Profil Arya Wedakarna, Anggota DPD Bali yang Dituding Singgung Wanita Berhijab Karena Bertugas di Bandara

Elsa Krismawati
Senin 01 Januari 2024, 19:00 WIB
sosok Arya Wedakarna yang diduga singgung wanita berhijab (Sumber : instagram @aryawedakarna)

sosok Arya Wedakarna yang diduga singgung wanita berhijab (Sumber : instagram @aryawedakarna)

INFOSEMARANG.COM - Baru-baru ini Arya Wedakarna mengeluarkan pernyataan yang dituding menyinggung wanita berhijab.

Hal itu diungkapnya dalam video yang dia unggah melalui akun instagram @aryawedakarna.

Saat itu, sosok yang kerap disapa AWK ini menyebut jika dirinya tak ingin wanita berhijab mengisi front line di Bandara.

Baca Juga: Tukang Cukur Rambut di Demak Ditemukan Tewas, Diduga Jadi Korban Pengeroyokan Anak Punk

"Saya gak mau yang front line, front line itu saya mau yang gadis Bali kayak kamu, rambut kehilhatan terbuka, jangan kasih yang penutup penutup gak jelas, this is not middle east, enak aja Bali pakai bunga kek, pake apa kek," ujar Arya dalam video.

Diketahui, pernyataan itu dia sampaikan saat Arya tengah memarahi kepala Kanwil Bea Cukai Bali-Nusa Tenggara, dan kepala Bea Cukai Bandara Ngurah Rai, serta pengelola bandara.

Sontak banyak warganet yang menyayangkan pernyataannya yang dituding rasis pada wanita muslim.

Baca Juga: Sosok Ini Beberkan Bukti Branding Gemoy Kalah Populer Dari Acara Desak Anies

Banyak yang penasaran, siapa sosok Arya Wedakarna? Berikut sekilas mengenai profil sang tokoh.

Pria bernama lengkap Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa II dilahirkan di Bali pada tanggal 23 Agustus 1980. Ia merupakan anak dari pasangan Shri Wedastera Suyasa dan Suwitri Suyasa.

I Gusti Ngurah Arya Wedakarna menjalin pernikahan dengan Ayu Ketut Juni Supari.

Baca Juga: Survei Elektabilitas Terus Melorot, Ganjar Pranowo Curhat Keheranan: Mengapa Saya Turun Terus?

Dari pernikahan tersebut, pasangan ini diberkati dengan dua orang anak, yaitu Shri I Gusti Ngurah Bhisma dan Vedanta Viswakarma Suliwa W. P.

Nama I Gusti Ngurah Arya Wedakarna, atau lebih dikenal dengan AWK, mulai mencuat ke publik ketika menjadi model cover boy di Majalah Aneka pada tahun 1997.

Arya telah menyelesaikan pendidikan S3 di Universitas Satyagama Jakarta, jurusan Doktor Ilmu Pemerintahan (Ph.D) pada tahun 2007.

Sosok yang sering disapa AWK ini meraih predikat sebagai Doktor Ilmu Pemerintahan termuda di Indonesia, mendapat gelar tersebut pada usia 27 tahun.

Baca Juga: Anies Baswedan Live TikTok Bikin Warganet Ngakak Brutal, Ternyata Enggak Tahu Istilah Etalase

Selain itu, ia juga dinobatkan sebagai Rektor Universitas termuda di Indonesia, meraih prestasi tersebut pada usia 28 tahun oleh Museum Rekor Indonesia (MURI).

Kini ia menjadi sosok yang viral lantaran pernyataannya yang bernada SARA beredar di media sosial.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum14 Juni 2026, 09:52 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh pun menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
 (Sumber: )
Umum12 Juni 2026, 18:25 WIB

Mohammad Saleh Apresiasi Langkah Pemprov Jateng Realokasikan Rp200 Miliar untuk Percepat Perbaikan Jalan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang merealokasikan anggaran sekitar Rp200 miliar pada tahun 2026 untuk mempercepat perbaikan jalan provinsi.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum12 Juni 2026, 12:22 WIB

Penipuan: Ini Dia “Malinda Dee” Penipu Versi Lokal Purwokerto

Modus manipulasi yang dilakukan oleh tersangka D di Purwokerto ini mirip dengan apa yang diperbuat oleh Inong Malinda Dee alias Malinda Dee.
 (Sumber: )
Bisnis11 Juni 2026, 16:06 WIB

Ketua Baru AREBI Jateng Usung Profesionalisme dan Kolaborasi Industri Properti

William Nugraha terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) Jawa Tengah periode 2026–2029.
 (Sumber: )
Umum10 Juni 2026, 11:09 WIB

Skema Ponzi: Oknum Mantan Pegawai Bank Lakukan Penipuan Berkedok Investasi, Ditahan Polres Banyumas

Polresta Banyumas resmi menetapkan seorang oknum mantan pegawai Bank Mandiri Taspen Purwokerto berinisial NHS alias D, sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan berkedok investasi yang merugikan sejumlah nasabah.
 (Sumber: )
Umum07 Juni 2026, 14:10 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
Para peserta Musyawarah Besar (Mubes) V Kosgoro 1957 Tahun 2026. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 21:42 WIB

Bank Mandiri Hadirkan Paket Makanan dan Minuman Rp1 di Semarang melalui Program Livin’ Mandiri Berbagi

Bank Mandiri kembali menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah yang memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”
Program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”  di Bank Mandiri Semarang.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 13:47 WIB

Bank Mandiri Taspen Dampingi Korban Penipuan di Purwokerto Hingga Proses Hukum Tuntas

Sebagai bentuk tindakan tegas, manajemen telah menjatuhkan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat terhadap oknum tersebut.
Kantor Polres Banyumas. (Sumber: )
Umum25 Mei 2026, 20:45 WIB

Program Dokter Spesialis Keliling Sudah Layani Ribuan Warga, Mohammad Saleh Minta Jangkauan Diperluas

Program Speling sangat membantu masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang akses layanan kesehatan spesialisnya masih terbatas.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: dok)
Umum23 Mei 2026, 18:19 WIB

FISIP Undip Gelar Bedah Buku, Mohammad Saleh Tekankan Pentingnya Menjembatani Teori dan Praktik Politik

Fenomena politik kontemporer—terutama di era digital—menunjukkan bahwa pendekatan teoritik perlu terus diperbarui agar tetap relevan.
 (Sumber: )