Jarang Diketahui! Ternyata Begini Asal-Usul Teh dan Kopi, Dua Jenis Minuman Paling Populer di Dunia

Wildan Apriadi
Selasa 30 Mei 2023, 21:42 WIB
Ilustrasi minuman kopi.(Sumber : Pixabay)

Ilustrasi minuman kopi.(Sumber : Pixabay)

INFOSEMARANG.COM - Di antara semakin banyaknya varian minuman di era sekarang, beberapa di antaranya ternyata memiliki sejarah yang panjang.

Bahkan, saking telah berumur lama, beberapa minuman tersebut telah mengalami banyak inovasi dari sejak pertama kali ditemukan.

Dua jenis minuman paling populer dan punya sisi historis adalah kopi dan teh, dua bahan yang pasti ada di setiap rumah.

Baca Juga: Sidang Perdana Mario Dandy Akan Segera Digelar, Ini 3 Hakim yang Ditunjuk Pengadilan Jakarta Selatan

Dirangkum dari berbagai sumber, inilah asal-usul dan sejarah penemuan minuman teh dan kopi.

Teh adalah salah satu minuman paling populer di dunia , tapi bagaimanakah awalnya daun tanaman teh menjadi begitu berharga?

Khasiat teh pertama kali ditemukan oleh Kaisar Cina pada tahun 2737 SM. Kaisar Shen Nong yang sedang merebus air, tak sengaja mendapati beberapa helaian daun teh yang jatuh tertiup angin ke dalam panci tersebut.

Baca Juga: Sedang di Israel, Abu Janda Sindir Warga Indonesia Pendukung Presiden Turki Erdogan :Manusia Koplak!

Disebabkan aroma dari daun itu tercium begitu enak, Shen Nong tergoda untuk mencicipinya. Sang Kaisar lalu meminumnya, sekaligus menjadi secangkir teh pertama yang diminum di dunia.

Khasiat daun teh kemudian mulai banyak dikenal dan diteliti, hingga akhirnya dimasukkan ke dalam salah satu resep pengobatan tradisional negeri Tiongkok.

Legenda Cina bukan satu-satunya. Dalam satu cerita India, seorang Buddhis yang dikenal sebagai Bhodidharma menjadikan air rebusan daun teh untuk mencegah tidur saat bermeditasi bagi para biksu.

Baca Juga: Ditalak Cerai Virgoun, Inara Rusli Minta Rp10 Miliar Sebagai Nafkah Iddah, Apa Maksudnya?

Bagaimana dengan kopi? Mengingat kandungan kafeinnya sangat adiktif, dapat dimengerti bahwa kopi telah menjadi konsumsi pokok dalam kehidupan kita sehari-hari. Sama seperti teh, kopi pun memiliki asal-usul penemuan yang cukup menarik.

Menurut satu kisah dari Etiopia, seorang penggembala kambing bernama Kaldi adalah yang pertama kali memperhatikan keunikan biji kopi tanpa sengaja.

Awalnya, ia melihat kambingnya memakan buah dari tanaman tertentu yang kemudian membuat kambing itu terlihat lincah, bahkan melompat-lompat seperti memiliki tambahan semangat.

Baca Juga: VIRAL! Remaja 15 Tahun Korban Rudapaksa 11 Pria, Hotman Paris Siap Bantu: Minta Keluarganya Hubungi Hotman 911

Ketika dia memberi tahu biksu lokal tentang penemuannya, mereka menemukan bahwa kopi dapat membantu mereka terjaga untuk melakukan ritual ibadah tengah malam.

Sementara dalam sebuah cerita Islam, ketika seorang pengembara dari Mekah tengah kelaparan di padang pasir, dia mengunyah buah dari pohon kopi, rasa laparnya memang hilang, tetapi rasa pahit tertinggal di mulutnya.

Kemudian dia mencoba memanggang bijinya, tetapi hasilnya menjadi terlalu keras. Selanjutnya dia merebus biji kopi tersebut dengan harapan bisa melunakkannya, akan tetapi yang ditemui justru aroma lezat dari air rebusan biji kopi itu sendiri. Dari situlah minuman kopi ditemukan.

Baca Juga: Serius Majukan Sepak Bola Indonesia, PSSI Era Erick Thohir Usung Blue Print 'Garuda Mendunia 2045', 4 Hal Ini Jadi Fokus

Nah, jadi jauh-jauh hari sebelum minuman kopi dan teh menjadi Cha Time dan Sturbuck yang sering kita pesan saat ini, ternyata keduanya memiliki asal-usul yang menarik ya?
***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Bisnis29 April 2026, 20:49 WIB

Bank Mandiri Cetak Rekor Dividen, Susunan Pengurus Ikut Disegarkan

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menyepakati pembagian dividen sebesar Rp44,47 triliun atau setara 79 persen dari laba bersih tahun buku 2025.
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)  PT Bank Mandiri (Persero) Tbk di Jakarta, Rabu (29/4/2026).
 (Sumber:  | Foto: dok.)
Netizen26 April 2026, 18:15 WIB

Menata Integritas SDM untuk Mengurangi Kebocoran Retribusi Sampah

Ketika SDM dan sistem berjalan selaras, maka pengelolaan retribusi sampah tidak hanya menjadi lebih optimal, tetapi juga berkelanjutan dan akuntabel.
Susilo Heni Prasetyo,  Ketua Umum DPP RPK-RI. (Sumber: )
Umum25 April 2026, 22:00 WIB

Mohammad Saleh Ajak Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan dan Jaga Kesehatan di Masa Pancaroba

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta menjaga kesehatan di tengah kondisi cuaca pancaroba.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber: )
Semarang Raya25 April 2026, 08:18 WIB

Pawai Ogoh-Ogoh Minggu Besok, Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Kantong Parkir

Gelaran Karnaval Seni Budaya Lintas Agama (Pawai Ogoh-Ogoh) pada Minggu (26/4/2026) besok dipastikan akan menyedot perhatian ribuan warga.
 (Sumber: )
Umum25 April 2026, 08:13 WIB

Dampingi Kunker Menteri Wihaji, Mohammad Saleh Tekankan Program MBG 3B Harus Tepat Sasaran

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendampingi Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga) RI, Wihaji, dalam kunjungan kerja di Kabupaten Pemalang.
 (Sumber: )
Umum22 April 2026, 13:15 WIB

Mohammad Saleh Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Contoh Tata Kelola yang Baik

Pengelolaan yang transparan dan akuntabel menjadi kunci agar koperasi mampu berperan optimal dalam menggerakkan ekonomi masyarakat.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis21 April 2026, 18:15 WIB

Tahan Tekanan Global, Kinerja Bank Mandiri Tetap Moncer di Awal 2026

Bank berkode emiten BMRI ini membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp15,4 triliun atau tumbuh 16,6 persen secara tahunan.
 (Sumber: )
Semarang Raya21 April 2026, 08:35 WIB

Dari Apel Berbusana Adat Hingga Talkshow Hari Kartini, Pemkot Semarang Perkuat Pemberdayaan Perempuan

Di Kota Semarang, peringatan Hari Kartini ke-147 menjadi sarana strategis untuk memperkuat peran perempuan dalam pembangunan daerah.
 (Sumber: )
Umum21 April 2026, 08:27 WIB

Mohammad Saleh: NU Harus Konsisten Kawal Pembangunan Jateng

Peran NU diharapkan tidak hanya sebatas dukungan moral, tetapi juga terlibat aktif dalam berbagai sektor strategis.
 (Sumber: )
Umum20 April 2026, 13:10 WIB

Kunjungan Perpustakaan Jateng Capai 4,3 Juta Orang, Mohammad Saleh Minta Aktivitas Literasi Digeliatkan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh mengapresiasi tingginya angka kunjungan Perpustakaan Daerah Jateng sepanjang tahun 2025 yang mencapai 4,3 orang.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: dok)