Hindari 4 Kesalahan Fatal Ini Jika Ingin Sukses di Pekerjaan, Jangan Sampai Malah Jadi Kebiasaan!

Jeanne Pita W
Selasa 01 Agustus 2023, 15:19 WIB
Ilustrasi | Hindari Kesalahan Fatal Ini Jika Ingin Sukses di Pekerjaan (Sumber : Freepik/katemangostar)

Ilustrasi | Hindari Kesalahan Fatal Ini Jika Ingin Sukses di Pekerjaan (Sumber : Freepik/katemangostar)

INFOSEMARANG.COM -- Beberapa hal dapat menghambat Anda di dunia kerja.

Meski tampak biasa dan jarang diperhatikan, namun hal-hal tersebut justru bisa membuat Anda malah gagal di pekerjaan.

Jangan sampai hal tersebut menjadi kebiasaan, karena faktanya tindakan tersebut adalah hal yang salah.

Baca Juga: Profil Ketua DPRD Ambon, Elly Toisuta Orang Tua Pelaku Pemukulan Remaja Hingga Tewas Hanya Karena Tak Menyapa

Apa saja? Berikut kesalahan fatal yang harus Anda hindari di pekerjaan jika ingin sukses.

1. Sering terlambat

Seringterlambat atau tidak tepat waktu menjadi salah satu kesalahan yang wajib Anda hindari.

Seperti misalnya terlambat datang ke kantor atau terlambat saat menghadiri meeting.

Baca Juga: Serupa Tapi Tak Sama, Apa Bedanya Humidifier dengan Dehumidifier?

Perilaku tersebut bukan hanya sekedar soal tidak menghargai waktu.

Namun Anda juga akan dicap tidak menghormati orang lain.

Jika Anda terbiasa melakukannya, akhirnya Anda akan merusak reputasi Anda sendiri.

Baca Juga: Viral! Anak Ketua DPRD Ambon Pukul Remaja 15 Tahun Hingga Tewas, Begini Kronologinya

2. Sering menggunakan HP di jam kerja

Saat bekerja memang tidak ada larangan yang mengharuskan Anda tidak menggunakan HP.

Namun jika Anda terlihat sering menggunakan HP di jam kerja bahkan untuk hal-hal yang tidak berkaitan dengan pekerjaan, hal tersebut akan membuat Anda menjadi bahan pembicaraan negatif rekan-rekan Anda.

3. Bergosip

Bergosip terutama menggosipkan rekan kerja hingga atas sebaiknya Anda hindari.

Baca Juga: Resep Rawon Daging Sapi Khas Jawa Timur yang Dinobatkan Jadi Sup Terenak di Dunia

Jika Anda kerap bergosip dan membicarakan orang lain maka akan membuat citra Anda buruk dan dinilai sebagai orang yang tidak dapat dipercaya.

4. Tidak bersikap baik kepada siapapun

Bersikap baik dengan melakukan sopan santun yang umum bisa menentukan persepsi orang lain terhadap Anda.

Ingatlah untuk selalu mengucapkan kata minta tolong jika butuh bantuan terhadap siapapun, serta mengucapkan terima kasih.

Baca Juga: Cara Share Link YouTube di Instagram Stories Supaya Tidak Masuk ke Browser, Bisa Langsung ke Aplikasinya Untuk Subscribe dan Like Video

Jangan sampai Anda bersikap baik hanya pada orang tertentu saja.

Karena yang menilai Anda bukan hanya orang tertentu namun semua orang yang Anda jumpai juga bisa menilai diri Anda.

Itulah tadi beberapa kesalahan fatal yang harus dihindari supaya sukses di pekerjaan.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)