian orang sulit dan mudah, kendati demikian coba untuk tetap kabari keluarga di kampung halaman secara rutin guna melepas rindu.

Baca Juga: GRATIS! Ini 3 Website Untuk Review Jurnal Buat Mahasiswa, Dijamin Auto Sat Set Bikin Tugas Dari Dosen Pakai Ini

Coba untuk rutin memberi kabar kepada kedua orang tua, atau mungkin beberapa bulan sekali jika memungkinkan kalian bisa pulang ke kampung halaman sejenak.

- Ikut kepanitiaan atau organisasi

Komunitas, organisasi atau kepanitiaan event tertentu bisa dijadikan obat atas homesick yang kalian alami.

Organisasi kemahasiswaan tentu membuka lebar pintu mereka untuk anggota baru yang hendak bergabung.

Baca Juga: Mahasiswa UGM Ketahuan Mesum Saat KKN, Kampus Siap Ambil Tindakan Tegas

Dengan mengikuti kepanitiaan, organisasi atau komunitas, selain menambah teman, mahasiswa baru bisa juga mengasah hardskill serta softskill mereka.

Hal ini tentu bisa mengalihkan perhatian kalian yang rindu akan kampung halaman alias homesick.

Kendati sudah bergabung dengan komunitas atau organisasi, jangan lupa untuk tetap fokus pada kuliah ya! Jangan sampai, keasyikan mengikuti organisasi atau komunitas serta kepanitiaan membuat proses kalian belajar menjadi terlambat atau terhambat.

- Jelajahi lokasi atau tempat nongkrong di dekat daerah perkuliahan

Baca Juga: Gara-gara Bikin TikTok Begini, Mahasiswa KKN di Padang Diusir Warga!

Nah, mahasiswa baru yang hobi berjalan-jalan sebenarnya bisa mengalihkan homesick dengan menjelajah sejumlah lokasi menarik di dekat tempat perkuliahan.

Biasanya di setiap daerah memiliki tempat nongkrong atau wisata seru untuk dikunjungi. Ajak teman-teman baru untuk menjelajah agar petualanganmu sebagai mahasiswa baru yang merantau semakin seru.

Nah, itu dia tadi tips atasi homesick untuk mahasiswa baru yang bisa dicoba. Semoga bermanfaat!

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum14 Juni 2026, 09:52 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh pun menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
 (Sumber: )
Umum12 Juni 2026, 18:25 WIB

Mohammad Saleh Apresiasi Langkah Pemprov Jateng Realokasikan Rp200 Miliar untuk Percepat Perbaikan Jalan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang merealokasikan anggaran sekitar Rp200 miliar pada tahun 2026 untuk mempercepat perbaikan jalan provinsi.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum12 Juni 2026, 12:22 WIB

Penipuan: Ini Dia “Malinda Dee” Penipu Versi Lokal Purwokerto

Modus manipulasi yang dilakukan oleh tersangka D di Purwokerto ini mirip dengan apa yang diperbuat oleh Inong Malinda Dee alias Malinda Dee.
 (Sumber: )
Bisnis11 Juni 2026, 16:06 WIB

Ketua Baru AREBI Jateng Usung Profesionalisme dan Kolaborasi Industri Properti

William Nugraha terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) Jawa Tengah periode 2026–2029.
 (Sumber: )
Umum10 Juni 2026, 11:09 WIB

Skema Ponzi: Oknum Mantan Pegawai Bank Lakukan Penipuan Berkedok Investasi, Ditahan Polres Banyumas

Polresta Banyumas resmi menetapkan seorang oknum mantan pegawai Bank Mandiri Taspen Purwokerto berinisial NHS alias D, sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan berkedok investasi yang merugikan sejumlah nasabah.
 (Sumber: )
Umum07 Juni 2026, 14:10 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
Para peserta Musyawarah Besar (Mubes) V Kosgoro 1957 Tahun 2026. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 21:42 WIB

Bank Mandiri Hadirkan Paket Makanan dan Minuman Rp1 di Semarang melalui Program Livin’ Mandiri Berbagi

Bank Mandiri kembali menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah yang memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”
Program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”  di Bank Mandiri Semarang.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 13:47 WIB

Bank Mandiri Taspen Dampingi Korban Penipuan di Purwokerto Hingga Proses Hukum Tuntas

Sebagai bentuk tindakan tegas, manajemen telah menjatuhkan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat terhadap oknum tersebut.
Kantor Polres Banyumas. (Sumber: )
Umum25 Mei 2026, 20:45 WIB

Program Dokter Spesialis Keliling Sudah Layani Ribuan Warga, Mohammad Saleh Minta Jangkauan Diperluas

Program Speling sangat membantu masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang akses layanan kesehatan spesialisnya masih terbatas.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: dok)
Umum23 Mei 2026, 18:19 WIB

FISIP Undip Gelar Bedah Buku, Mohammad Saleh Tekankan Pentingnya Menjembatani Teori dan Praktik Politik

Fenomena politik kontemporer—terutama di era digital—menunjukkan bahwa pendekatan teoritik perlu terus diperbarui agar tetap relevan.
 (Sumber: )