BREAKING NEWS! Guru Honorer Pak Reza Dibawa ke Kejaksaan Usai Dijemput Paksa Dinas, Ada Apa?

Arendya Nariswari
Jumat 15 September 2023, 15:40 WIB
Buntut Pecat Guru Honorer Favorit yang Melaporkannya, Kepala Sekolah SDN Cibereum 1 Bogor Akhirnya Dicopot Wali Kota (Sumber : instagram.com/bimaaryasugiarto)

Buntut Pecat Guru Honorer Favorit yang Melaporkannya, Kepala Sekolah SDN Cibereum 1 Bogor Akhirnya Dicopot Wali Kota (Sumber : instagram.com/bimaaryasugiarto)

INFOSEMARANG.COM - Publik kembali digegerkan dengan kabar guru honorer Pak Reza dijemput paksa oleh Dinas dan dibawa ke kejaksaan.

Kabar mengenai penjemputan Pak Reza ini diunggah oleh akun Twitter @eogoism888 dan disebutkan bahwa sang guru honorer dibawa tanpa adanya surat.

Sebagai informasi, sebelumnya Wali Kota Bima Arya ikut turun tangan perihal pemecatan terhadap guru honorer Pak Reza.

Baca Juga: Kontrak Segera Habis, Shin Tae-yong Diminta Kembali Jadi Pelatih Korea Selatan? Ketua Umum PSSI Langsung Diserbu Warganet di Media Sosial

Pak Reza sendiri dipecat oleh kepsek SDN 1 Cibeureum usai melaporkan adanya tindakan pungli terhadap PPDB.

Bima Arya akhirnya membuat Pak Reza batal dipecat, dan justru kekinian sang kepala sekolah diberhentikan sebab diduga ada bukti yang menguatkan terjadinya pelanggaran.

Namun tetap saja, kabar penjemputan paksa terhadap Pak Reza ini kembali menggegerkan publik.

Info Terbaru: Pak Reza dijemput oleh pihak dinas untuk ikut ke kejaksaan tanpa surat, Kami tadi menelpon beliau dalam kondisi Ketakutan. Akan kami beri kabar terbaru secepatnya, saat ini kami belum bisa berkomunikasi (lagi) dengan beliau," ungkap akun itu.

Baca Juga: Baru 15 Pemain Timnas U-24 Asian Games Bergabung dalam TC, Klub Lepas Setelah Bermain Pekan Ini

"Kami belum tahu motif penjemputan itu sendiri untuk apa yang jelas kawan kami merasa ketakutan dan tidak nyaman, ditambah tidak ada surat tugas yang dia terima atau surat perintah yang bisa ditunjukan," lanjutnya.

Terbaru, Pak Reza mengabarkan bahwa dirinya sedang mencoba menenangkan diri dan menolak untuk bicara lebih mendalam usai penjemputan itu.

"Saat ini pak Reza sudah dapat berkomunikasi dan sedang menenangkan diri. Beliau belum bisa diajak bicara mendalam. Terimakasih laporan tambahan akan kami sampaikan," sebut akun itu.

Baca Juga: Derbi Jateng Memanas! Bakal Lawan PERSIS Solo, Pelatih PSIS: Jangan Mudah Terprovokasi...

Publik justru khawatir dan mencium kejanggalan usai kabar penjemputan terhadap guru honorer Pak Reza tanpa surat tersebut dilakukan.

" Udah dibilang kalau kemarin itu bukan kemenangan itu cuma permukaan aja, dan yah gua gak tau walikota serius gak nanganin toh kenyataannya tekanan masih ada sampai skrg. Jadi gak perlu kasih apresiasi stakeholder karena tugas mereka emang harusnya gitu. Kadang cuma konten," jelas akun itu.

Tepat 7 menit yang lalu akun ini kembali menyampaikan jika Pak Reza masih dalam kondisi drop sambil menyertakan bukti chat.

Alhamdulillah sudah ada kabar dari beliau, semoga kondisi beliau akan membaik selekasnya. Pak Reza sedang dalam kondisi drop mohon doanya dari kawan-kawan sekalian. Terimakasih," tutup akun itu.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)