Dampak Dirujak Netizen, Denise Chariesta Ungkap Produksi ASInya Terganggu: ASI gue gak keluar hari ini. Puas Lu?

Galuh Prakasa
Senin 18 Desember 2023, 11:26 WIB
Denise Chariesta menangis mengungkapkan bahwa ASI-nya tidak lagi keluar. (Sumber : Instagram @denisechariesta91)

Denise Chariesta menangis mengungkapkan bahwa ASI-nya tidak lagi keluar. (Sumber : Instagram @denisechariesta91)

INFOSEMARANG.COM -- Denise Chariesta ramai diperbincangkan di Twitter (X) karena kontennya menyusui anak tanpa disensor, dianggap kontroversial.

Selebgram ini membela kontennya yang mendapat kritikan, terutama karena potongan video diunggah ulang di Twitter (X), mengundang hinaan body shaming.

Denise menantang mereka yang menghina untuk melihat bahwa perubahan fisik ibu hamil adalah hal yang wajar.

Baca Juga: Wanita di Wonokerto Diduga Mabuk dan Ugal-ugalan Hingga Menantang Warga yang Tengah Lakukan Pengajian

"Siapa orang yang ngambil video video gue nyusuin dari youtube gue ?? terus post di twitter buat hina hina item segala macem ? Sini ngomong langsung sama gue ..Lu tanya mak u .. pas hamil lu smua nya itu membesar dan menghitam .." tulisnya di akuan @denisechariesta91 pada Minggu, 17 Desember 2023.

Denise menjelaskan bahwa konten menyusui dibuatnya untuk berbagi ilmu laktasi dari dokter, bukan untuk orang dengan pemikiran negatif.

"Gue post itu karena gue tujuan mau berbagi konten edukasi dari dokter laktasi .. bukan buat orang orang yang pikiran kotor kayak loe..," tambahnya.

Dalam unggahan terbarunya Senin, 18 Desember 2023, Denise dengan menitikan air mata mengungkapkan bahwa ASI-nya sudah tidak keluar lagi.

Oleh karena itu, ia tidak dapat lagi membuat video edukasi direct breastfeeding (DBF).

"Tenang aja gue uda gak bakal bisa bikin video edukasi DBF lagi . ASI gue juga uda gak Keluar hari ini. Puas Lu?" tulisnya.

Baca Juga: Viral! Aksi Wanita Bakar Ijazah Pacarnya, Diduga Karena Helm Miliknya Tak Kunjung Dikembalikan

Postingan ini mendapat tanggapan dari netizen, beberapa menyarankan Denise untuk mengurangi aktivitas media sosial dan menghindari stres agar produksi ASI kembali normal.

"Sabar kak, mending close aktifitas sosmed dulu biar kak denis gak baby blues,n tutup koment netizen yg kadang mulutnya gak bisa di sensor," tulis @ma2_zaf***.

"Kak, kayanya asinya ga keluar karena kakak stress. Mending kakak off sosmed dulu, dan fokus sama debay dulu. Pikirin yang happy happy kak, pijat laktasi, makan yang enak2, insyaallah nanti keluar lagi asinya. Semangat ya kak denise," respon @anarizki***.

"Kakakk, coba deh kakak tenangin diri dulu untuk nggak sosmed an dlu biar gak makin stress. Klo kakak makin stress yg ada ASI gaakan kluar. Coba deh belajar untuk introspeksi diri mengakui yaaa kalo emng salah & tidak slalu menyalahkan netizen. Smoga dedek DBF sehat selalu yaaa," tulis @arsyila***.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum14 Juni 2026, 09:52 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh pun menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
 (Sumber: )
Umum12 Juni 2026, 18:25 WIB

Mohammad Saleh Apresiasi Langkah Pemprov Jateng Realokasikan Rp200 Miliar untuk Percepat Perbaikan Jalan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang merealokasikan anggaran sekitar Rp200 miliar pada tahun 2026 untuk mempercepat perbaikan jalan provinsi.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum12 Juni 2026, 12:22 WIB

Penipuan: Ini Dia “Malinda Dee” Penipu Versi Lokal Purwokerto

Modus manipulasi yang dilakukan oleh tersangka D di Purwokerto ini mirip dengan apa yang diperbuat oleh Inong Malinda Dee alias Malinda Dee.
 (Sumber: )
Bisnis11 Juni 2026, 16:06 WIB

Ketua Baru AREBI Jateng Usung Profesionalisme dan Kolaborasi Industri Properti

William Nugraha terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) Jawa Tengah periode 2026–2029.
 (Sumber: )
Umum10 Juni 2026, 11:09 WIB

Skema Ponzi: Oknum Mantan Pegawai Bank Lakukan Penipuan Berkedok Investasi, Ditahan Polres Banyumas

Polresta Banyumas resmi menetapkan seorang oknum mantan pegawai Bank Mandiri Taspen Purwokerto berinisial NHS alias D, sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan berkedok investasi yang merugikan sejumlah nasabah.
 (Sumber: )
Umum07 Juni 2026, 14:10 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
Para peserta Musyawarah Besar (Mubes) V Kosgoro 1957 Tahun 2026. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 21:42 WIB

Bank Mandiri Hadirkan Paket Makanan dan Minuman Rp1 di Semarang melalui Program Livin’ Mandiri Berbagi

Bank Mandiri kembali menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah yang memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”
Program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”  di Bank Mandiri Semarang.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 13:47 WIB

Bank Mandiri Taspen Dampingi Korban Penipuan di Purwokerto Hingga Proses Hukum Tuntas

Sebagai bentuk tindakan tegas, manajemen telah menjatuhkan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat terhadap oknum tersebut.
Kantor Polres Banyumas. (Sumber: )
Umum25 Mei 2026, 20:45 WIB

Program Dokter Spesialis Keliling Sudah Layani Ribuan Warga, Mohammad Saleh Minta Jangkauan Diperluas

Program Speling sangat membantu masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang akses layanan kesehatan spesialisnya masih terbatas.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: dok)
Umum23 Mei 2026, 18:19 WIB

FISIP Undip Gelar Bedah Buku, Mohammad Saleh Tekankan Pentingnya Menjembatani Teori dan Praktik Politik

Fenomena politik kontemporer—terutama di era digital—menunjukkan bahwa pendekatan teoritik perlu terus diperbarui agar tetap relevan.
 (Sumber: )