MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. (Sumber: | Foto: Dok.)

JAKARTA – Kesadaran terhadap pentingnya deteksi dini penyakit kanker di lingkungan kerja terus didorong, terutama pada sektor industri garmen yang memiliki proporsi pekerja perempuan cukup besar.

MAS Arya Indonesia memperkuat upaya tersebut melalui program Aloka, sebuah inisiatif yang berfokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan. Program ini dilakukan melalui edukasi, akses layanan skrining, serta upaya pencegahan.

Di industri garmen Indonesia, kanker payudara dan kanker serviks masih menjadi persoalan kesehatan yang perlu mendapat perhatian. Rendahnya kesadaran, stigma di masyarakat, serta keterbatasan akses terhadap pemeriksaan rutin menjadi sejumlah faktor yang dapat menyebabkan penyakit terlambat terdeteksi.

MAS Arya memperkenalkan program Aloka sejak 2019 untuk membantu karyawan memahami risiko kanker, mengenali tanda-tanda peringatan sejak dini, serta memperoleh dukungan medis secara tepat waktu.

Sejak 2024, pelaksanaan program dilakukan melalui kemitraan dengan Rumah Sakit Charlie Kendal. Kegiatan yang digelar mencakup edukasi kesehatan, praktik pemeriksaan mandiri, akses layanan skrining, serta diskusi interaktif mengenai kesehatan dan kesejahteraan di lingkungan kerja.

Pendekatan tersebut diharapkan dapat membuat layanan kesehatan preventif lebih mudah diakses sekaligus mendorong karyawan untuk lebih terbuka dalam membicarakan persoalan kesehatan.

Sejak diterapkan, program Aloka telah melibatkan 2.907 karyawan dan jumlah tersebut terus bertambah. Program juga menjangkau karyawan perempuan melalui berbagai kegiatan edukasi, peningkatan kesadaran, dan skrining.

Assistant Manager Human Resources MAS Arya Indonesia, Francisca Vina Oktavia, mengatakan deteksi dini memiliki peran penting dalam penanganan penyakit kanker.

“Deteksi dini dapat memberikan dampak yang sangat berarti terhadap keberhasilan penanganan penyakit. Melalui Aloka, kami ingin karyawan memiliki pengetahuan yang memadai, merasa didukung, serta lebih percaya diri untuk mengambil langkah proaktif dalam menjaga kesehatan mereka,” ujar Francisca.

Menurut dia, program tersebut merupakan bagian dari upaya jangka panjang MAS di berbagai wilayah untuk meningkatkan literasi kesehatan sekaligus mengurangi stigma terkait kanker.

Berbagai program serupa di lingkungan operasional MAS telah dilakukan melalui kegiatan edukasi dan pelibatan komunitas dalam upaya pencegahan penyakit. Langkah tersebut menunjukkan bahwa lingkungan kerja dapat turut berperan dalam meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat.

Bagi MAS Arya, perhatian terhadap kesehatan karyawan juga berkaitan dengan keberlanjutan organisasi. Karyawan yang mendapat dukungan terhadap kesehatan fisik dan emosional dinilai memiliki ruang yang lebih baik untuk berkontribusi, berkolaborasi, dan berkembang di lingkungan kerja.

Chief Executive Officer MAS Arya Indonesia, Rajitha Kamalchandra, mengatakan kesejahteraan karyawan semakin penting di tengah persaingan industri manufaktur dalam mendapatkan talenta dan memperkuat ketahanan tenaga kerja.

“Seiring dengan semakin ketatnya persaingan di antara perusahaan manufaktur untuk mendapatkan talenta terbaik dan memperkuat ketahanan tenaga kerja, kesejahteraan karyawan menjadi semakin penting bagi keberlanjutan bisnis jangka panjang. Meningkatkan kesadaran mengenai kesehatan bukan hanya merupakan langkah yang tepat bagi karyawan kami, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan kerja yang lebih kuat dan tangguh,” ujar Rajitha.

Program Aloka juga menjadi bagian dari komitmen keberlanjutan global MAS melalui “Plan for Change”. Inisiatif jangka panjang tersebut diarahkan untuk meningkatkan kualitas produk, kehidupan, dan lingkungan melalui sejumlah target yang terukur.

Di Indonesia, program seperti Aloka menjadi salah satu bentuk penerapan komitmen tersebut melalui kegiatan yang secara langsung menyasar pekerja dan keluarga mereka.***

Tags :
BERITA TERKAIT
BERITA TERKINI