Jawa Timur Diyakini Episentrum Pemilih Pasangan Anies-Muhaimin, Politisi PKB: Medan Pertarungan Kami di...

Elsa Krismawati
Sabtu 30 September 2023, 10:00 WIB
PKB meyakini Anies-Muhaimin menangkan suara di Jawa Timur (Sumber : instagram @aniesbaswedan)

PKB meyakini Anies-Muhaimin menangkan suara di Jawa Timur (Sumber : instagram @aniesbaswedan)

INFOSEMARANG.COM - Provinsi Jawa Timur, dengan segala kegiatan politik yang berlangsung di dalamnya, telah menjadi pusat perhatian yang signifikan dalam konteks persiapan Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2024.

Dalam arena politik yang bergejolak ini, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), yang mengusung pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN), menunjukkan keteguhan dan tekad yang kokoh.

Jawa Timur dipandang sebagai aset berharga dalam persaingan politik, terutama melawan Ganjar Pranowo dan Prabowo.

Baca Juga: KPK Temukan 12 Senjata Api dan Uang Puluhan Miliar di Rumah Mentan Syahrul Yasin Limpo, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Maman Imanulhaq, seorang politisi dari PKB, dengan tegas menyatakan bahwa pihaknya tidak merasa cemas menghadapi situasi ini.

Sebaliknya, PKB melihatnya sebagai peluang untuk memperluas jejak dan dukungan mereka, terutama di wilayah Jawa Timur yang menjadi fokus utama mereka.

"Kami masih memiliki kesempatan untuk memperkuat hubungan dan memperluas dukungan di Jawa Timur. Kami juga akan memperluas dukungan kami di seluruh penjuru Indonesia." Ujar Maman, dikutip Infosemarang.com, dari Antara, 30 September 2023.

Baca Juga: VIRAL Pesta Pernikahan Berujung Maut, Tewaskan Ratusan Orang Akibat Nyalakan Kembang Api

Saat ini, PKB adalah salah satu anggota Koalisi Perubahan bersama dengan PKS dan Partai NasDem, yang mendukung pasangan AMIN.

Maman yakin bahwa PKB memiliki potensi suara yang besar di Jawa Timur, yang merupakan basis utama mereka.

"Jika berbicara tentang PDIP, pertarungan kami justru akan berlangsung di Jawa Tengah," Sambungnya.

Baca Juga: Taspen Fasilitasi ASN Dapatkan Kredit Rumah DP 0%, Tenor Hingga 40 Tahun

Sementara itu, di sisi politik yang berlawanan, Partai Gerindra bersama dengan Koalisi Indonesia Maju masih dalam proses penentuan calon wakil presiden yang akan mendampingi Prabowo Subianto di Pilpres 2024.

Menurut politisi Gerindra, Wihadi Wiyanto, nama-nama potensial telah mencapai tahap akhir dalam proses penentuan.

"Sudah ada dua nama yang menjadi pilihan utama, dan tentu saja, kedua nama ini merupakan bagian dari rekomendasi partai koalisi." Jelas Wihadi.

Baca Juga: Bukan Larang TikTok Shop, Mendag: Hanya Mengatur Ulang Regulasinya

Wihadi juga mengajak masyarakat untuk bersabar dan menunggu pengumuman resmi mengenai calon wakil presiden Prabowo.

Proses perundingan yang melibatkan beberapa partai dalam Koalisi Indonesia Maju membutuhkan waktu dan pertimbangan yang matang.

Seperti yang terlihat, perpolitikan di Jawa Timur dan seluruh Indonesia semakin memanas menjelang Pilpres 2024.

Baca Juga: Antisipasi PSIS Semarang Jamu Juara Bertahan PSM Makassar BRI Liga 1 2023/2024

Dinamika ini akan terus menjadi sorotan hingga saat pemilihan sebenarnya tiba.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum16 Maret 2026, 16:54 WIB

PW GP Ansor Jateng Tegaskan Tak Ada Instruksi Aksi di KPK

Gus Shidqon menegaskan aksi demonstrasi yang mengatasnamakan Ansor dan Banser di depan KPK bukan agenda resmi organisasi.
 (Sumber: )
Umum16 Maret 2026, 15:29 WIB

Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026 Kembali Digelar, Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah

, Bejo Jahe Merah untuk kelima kalinya turut berpartisipasi dalam program Mudik Gratis Jawa Tengah.
Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis16 Maret 2026, 15:18 WIB

Lonjakan Kebutuhan Energi Saat Lebaran, Pertamina Tambah Distribusi LPG 3 Kg di Jateng–DIY

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) menambah pasokan LPG 3 kilogram di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Stok LPG 3Kg di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum16 Maret 2026, 15:09 WIB

BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 di Jateng Mulai Mei, Puncaknya Agustus

(BMKG) melalui Stasiun Klimatologi Jawa Tengah memprediksi musim kemarau 2026 di wilayah Jawa Tengah umumnya akan mulai berlangsung pada Mei 2026.
Prediksi kemarau di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok BMKG.)
Semarang Raya14 Maret 2026, 20:42 WIB

Hiburan Ramadan dan Libur Lebaran, Atraksi Flying Trapeze Internasional Tampil di The Park Semarang

Pertunjukan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 14 hingga 29 Maret 2026 di area atrium mal the park semarang.
sirkus di The Park Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis11 Maret 2026, 13:53 WIB

Transaksi Digital Melesat, Laba Bersih Bank Mandiri Tumbuh 16,7 Persen Jadi Rp8,9 Triliun

Peningkatan kinerja tersebut sejalan dengan semakin aktifnya transaksi nasabah di berbagai kanal layanan Bank Mandiri, khususnya melalui platform digital.
Bank Mandiri. (Sumber: )
Umum05 Maret 2026, 11:00 WIB

AXA Mandiri Buka Puasa Bersama Anak Yatim serta Berbagi Ilmu Literasi Keuangan dan Perlengkapan Sekolah

AXA Mandiri berbagi berkah di bulan ramadan dengan membagikan 100 paket perlengkapan sekolah dan paket sembako untuk anak-anak yatim dari Panti Asuhan Nurul Iman dan Yapensos.
AXA Mandiri dalam momen buka puasa bersama para anak-anak yatim di kantor pusat AXA Mandiri, Jakarta.

 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya03 Maret 2026, 13:39 WIB

SR Group Gelar Drone Show Spektakuler di Semarang, Tegaskan Komitmen Inklusivitas

Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang dan Jawa Tengah pada 17 Februari 2026.
Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:14 WIB

Musim Tanam di Depan Mata, Petani Tembakau Khawatir Regulasi Bunuh Keberlanjutan

Petani berharap pemerintah mempertimbangkan dampak kebijakan terhadap keberlanjutan usaha tani tembakau, terutama menjelang musim tanam yang akan segera dimulai.
Petani Tembakau. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:10 WIB

Perusahaan Nekat Telat Bayar THR 2026? Siap-Siap Kena Denda 5 Persen dan Sanksi Usaha!

THR Idul Fitri 1447 H wajib cair H-7. Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif.
Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif (Sumber: ChatGpt | Foto: illustrasi)