Diserang Usai Pengakuan Tio Pakusadewo Viral, Uya Kuya: Selamat Datang Para Buzzer!

Amelia Pricilia
Jumat 05 Mei 2023, 17:11 WIB
Uya Kuya. (Sumber : Instagram/king_uyakuya)

Uya Kuya. (Sumber : Instagram/king_uyakuya)

INFOSEMARANG.COM -- Uya Kuya menjadi sasaran empuk buzzer yang menyerangnya usai membuat podcast bersama Tio Pakusadewo beberapa waktu lalu.

Para buzzer ini menyerang Uya Kuya usai Tio Pakusadewo membuat pengakuan dan membongkar kehidupan di penjara.

Memberi reaksi berbeda, Uya Kuya justru menyambut kedatangan para buzzer ini.

"Selamat datang para pembenci dan para buzzer-buzzer bayaran, selamat datang" ujar Uya Kuya.

Terkait tudingan mengenai podcast miliknya yang ditunggangi elit politik, Uya Kuya memberi bantahan tegas.

Baca Juga: Dewi Perssik Operasi Bagian Bawah Mata Demi Gantikan Filler, Apa Manfaatnya?

Uya Kuya mengaku sejak pertama kali membuat podcast, dirinya tidak pernah ditunggangi siapapun.

"Cuma pengen kasih tahu, kalau apapun di podcast saya dari dulu ya, dari dua tahun saya memulai podcast, itu tidak ada saya ditunggangi oleh siapapun" ujarnya.

Lebih lanjut, Uya Kuya memastikan bahwa video wawancara dirinya dengan Tio Pakusadewo sama sekali bukanlah settingan.

Sebelumnya, Tio Pakusadewo blak-blakan mengungkap kehidupan di balik penjara.

Dirinya mengungkap adanya penyalahgunaan narkoba di dalam penjara.

Baca Juga: Dukung UMKM, Ini 5 Tips Jualan Online untuk Transaksi Pasca Lebaran

Setiap hari Jumat, para penghuni lapas yang bekerja sama dengan sipir akan melakukan pesta narkoba.

Meskipun di dalam penjara, Tio Pakusadewo mengakui bahwa pengedar narkoba tetap berjalan seperti biasa.

Menurutnya, di dalam lapas, ada pabrik narkoba yang berjalan seperti biasa.

Lebih lanjut, Tio Pakusadewo menyebut bahwa ada sosok peran anak menteri dalam praktek ini.

"Yang menggagas itu bekas napi terus ngegaet anaknya menteri," ungkapnya.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Semarang Raya10 Februari 2026, 21:08 WIB

Imlek dan Ramadhan Berdekatan, Jadi Momentum Perkuat Toleransi di Kota Semarang

Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 menjadi momen istimewa, karena tahun ini waktunya berdekatan dengan bulan suci Ramadhan.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng  mendampingi Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana di Sam Poo Kong, Semarang.
Semarang Raya10 Februari 2026, 21:04 WIB

Beri Layanan Pemeriksaan Kesehatan Terintegrasi 1.200 Pekerja Dalam 5 Hari, Pemkot Semarang Raih Rekor MURI

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menerima penghargaan Rekor MURI atas pencapaian pemeriksaan kesehatan terintegrasi melalui platform Satu Sehat pada pekerja di perusahaan terbanyak, yakni 53 perusahaan dalam kurun waktu lima hari.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menerima penghargaan Rekor MURI. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis10 Februari 2026, 16:23 WIB

AXA Mandiri Serahkan Surplus Underwriting 2024 Ke Baznas Untuk Bangun Perpustakaan dan Renovasi Pesantren

AXA Mandiri menyerahkan secara simbolis lebih dari Rp250 juta nilai surplus underwriting 2024 ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
AXA Mandiri menyerahkan secara simbolis lebih dari Rp250 juta nilai surplus underwriting 2024 ke Baznas.  (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya09 Februari 2026, 21:39 WIB

Imlek Semawis 2026 Kembali Hadir, Tampilkan Harmoni Budaya dan Toleransi Warga Semarang

Rangkaian perayaan menjelang Tahun Baru Imlek ini diawali dengan Tradisi Ketuk Pintu di Klenteng Tay Kak Sie Kota Semarang.
Tradisi Ketuk Pintu di Klenteng Tay Kak Sie Kota Semarang.
 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya08 Februari 2026, 19:58 WIB

Koperasi Merah Putih Sinergi Bersama Pasar Rakyat Hadirkan Sembako Murah

Kegiatan ini menandai sinergi strategis antara Pasar Rakyat yang telah eksis selama empat tahun dengan koperasi yang baru terbentuk untuk menyediakan sembako terjangkau bagi masyarakat.
Bazar Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Pasar Rakyat Bangetayu Kulon . (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya08 Februari 2026, 19:54 WIB

Pemkot Semarang Perjuangkan Festival Pasar Dugderan Jadi Warisan Budaya Indonesia

Mengusung tema “Bersama dalam Budaya, Toleransi dalam Tradisi,” festival tahunan ini akan berlangsung selama sepuluh hari hingga 16 Februari 2026.
Festival Pasar Rakyat Dugderan 2026 di kawasan Alun-alun Masjid Agung Semarang (Kauman) (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya07 Februari 2026, 05:16 WIB

Wujudkan Birokrasi Bersih, Wali kota Agustina Wilujeng Terapkan Meritokrasi Pertama di Jawa Tengah

Pengisian jabatan kali ini murni berbasis pada kompetensi, rekam jejak, dan data objektif, bukan faktor subjektivitas.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng melantik 12 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama hasil seleksi Tim Komite Talenta. 

 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya06 Februari 2026, 20:27 WIB

Dugderan 2026: Agustina Wilujeng Hadirkan Wajah Baru yang Lebih Kolosal dan Inklusif

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tahun ini Festival Pasar Rakyat Dugderan tampil dengan wajah baru.
Festival Pasar Rakyat Dugderan 2026 akan kembali hadir. (Sumber: )
Semarang Raya06 Februari 2026, 20:22 WIB

Kepesertaan PBI Dinonaktifkan, Agustina Wilujeng Pastikan Warga Tetap Terkover UHC Kota Semarang

Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang tidak akan membiarkan warganya kehilangan akses layanan kesehatan akibat perubahan status tersebut.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng. (Sumber:  | Foto: dok Humas Pemkot Semarang.)
Semarang Raya05 Februari 2026, 21:22 WIB

TPS Bugen Diresmikan, Buka Peluang Ekonomi Pilah Sampah Warga Tlogosari Wetan

TPS Bugen dirancang tidak hanya sebagai lokasi penampungan sampah sementara, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan gerakan sadar lingkungan bagi masyarakat setempat.
Peresmian TPS Tlogosari Wetan disambut baik oleh tokoh masyarakat dan kader lingkungan.  (Sumber:  | Foto: dok.)