Kemenag Tegaskan Siap Membantu Proses Hukum Penistaan Agama Panji Gumilang dan Al Zaytun

Elsa Krismawati
Jumat 04 Agustus 2023, 13:54 WIB
menteri agama tegaskan bantu siapkan ahli dalam kasus Panji Gumilang dan Al Zaytun (Sumber : Instagram @gusyakut)

menteri agama tegaskan bantu siapkan ahli dalam kasus Panji Gumilang dan Al Zaytun (Sumber : Instagram @gusyakut)

INFOSEMARANG.COM-- Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas telah mengumumkan bahwa Kementerian Agama (Kemenag) akan bersiap untuk menyediakan ahli.

Jika Bareskrim Polri membutuhkan bantuan ahli dari Kemenag dalam proses hukum terkait kasus dugaan tindak pidana penistaan agama yang melibatkan tersangka Panji Gumilang.

Panji Gumilang secara resmi telah ditetapkan menjadi tersangka Kasus penistaan agama di Ponpes Al Zaytun.

Baca Juga: MUI Apresiasi Langkah POLRI Tetapkan Panji Gumilang sebagai Tersangka dalam Kasus Al Zaytun

Dikutip Infosemarang.com dari Antara News, dalam konferensi pers di Jakarta pada hari Jumat, Menag Yaqut Cholil Qoumas menyatakan,

"Kami akan siapkan saksi ahli jika diminta," tegasnya seperti dikutip Infosemarang.com pada 4 Agustus 2023.

Menag Yaqut Cholil Qoumas juga secara tegas menyerahkan proses hukum terkait kasus ini kepada kepolisian.

Baca Juga: Maruf Amin Singgung Penetapan Pimpinan Al Zaytun Panji Gumilang Sebagai Tersangka: Menjawab Keresahan Masyarakat

"Kami menyerahkan proses hukum ke polisi," ucapnya dengan tegas.

Menurutnya, pemerintah berkomitmen untuk mengikuti proses hukum yang berlaku.

Sebelumnya, Panji Gumilang telah dijadikan tersangka dalam kasus dugaan penistaan agama oleh penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri pada tanggal 1 Agustus 2023.

Baca Juga: Wakil Presiden Ma'ruf Amin Dorong Kelangsungan Proses Belajar di Pondok Pesantren Al Zaytun

Setelah penetapan status tersangka, penyidik juga menjalankan penahanan selama 20 hari pertama.

Dimulai dari tanggal 2 Agustus hingga 21 Agustus 2023.

Terkait kasus ini, penyidik juga menemukan adanya dugaan tindak pidana dalam penyelidikan kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang melibatkan Panji Gumilang, yang merupakan pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun.

Baca Juga: Wakil Presiden Ma'ruf Amin Dorong Kelangsungan Proses Belajar di Pondok Pesantren Al Zaytun

Melalui koordinasi dan analisis transaksi dengan berbagai pihak terkait.

Telah ditemukan indikasi adanya penyalahgunaan yayasan yang tidak pidana, penggelapan, korupsi Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Dan serta pelanggaran terkait pengelolaan zakat yang melibatkan Panji Gumilang.

Baca Juga: Pilu! Warga Sekitar Al Zaytun yang Terancam Kehilangan Tanah karena Tak Punya Sertifikat

Dengan sikap yang tegas, Menag Yaqut Cholil Qoumas menunjukkan komitmen untuk mendukung proses hukum yang adil dan transparan dalam menangani kasus ini.

Kesiapan Kemenag untuk menyediakan ahli merupakan langkah yang penting dalam memastikan keadilan dan kebenaran terungkap dalam proses hukum tersebut.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum14 Juni 2026, 09:52 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh pun menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
 (Sumber: )
Umum12 Juni 2026, 18:25 WIB

Mohammad Saleh Apresiasi Langkah Pemprov Jateng Realokasikan Rp200 Miliar untuk Percepat Perbaikan Jalan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang merealokasikan anggaran sekitar Rp200 miliar pada tahun 2026 untuk mempercepat perbaikan jalan provinsi.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum12 Juni 2026, 12:22 WIB

Penipuan: Ini Dia “Malinda Dee” Penipu Versi Lokal Purwokerto

Modus manipulasi yang dilakukan oleh tersangka D di Purwokerto ini mirip dengan apa yang diperbuat oleh Inong Malinda Dee alias Malinda Dee.
 (Sumber: )
Bisnis11 Juni 2026, 16:06 WIB

Ketua Baru AREBI Jateng Usung Profesionalisme dan Kolaborasi Industri Properti

William Nugraha terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) Jawa Tengah periode 2026–2029.
 (Sumber: )
Umum10 Juni 2026, 11:09 WIB

Skema Ponzi: Oknum Mantan Pegawai Bank Lakukan Penipuan Berkedok Investasi, Ditahan Polres Banyumas

Polresta Banyumas resmi menetapkan seorang oknum mantan pegawai Bank Mandiri Taspen Purwokerto berinisial NHS alias D, sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan berkedok investasi yang merugikan sejumlah nasabah.
 (Sumber: )
Umum07 Juni 2026, 14:10 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
Para peserta Musyawarah Besar (Mubes) V Kosgoro 1957 Tahun 2026. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 21:42 WIB

Bank Mandiri Hadirkan Paket Makanan dan Minuman Rp1 di Semarang melalui Program Livin’ Mandiri Berbagi

Bank Mandiri kembali menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah yang memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”
Program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”  di Bank Mandiri Semarang.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 13:47 WIB

Bank Mandiri Taspen Dampingi Korban Penipuan di Purwokerto Hingga Proses Hukum Tuntas

Sebagai bentuk tindakan tegas, manajemen telah menjatuhkan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat terhadap oknum tersebut.
Kantor Polres Banyumas. (Sumber: )
Umum25 Mei 2026, 20:45 WIB

Program Dokter Spesialis Keliling Sudah Layani Ribuan Warga, Mohammad Saleh Minta Jangkauan Diperluas

Program Speling sangat membantu masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang akses layanan kesehatan spesialisnya masih terbatas.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: dok)
Umum23 Mei 2026, 18:19 WIB

FISIP Undip Gelar Bedah Buku, Mohammad Saleh Tekankan Pentingnya Menjembatani Teori dan Praktik Politik

Fenomena politik kontemporer—terutama di era digital—menunjukkan bahwa pendekatan teoritik perlu terus diperbarui agar tetap relevan.
 (Sumber: )