Benarkah Kucing Bisa Menyerap Energi Buruk?

Arendya Nariswari
Kamis 30 November 2023, 20:32 WIB
Ilustrasi kucing (Sumber : Pixabay/Pexels)

Ilustrasi kucing (Sumber : Pixabay/Pexels)

INFOSEMARANG.COM - Kucing adalah hewan peliharaan yang populer di seluruh dunia. Hewan ini dikenal dengan sifatnya yang manja, lucu, dan menggemaskan. Selain itu, kucing juga sering dianggap memiliki kemampuan mistis, salah satunya adalah kemampuan untuk menyerap energi negatif.

Kemampuan kucing menyerap energi negatif ini sering dikaitkan dengan kemampuan kucing untuk melihat dunia lain. Kucing dipercaya memiliki kemampuan untuk melihat roh atau energi yang tidak bisa dilihat oleh manusia.

Energi negatif ini kemudian akan diserap oleh kucing dan dihilangkan dari lingkungan sekitarnya.

Selain itu, kucing juga sering dianggap sebagai hewan yang memiliki energi positif. Energi positif ini akan membantu untuk menetralkan energi negatif yang ada di lingkungan sekitar.

Baca Juga: Benarkah Bulu Kucing Berbahaya untuk Kesehatan? Simak Penjelasan Berikut Ini

Hal ini membuat kucing sering dianggap sebagai hewan yang bisa membawa keberuntungan dan kedamaian.

Namun, apakah benar kucing bisa menyerap energi negatif? Secara ilmiah, kemampuan kucing untuk menyerap energi negatif belum bisa dibuktikan. Namun, ada beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa kucing memiliki kemampuan untuk mendeteksi perubahan medan elektromagnetik.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Dr. Masaru Emoto dari Jepang menunjukkan bahwa air yang di dekat kucing memiliki struktur kristal yang lebih indah dan teratur. Hal ini menunjukkan bahwa kucing memiliki kemampuan untuk menghasilkan energi positif yang bisa berdampak baik pada lingkungan sekitarnya.

Baca Juga: Belinda MCI 11 Disebut Terpaksa Jadi Juara? Apa Penyebabnya? Cek Faktanya

Selain itu, sebuah penelitian yang dilakukan oleh Dr. Sarah Hartwell dari University of California, Davis menunjukkan bahwa kucing memiliki kemampuan untuk mengurangi stres pada manusia. Hal ini bisa terjadi karena kucing mengeluarkan hormon oksitosin yang bisa membuat manusia merasa lebih tenang dan nyaman.

Berdasarkan penelitian-penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa kucing memiliki potensi untuk menyerap energi negatif. Namun, kemampuan ini masih perlu diteliti lebih lanjut untuk mendapatkan bukti yang lebih kuat.

Baca Juga: Kejam! Korban Sampai Hamil 8 Bulan Usai Dirudapaksa Ayah Kandung Sendiri Sebanyak 22 Kali

Meskipun belum ada bukti ilmiah yang kuat, namun banyak orang yang percaya bahwa kucing bisa menyerap energi negatif. Keyakinan ini didasarkan pada pengalaman pribadi mereka yang merasa lebih tenang dan nyaman setelah berinteraksi dengan kucing.

Jika Anda percaya bahwa kucing bisa menyerap energi negatif, maka Anda bisa memelihara kucing di rumah. Kucing bisa menjadi teman yang baik untuk mengurangi stres dan meningkatkan suasana hati.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)