3 Beda Marka Jalan Nasional, Jalan Provinsi dan Jalan Kota/Kabupaten, Kenali Juga Sumber Dananya

Noorchasanah Anastasia
Selasa 22 Agustus 2023, 05:29 WIB
Jalan nasional, marka berwarna kuning dan putih, jalan biasanya berukuran lebih lebar. Dana pembangunan dari Kementerian PUPR. (Sumber : Pemkot Semarang)

Jalan nasional, marka berwarna kuning dan putih, jalan biasanya berukuran lebih lebar. Dana pembangunan dari Kementerian PUPR. (Sumber : Pemkot Semarang)

Setiap jalan di kabupaten atau kota, masing-masing memiliki sponsor, bisa dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi atau pemerintah kota/kabupaten, simak beda markanya.

INFOSEMARANG.COM - Kenali perbedaan marka jalan yang dibuat oleh pemerintah. Seperti diketahui ada 3 jenis jalan di masing-masing daerah.

Ada jalan nasional yang dibuat dengan anggaran pemerintah pusat (APBN), jalan provinsi dari anggaran APBD pemprov dan jalan kota/kabupaten dari anggaran APBD kota/kabupaten.

Mengenali ketiga jalan ini cukup mudah, yakni dengan melihat bentuk dan warna marka jalannya.

Baca Juga: Kotak Kuning Tanda Silang di Perempatan Jalan Besar, Apa Arti dan Fungsi Yellow Box Junction?

Perbedaan marka jalan nasional, jalan provinsi, jalan kota/kabupaten

Jalan kota/kabupaten

Jalan lokal dengan sistem jaringan primer yang menghubungkan ibukota kabupaten dengan ibukota kecamatan, antaribukota kecamatan, ibukota kabupaten dengan pusat kegiatan lokal, serta jalan umum dalam sistem jaringan jalan sekunder dalam wilayah kabupaten, dan jalan strategis kabupaten.

Jalan kabupaten dan jalan kota biasanya memiliki lebar yang lebih kecil dibanding jalan provinsi. Kadang jalan kabupaten tidak ada marka, hanya aspal polos atau beton polos saja.

Marka biasanya berwarna putih atau bisa juga tanpa marka.

Jalan provinsi

Jalan kolektor dalam sistem jaringan primer yang menghubungkan ibukota provinsi dengan ibukota kabupaten/kota, atau antaribukota kabupaten/kota dan jalan strategis provinsi.

Jalan provinsi dikelola Pemerintah provinsi yang dananya bersumber dari APBD Provinsi melalui Dinas PUPR Provinsi.

Plan penanda berwarna strip biru. Marka berwarna putih dengan bentuk putus-putus atau menyambung.

Jalan nasional

Jalan yang menghubungkan antaribukota provinsi dan jalan strategis nasional serta jalan tol. Jalan nasional dikelola Kementerian PUPR yang pembangunan hingga perawatannya bersumber dari APBN melalui Ditjen Bina Marga.

Plang penanda berwarna strip merah dan marka jalan berwarna kuning dan putih.

***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum26 Juni 2026, 19:34 WIB

Bank Mandiri Taspen Pastikan Layanan di Cabang Purwokerto Tetap Normal di Tengah Kasus Penipuan

Bank Mandiri Taspen memastikan operasional Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal meski menerima kunjungan sejumlah nasabah yang ingin memperoleh penjelasan terkait perkembangan kasus penipuan yang mereka alami.
 (Sumber: )
Umum26 Juni 2026, 18:44 WIB

Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Percepatan Perbaikan Jalan Pantura Barat

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mempercepat perbaikan dan peningkatan kualitas jalan di wilayah Pantura bagian Barat.
 (Sumber: )
Umum26 Juni 2026, 08:09 WIB

Bukan Kredit Bank, Ini Bukti Nurma Tipu Pensiunan di Purwokerto

Muncul dokumen yang memperlihatkan pola transaksi yang diduga menjadi bagian dari skema penghimpunan dana para korban secara ilegal.
 (Sumber: )
Umum25 Juni 2026, 12:20 WIB

Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Akses Permodalan UMKM Diperluas, KUR Jadi Andalan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendorong kemudahan akses permodalan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) guna memperkuat daya saing.
 (Sumber: )
Umum24 Juni 2026, 11:41 WIB

Mohammad Saleh: Aglomerasi Wisata Perlu Diperkuat dengan Infrastruktur dan Digitalisasi

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendukung pengembangan wisata berbasis aglomerasi yang tengah disiapkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Semarang Raya23 Juni 2026, 16:55 WIB

Dongkrak Ekonomi Daerah, Waka DPRD Jateng Dukung Pengembangan Kawasan Wisata Berbasis Aglomerasi

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendukung pengembangan wisata berbasis aglomerasi yang mulai disiapkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
 (Sumber: )
Umum23 Juni 2026, 16:05 WIB

Sertifikasi Tanah Wakaf Jateng Tertinggi Nasional, Mohammad Saleh Minta Percepatan Terus Dilanjutkan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh Harapkan sertifikasi tanah wakaf di jateng bisa 100% di akhir 2026.
 (Sumber: )
Umum23 Juni 2026, 16:03 WIB

Mohammad Saleh Dampingi Bahlil Resmikan Program Listrik Desa dan BPBL di Purworejo

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendampingi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Bahlil Lahadalia, melakukan kunjungan kerja di Desa Hardimulyo, Kabupaten Purworejo.
 (Sumber: )
Umum23 Juni 2026, 16:00 WIB

Dampingi Menteri Wihaji di Purworejo, Mohammad Saleh Dorong Suksesnya Program Makan Bergizi Gratis

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendampingi kunjungan kerja Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji di Kabupaten Purworejo.
 (Sumber: )
Semarang Raya23 Juni 2026, 15:31 WIB

Efisiensi Anggaran, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Nasib 1.814 Guru Honorer Tetap Diperhatikan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh meminta pemerintah tetap memprioritaskan penyelesaian nasib 1.814 guru honorer di tengah kebijakan efisiensi anggaran dan pemotongan dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat.
 (Sumber: )