Paramount Village Semarang Jadi Pilihan Hunian Para Tenaga Medis

Sakti Setiawan
Selasa 17 Oktober 2023, 17:30 WIB
Paramount Village Semarang di kawasan Simongan Semarang.

Paramount Village Semarang di kawasan Simongan Semarang.


SEMARANG, INFOSEMARANG.COM - Lokasi hunian yang strategis dan berada di pusat kota makin dilirik masyarakat. Kemudahan ke berbagai layanan publik termasuk fasilitas kesehatan menjadi salah satu pertimbangan utama.

Paramount Village Semarang (PVS) merupakan satu di antara hunian yang memenuhi aspek kesehatan. Hal ini dibuktikan dengan dipilihnya hunian tersebut sebagai tempat tinggal sejumlah tenaga medis di Kota Semarang.

Dokter spesialis yang berdinas di salah satu rumah sakit milik pemerintah di Kota Semarang,
dr Nanda menilai, lokasi hunian dengan tempat kerja yang dekat merupakan salah satu alasan utama ia memilih menempati di Paramount Village Semarang.

"Sebagai dokter saya dituntut disiplin sekali. Maka memiliki rumah yang dekat dengan tempat kerja adalah sebuah solusi tersendiri," ujarnya, Selasa 17 Oktober 2023.

Baca Juga: Kecelakaan di Tlogosari: Mobil Tabrak Beberapa Motor dan Median Jalan hingga Ringsek

Beberapa alasan lain ia memilih hunian Paramount Village Semarang adalah lokasinya yang strategis. Estimasi waktu perjalanan dari tempat tinggal menuju tempat kerjanya hanya sekitar 5 menit.

"Lokasinya sangat strategis, hanya 5 menit dari tempat kerja. Keamanan area tempat tinggal 24 jam dan dilengkapi dengan berbagai fasilitas. Harga terjangkau dari apa yang saya dapatkan," tuturnya.

Salah satu dokter kecantikan di Kota Semarang, dr Gracelia juga menyampaikan hal serupa. Lokasi Paramount Village Semarang yang berada di pusat kota menjadikan hal itu sebagai salah satu pertimbangan utama.

"Tempatnya strategis, dekat dengan pusat kota. Hal ini tentu mendukung saya sebagai seorang dokter yang memiliki mobilitas tinggi dan harus bergerak cepat. Kemudian dari sisi desain sangat bagus, konsepnya minimalis dan elegan," sebutnya.

Sebagai informasi, Paramount Village Semarang berdekatan dengan fasilitas kesehatan seperti rumah sakit, sehingga banyak penghuni yang berprofesi dokter atau tenaga kesehatan yang ingin tinggal berdekatan dengan tempat kerja.

Hunian tersebut juga dibentuk dari berbagai aspek kesehatan, di antaranya pencahayaan dan sirkulasi udara yang baik, tata letak ruang yang fleksibel serta nyaman.

Selain itu, pemilihan material bangunan yang aman, ukuran yang sesuai dengan ergonomi, lingkungan yang asri dan nyaman, dan sebagainya.

Paramount Village Semarang diluncurkan pada Juni 2015 sebagai kawasan hunian dan komersial yang saling terintegrasi. Lokasinya berada di Jalan Simongan, Semarang Barat, Kota Semarang.

Hunian ini berjarak tempuh kurang lebih 3 menit menuju kawasan budaya dan peribadatan Klenteng Sam Poo Kong, dan 15 menit menuju Bandara Internasional Ahmad Yani Kota Semarang.

Tak hanya itu, Paramount Village Semarang berjarak kurang lebih 7 menit menuju kawasan Tugu Muda, 10 menit menuju pintu masuk tol Krapyak, 15 menit menuju jantung kota di Simpang Lima, dan 20 menit menuju Stasiun Tawang.

Kelebihan lainnya, hunian ini ditunjang dengan kemudahan akses dan sarana transportasi, serta dekat dengan pusat kota Semarang dan akses menuju beragam fasilitas kota.

Saat ini hunian itu telah menjadi kawasan yang hidup dan terhuni oleh lebih dari 250 kepala keluarga, di mana 30% dihuni oleh kalangan medis. Dilengkapi utilitas underground, dari jaringan listrik, air bersih, saluran resapan, hingga pembuangan air hujan.

Selanjutnya, terintegrasi dengan kompleks ruko komersial Paramount Square yang sangat tepat sebagai tempat usaha dan investasi.

Paramount Square menawarkan bangunan dengan ukuran yang bervariasi yaitu 4,5 x 12 m2 dengan pilihan bangunan 2 dan 3 lantai, 6 x 12 m2 dan 6,5 x 10 m2 untuk bangunan 3 lantai.

Sementara, pada awal tahun 2020, Paramount Land menghadirkan hunian premium Potala. Dua tahun berselang atau pada tahun 2022, Paramount Land meluncurkan New Potala @Paramount Village Semarang dengan tagline ‘Lovable Homes’.

New Potala hadir dengan penyempurnaan desain dan layout baru sesuai kebutuhan masyarakat di Kota Semarang. Hunian itu dikembangkan dengan desain yang modern dan tata layout yang luas, dilengkapi fitur-fitur seperti smart door lock, solar water heater, dan AC di setiap ruangan.

Dilengkapi pula dengan fasilitas one gate system, dengan akses jalan utama ROW 20 meter dan jalan hunian ROW 9 meter. Kemudian fasilitas club house seluas 1.700 m2 berisi swimming pool, gym station, function hall, dan children playground.

Hunian ini pun dinilai sebagai pilihan tepat masyarakat yang mencari hunian nyaman dan strategis sebagai tempat tinggal maupun investasi yang menguntungkan di Jawa Tengah.

Setiap unit New Potala memiliki kamar tidur dan kamar mandi 3-4, di mana kamar tidur di lantai 1 lebih luas dan kamar mandi 1 level (flat bathroom) dan carport yang dilengkapi oleh canopy. Hingga 2022 New Potala telah terserap pasar hingga 80%.

Adapun spesifikasi New Potala untuk tipe standard yakni L6x12 m (LB 83 m2/LT 72 m2), L7x12 m (LB 99 m2/LT 84 m2), L8x12 m (LB 119 m2/ LT 96/128 m2). Sedang untuk tipe hoek dengan pilihan LB 120 m2/LT Var, LB 101 m2/LT Var, dan LB 85 m2/LT Var.

Baca Juga: 7 Fakta Kereta Argo Semeru dan Argo Wilis Anjlok di Kulon Progo, Dugaan Penyebab hingga Kondisi Rel

Untuk diketahui, Kota Semarang sebagai ibu kota Jawa Tengah memiliki peran strategis terhadap roda perekonomian nasional dalam menopang pertumbuhan ekonomi regional khususnya di Jawa Tengah.

Hasil Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank Indonesia mengindikasikan bahwa perkembangan harga properti residensial di pasar primer secara tahunan meningkat pada triwulan I 2023, di mana Kota Semarang mengalami kenaikan Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) triwulan I 2023 sebesar 0,18% (yoy) dibandingkan Q4 2022.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)