Penyebab Iron Dome Malfungsi, Berbalik Ledakan Pemukiman Rishon LeZion di Selatan Tel Aviv

Galuh Prakasa
Selasa 07 November 2023, 10:25 WIB
Ilustrasi | Iron Dome malfungsi, meledak di pemukiman Rishon LeZion di Selatan Tel Aviv. (Sumber : samaa.tv)

Ilustrasi | Iron Dome malfungsi, meledak di pemukiman Rishon LeZion di Selatan Tel Aviv. (Sumber : samaa.tv)

INFOSEMARANG.COM -- Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan insiden mengejutkan ketika salah satu peluru kendali Iron Dome tiba-tiba mengalami gangguan dan mengubah arahnya, mengancam pemukiman "Rishon LeZion" di selatan Tel Aviv.

Video tersebut memperlihatkan peluru kendali berbelok dan akhirnya jatuh di wilayah Israel, menimbulkan kekhawatiran karena tampaknya mengalami gangguan teknis yang signifikan.

Laporan dari saluran Israel Channel 13 kemarin menyebutkan bahwa sistem pertahanan ini tidak efektif dalam menghadapi peluru kendali yang ditembakkan dari perlawanan Lebanon, karena waktu reaksi yang sangat singkat.

Baca Juga: Jadwal Lengkap Piala Dunia U17 2023, Profil Tim Sepakbola, Grub, Waktu dan Lokasi Bertanding

Hal ini menjadi perhatian serius, terutama ketika peluru kendali meluncur dari selatan Lebanon menuju "Kiryat Shmona," yang berjarak dekat.

Lebih lanjut, pekan ini, koresponden Israel dari i24 melaporkan bahwa "Sderot" tidak lagi akan dilindungi oleh sistem Iron Dome.

Kota tersebut, yang terletak kurang dari satu kilometer dari Jalur Gaza, kini ditinggalkan dan menjadi "kota hantu" setelah otoritas mengungsikan penduduknya.

Selain itu, pasukan Israel memberitahu kru i24 bahwa mereka telah memutuskan untuk tidak lagi melindungi kota tersebut dengan baterai Iron Dome, yang menandakan perubahan signifikan dalam strategi pertahanan mereka.

Baca Juga: Grub Neraka Piala Dunia U17 akan Berlaga di JIS, Kenali Profilnya Berikut

Iron Dome

Iron Dome adalah sistem pertahanan rudal udara yang vital bagi Israel. Dikembangkan oleh Rafael Advanced Defense Systems dan Israel Aerospace Industries, sistem ini telah beroperasi sejak tahun 2011.

Cara kerjanya sangat efisien: Iron Dome menggunakan Radar MMR untuk mendeteksi lintasan roket yang mendekat.

Begitu lintasan terdeteksi, pusat komando dan kendali dengan cepat mengevaluasi situasi dan menentukan apakah peluru kendali tersebut merupakan ancaman bagi daerah berpenduduk.

Ketika ancaman diidentifikasi, pusat komando memerintahkan peluncur untuk menembakkan roket intersepsi yang secara tepat mengincar dan menonaktifkan peluru kendali di tengah udara.

Keunggulan lainnya adalah kemampuan kecerdasan buatan Iron Dome yang dapat membedakan antara roket yang berbahaya dan yang tidak, sehingga mengalokasikan sumber daya dengan efisien.

Baca Juga: Caroline Angelica, Mahasiswi FKH UNAIR Tunjukan Gelagat Aneh Pada Sang Adik Sebelum Tewas

Iron Dome dirancang khusus untuk menghadapi peluru kendali jarak pendek dengan jangkauan sekitar 40 mil atau kurang.

Fleksibilitasnya memungkinkan pemasangan di darat atau kapal sesuai kebutuhan, namun, sistem ini memerlukan pengisian ulang secara berkala untuk menjaga kemampuan intersep peluru yang berkelanjutan.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Semarang Raya27 Maret 2026, 14:57 WIB

Sinergi Mahakarya dan Sesaji Rewanda: Cara Pemkot Semarang Memuliakan Tradisi di Goa Kreo

Pemkot Semarang akan menyuguhkan perpaduan apik antara seni pertunjukan modern dan ritual adat sakral melalui rangkaian Mahakarya Goa Kreo dan Sesaji Rewanda di kawasan Gunungpati pada akhir pekan ini.
Sesaji Rewanda di kawasan Gunungpati. (Sumber:  | Foto: dok)
Olahraga27 Maret 2026, 12:04 WIB

Jelang Musprov IMI Jateng 2026, Dukungan Menguat untuk Frits Yohanes

Ketua IMI Jawa Tengah periode 2021–2026, Frits Yohanes, menyatakan kesiapannya untuk kembali mencalonkan diri.
Ketua IMI Jawa Tengah periode 2021–2026, Frits Yohanes. (Sumber:  | Foto: dok)
Semarang Raya27 Maret 2026, 10:58 WIB

Tanggul Sungai Tuntang Grobogan Retak, Pemprov Jateng Minta Perbaikan Dipercepat

Pemprov Jateng telah berkomunikasi dengan BBWS Pemali Juana terkait adanya retakan ini. Apalagi, retakan itu berada di dekat titik yang jebol Februari 2026 lalu.

Tanggul Sungai Tuntang di berbatasan antara Kabupaten Demak dengan Desa Tinanding, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan.
 (Sumber:  | Foto: dok)
Semarang Raya27 Maret 2026, 10:54 WIB

Respons Dampak Hujan Ekstrem di Wilayah Tembalang, Pemkot Semarang Gerak Cepat Perkuat Tanggul Kali Babon

Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang bergerak cepat dengan memperkuat tanggul di sepanjang Kali Babon, Kecamatan Tembalang.
Perbaikan tanggul Kali Babon Semarang
Umum26 Maret 2026, 20:06 WIB

Wakil Ketua DPRD Jateng Mohammad Saleh Tegaskan Sinergi Pusat dan Daerah

Ketua DPD Partai Golkar Jateng itu, menegaskan kuatnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, terkait potensi energi lokal.
Wakil Ketua DPRD Jateng Mohammad Saleh mendampingi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (tengah), saat bersilaturahmi ke Desa Sribit. (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya17 Maret 2026, 14:51 WIB

Muthoin Resmi Dilantik Jadi Sekda Salatiga, Wali Kota Tekankan Integritas dan Kolaborasi

Sekretaris Daerah Kota Salatiga yang baru, Drs. Muthoin, M.Si., menyatakan kesiapannya mengemban amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab.
Pelantikan Sekda Kota Salatiga yang baru.
Umum17 Maret 2026, 14:40 WIB

Trans Marga Jateng Siap Layani Arus Mudik Lebaran 2026 di Tol Semarang–Solo

PT Trans Marga Jateng (TMJ) memastikan kesiapan operasional Jalan Tol Semarang–Solo dalam menghadapi arus mudik dan arus balik Hari Raya Idulfitri 1447 H atau Lebaran 2026.
Gerbang Tol Banyumanik. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum16 Maret 2026, 16:54 WIB

PW GP Ansor Jateng Tegaskan Tak Ada Instruksi Aksi di KPK

Gus Shidqon menegaskan aksi demonstrasi yang mengatasnamakan Ansor dan Banser di depan KPK bukan agenda resmi organisasi.
 (Sumber: )
Umum16 Maret 2026, 15:29 WIB

Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026 Kembali Digelar, Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah

, Bejo Jahe Merah untuk kelima kalinya turut berpartisipasi dalam program Mudik Gratis Jawa Tengah.
Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis16 Maret 2026, 15:18 WIB

Lonjakan Kebutuhan Energi Saat Lebaran, Pertamina Tambah Distribusi LPG 3 Kg di Jateng–DIY

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) menambah pasokan LPG 3 kilogram di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Stok LPG 3Kg di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok.)