PKB Klarifikasi Soal Cak Imin Hadir di IKN dan Ikut Potong Tumpeng: Kami Hanya Mengaji

Elsa Krismawati
Minggu 24 Desember 2023, 19:00 WIB
Cak Imin saat potong tumpeng di IKN (Sumber : instagram @sisiterang.official)

Cak Imin saat potong tumpeng di IKN (Sumber : instagram @sisiterang.official)

INFOSEMARANG.COM - Salah satu momen di debat cawapres yang paling menyita perhatian publik adalah komentar Gibran Rakabuming soal Muhaimin Iskandar alias Cak Imin potong tumpeng di IKN.

"Saya ingat sekali Gus Muhaimin dulu sempat ikut meresmikan dan potong tumpeng di IKN, ini gimana ini gak konsisten, dulu dukung sekarang gak dukung karena jadi wakil Pak Anies yang mengusung tema perubahan," ujar Gibran.

Hal itu diungkap usai mendengar pernyataan Cak Imin tentang dana APBN untuk IKN bisa dipakai untuk membangun kota-kota di Kalimantan.

Baca Juga: Kronologi Tungku Smelter PT ITSS di Morowali Meledak, Belasan Tewas, Puluhan Lainnya Alami Luka Bakar 70 Persen

Menjadi gonjang-ganjing publik, Wakil Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawald klarifikasi kehadiran sang ketum di IKN saat itu.

"Itu yang mengadakan saya selaku koordinator Nusantara MEngaji, kami hanya mengaji di situ supaya jin-jinnya hilang, itu kan digelar di hutan," kata Jazilul, dihimpun Infosemarang.com dari IDN Times.

Jazilul mengatakan jika pihaknya saat itu turut mendoakan tanah yang akan dibangun supaya jadi berkah.

Baca Juga: Pengungsi Rohingya Lakukan Aksi Mogok Makan, Diduga Tuntut Disediakan Penampungan Lebih Layak, Publik: Mulai Deh

"Kami doakan supaya tanah itu kalau misalkan mau dibangun, mudah-mudahan jadi berkah, tetapi faktanya hingga hari ini tanah di sana (IKN) masih jadi polemik," tuturnya.

Ia pun menyoroti kondisi pendanaan IKN yang disebut-sebut belum mendapat dana segar dari investor.

Jazilul juga membantah jika Cak Imin disebut menolak proyek, tetapi IKN menurutnya bukanlah prioritas.

Baca Juga: WASPADA! Sindikat Maling HP Terekam CCTV Lakukan Aksinya di Mall Paragon

"Sampai hari ini tidak ada perubahan, siapa yang berubah, kan sudah dalam undang-undang diputuskan DPR, itu harus dijalankan siapapun pemerintahannya," tukasnya.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum17 Juni 2026, 13:36 WIB

ETOS Umumkan 5 Kabid Humas Polda Terbaik 2026, Ini Daftar Lengkapnya

ETOS Indonesia Institute merilis hasil survei terbaru mengenai kinerja Kabid Humas Polda di Indonesia.
Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto. (Sumber: )
Umum16 Juni 2026, 09:31 WIB

Investasi Bodong: Ini Tips Dapat Ganti Rugi dari Penipuan Berskema Ponzi

Produk perbankan dan investasi resmi itu harus memenuhi unsur Legal dan Logis. Diatur ketat oleh OJK dan dijamin oleh LPS dengan batasan bunga yang rasional.
Jumpa pers Polresta Banyumas terkait kasus investasi bodong.
Umum14 Juni 2026, 09:52 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh pun menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
 (Sumber: )
Umum12 Juni 2026, 18:25 WIB

Mohammad Saleh Apresiasi Langkah Pemprov Jateng Realokasikan Rp200 Miliar untuk Percepat Perbaikan Jalan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang merealokasikan anggaran sekitar Rp200 miliar pada tahun 2026 untuk mempercepat perbaikan jalan provinsi.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum12 Juni 2026, 12:22 WIB

Penipuan: Ini Dia “Malinda Dee” Penipu Versi Lokal Purwokerto

Modus manipulasi yang dilakukan oleh tersangka D di Purwokerto ini mirip dengan apa yang diperbuat oleh Inong Malinda Dee alias Malinda Dee.
 (Sumber: )
Bisnis11 Juni 2026, 16:06 WIB

Ketua Baru AREBI Jateng Usung Profesionalisme dan Kolaborasi Industri Properti

William Nugraha terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) Jawa Tengah periode 2026–2029.
 (Sumber: )
Umum10 Juni 2026, 11:09 WIB

Skema Ponzi: Oknum Mantan Pegawai Bank Lakukan Penipuan Berkedok Investasi, Ditahan Polres Banyumas

Polresta Banyumas resmi menetapkan seorang oknum mantan pegawai Bank Mandiri Taspen Purwokerto berinisial NHS alias D, sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan berkedok investasi yang merugikan sejumlah nasabah.
 (Sumber: )
Umum07 Juni 2026, 14:10 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
Para peserta Musyawarah Besar (Mubes) V Kosgoro 1957 Tahun 2026. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 21:42 WIB

Bank Mandiri Hadirkan Paket Makanan dan Minuman Rp1 di Semarang melalui Program Livin’ Mandiri Berbagi

Bank Mandiri kembali menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah yang memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”
Program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”  di Bank Mandiri Semarang.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 13:47 WIB

Bank Mandiri Taspen Dampingi Korban Penipuan di Purwokerto Hingga Proses Hukum Tuntas

Sebagai bentuk tindakan tegas, manajemen telah menjatuhkan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat terhadap oknum tersebut.
Kantor Polres Banyumas. (Sumber: )