Tips Mencegah Anak Kecanduan Main Game, Begini Cara Agar Buah Hati Tak Kebablasan

Arendya Nariswari
Rabu 27 Desember 2023, 13:00 WIB
Ilustrasi anak kecanduan game (Sumber : Unsplash/Glenn Carstens Peters)

Ilustrasi anak kecanduan game (Sumber : Unsplash/Glenn Carstens Peters)

INFOSEMARANG.COM - Kecanduan game merupakan masalah serius yang dapat berdampak negatif pada kehidupan anak, baik secara fisik, mental, maupun sosial. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk mengambil langkah-langkah pencegahan agar anak tidak kecanduan game.

Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat dilakukan orang tua untuk mencegah anak kecanduan game:

Tips mencegah anak kecanduan game

  • Tetapkan batasan

Hal pertama yang perlu dilakukan orang tua adalah menetapkan batasan-batasan dalam bermain game. Batasan ini dapat berupa pembatasan waktu bermain, jenis game yang boleh dimainkan, dan lokasi bermain. Orang tua juga perlu membatasi akses anak ke perangkat game, seperti komputer, ponsel, atau konsol game.

Baca Juga: Lukas Enembe Meninggal Dunia, Ini Profil dan Jejak Karier Sang Mantan Gubernur Papua yang Terjerat Kasus Korupsi

  • Dorong hobi dan aktivitas lainnya

Anak perlu memiliki hobi dan aktivitas lain yang dapat mengisi waktu luangnya. Orang tua dapat mendorong anak untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler, olahraga, atau kegiatan seni dan budaya. Aktivitas-aktivitas ini dapat membantu anak untuk mengembangkan diri dan mengurangi ketergantungannya pada game.

  • Bersikaplah tegas

Jika anak melanggar batasan yang telah ditetapkan, orang tua perlu bersikap tegas. Orang tua dapat memberikan konsekuensi yang wajar, seperti tidak boleh bermain game selama beberapa hari atau kehilangan hak istimewa lainnya.

Baca Juga: Libur Nataru Harga Naik: Daftar Tiket Masuk Wisata Kota Semarang, Lawang Sewu, Sam Poo Kong dll

  • Ikuti perkembangan anak

Orang tua perlu mengikuti perkembangan anak, termasuk pola bermain gamenya. Jika orang tua melihat tanda-tanda kecanduan game, seperti anak menjadi agresif, sulit berkonsentrasi, atau mengabaikan tugas sekolah, orang tua perlu segera mengambil tindakan.

Berikut ini adalah beberapa tanda-tanda kecanduan game yang perlu diperhatikan orang tua:

  • Anak menghabiskan lebih dari 2 jam sehari untuk bermain game.
  • Anak mengabaikan tugas sekolah atau kegiatan lain untuk bermain game.
  • Anak menjadi agresif atau mudah marah jika dilarang bermain game.
  • Anak mengalami kesulitan berkonsentrasi atau sulit tidur karena bermain game terlalu malam.
  • Anak sering berbohong atau mencuri untuk mendapatkan uang untuk membeli game atau peralatan game.

Baca Juga: Deretan Idol K-Pop yang Diunfollow Massal Diduga karena Pro-Zionis Israel

Jika orang tua melihat tanda-tanda kecanduan game pada anak, orang tua dapat berkonsultasi dengan psikolog atau ahli kesehatan mental lainnya untuk mendapatkan bantuan.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)