Hindari Kata 'Jangan' ke Anak, Ini 18 Alternatif Kata yang Bisa Dipakai
Hindari menggunakan kata 'jangan' kepada anak, karena biasanya akan menjadi bumerang untuk diri sendiri dan si anak.
Hindari menggunakan kata 'jangan' kepada anak, karena biasanya akan menjadi bumerang untuk diri sendiri dan si anak.
INFOSEMARANG.COM - Saat melarang anak-anak, orangtua biasa menggunakan kata 'jangan'. Sebaiknya hindari penggunakan kata ini karena hasilnya tidak lebih baik jika menggunakan kata yang lebih halus didengar.
Kata-kata larangan yang bermakna negatif bisa mempengaruhi kondisi psikis atau psikologis anak, seperti dikutip dari akun @parentinganakofficial. Jadi apa salahnya untuk memilih kata-kata yang lebih baik maknanya.
Contohnya saat melarang anak bermain, berkelahi, bersedih dan lain sebagainya. Usahakan untuk mengganti kata 'jangan' dengan kata lain, seperti di bawah ini:
Jangan berebut = Mainnya gantian ya
Jangan berteriak = Ibu bisa mendengar, coba suaranya dikecilkan sayang
Jangan memukul teman = Sayangi semua teman ya
Jangan lari-larian di dalam rumah = Kalau ingin berlari sebaiknya ke luar saja
Baca Juga: Hari Pertama Masuk Sekolah, Simak 6 Tips agar Anak Tenang Ditinggal setelah Diantar
Jangan buang sampah sembarangan = Sampahnya masukkan ke tempat sampah ya
Jangan berkelahi = Ayo main sama-sama
Jangan melawan orangtua = Coba dengarkan perkataan ayah bunda
Jangan berantakin mainan = Setelah bermain, coba dirapikan lagi ya
Jangan malas = Yuk nak, pasti bisa lebih rajin lagi
Jangan loncat-loncat di kursi = Kalau mau loncat-loncat di luar aja ya sayang
Jangan melempar mainan = Ayo main yang benar
Jangan main jauh-jauh = Main dekat rumah saja ya
Jangan dekat-dekat api = Jauhin api sayang
Jangan coret-coret dinding = Menggambar di kertas saja ya
Jangan cemberut = Ayo senyum kan lebih manis
Jangan ngambek = Coba bilang nak mau apa?
Jangan lambat = Ayo bergegas biar tidak terlambat
Jangan diinjak barangnya = Lewat sebelah sini saja
***
