Pelaku Pembunuhan Wulan Bogor di Ruko Kosong Sempat Rekayasa Cerita, Sahabat Korban: Ternyata Dia Sengaja...

Elsa Krismawati
Senin 04 Desember 2023, 14:35 WIB
Pelaku pembunuhan gadis tewas di ruko kosong Bogor rekayasa cerita pada sahabat korban (Sumber : tiktok @alung.ajjah)

Pelaku pembunuhan gadis tewas di ruko kosong Bogor rekayasa cerita pada sahabat korban (Sumber : tiktok @alung.ajjah)

INFOSEMARANG.COM - Misteri pembunuhan Wulan Bogor yang jenazahnya ditemukan tewas di ruko kosong, Jalan Semeru, Bogor Jawa Barat kini menemui titik terang.

Diketahui identitas jenazah yang ditemukan di ruko kosong itu berinisial FW (21) atau biasa dipanggil Wulan.

Wulan rupanya korban pembunuhan yang dilakukan oleh kekasihnya sendiri bernama Rahmat Agil (24) alias Alung.

Jenazah korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dan badannya mulai membiru pada Sabtu 2 Desember 2023 membuat publik geger.

Baca Juga: Situasi Gaza Semakin Kritis: Militer Israel Merangsek ke Wilayah Selatan dengan Kendaraan Perang

Meski kini jenazah korban sudah dikebumikan pada Minggu, 3 Desember 2023 kemarin, kepergian FW masih meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan sahabat.

Salah satu sahabat korban pengguna akun instagram @tiaraamele_ mengungkapkan beberapa rekayasa cerita yang dibuat Alung, sebelum akhirnya ditetapkan tersangka.

Kata sahabat korban, pelaku membuat cerita jika korban tak pulang, dan malah menghilang pada Kamis malam.

Baca Juga: Wuling BinguoEV Sudah Terima 2.000 Pemesanan, Simak Spesifikasi dan Keunggulannya!

Hal ini diungkap Tiara dari isi pesan singkat pelaku padanya melalui whatsapp.

"Ra kontekan sama Wulan engga," tanya Alung dalam pesan.

Alung berdalih, jika semalam sudah mengantarkan kekasihnya pulang sampai depan rumah.

"Malem padahal gua anterin sampe depan rumah," katanya.

Baca Juga: Presiden Jokowi Enggan Menanggapi Wacana Interpelasi atas Polemik Pernyataan Ketua KPK Agus Rahardjo Soal Kasus E-KTP

Tak sampai di situ, rekayasa cerita pelaku masih berlanjut di pagi hari H penemuan jenazah FW.

Alung berkelakar jika dirinya sudah mati-matian mencari sang pujaan hati hingga kedinginan.

"Ra masih belum pulang, gua semalem sampe kedinginan nyari Wulan, tapi nihil," terang pemuda 24 tahun itu.

Namun, tak beberapa lama pada siang harinya, pelaku mengabari jika FW sudah akan pulang dan minta untuk dijemput pada pukul 9 malam.

Baca Juga: Daftar 49 Pendaki Selamat saat Insiden Gunung Marapi Meletus, 11 Orang Dikabarkan Tewas

Rupanya, saat kini semua terbongkar jika Alung kekasih FW merupakan pelaku pembunuh sahabatnya itu menyebut semua rekayasa cerita pelaku demi menutupi aksi kejinya pada korban.

"Ternyata dia sengaja bikin rekayasa kalau temen gua ini dia anterin pulang sampe rumah ternyata bohong,"

"Dia sengaja bikin rekayasa kalau temen gua ilang ternyata semua itu bohong," tukasnya dalam potongan foto yang dibagikan.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum14 Juni 2026, 09:52 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh pun menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
 (Sumber: )
Umum12 Juni 2026, 18:25 WIB

Mohammad Saleh Apresiasi Langkah Pemprov Jateng Realokasikan Rp200 Miliar untuk Percepat Perbaikan Jalan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang merealokasikan anggaran sekitar Rp200 miliar pada tahun 2026 untuk mempercepat perbaikan jalan provinsi.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum12 Juni 2026, 12:22 WIB

Penipuan: Ini Dia “Malinda Dee” Penipu Versi Lokal Purwokerto

Modus manipulasi yang dilakukan oleh tersangka D di Purwokerto ini mirip dengan apa yang diperbuat oleh Inong Malinda Dee alias Malinda Dee.
 (Sumber: )
Bisnis11 Juni 2026, 16:06 WIB

Ketua Baru AREBI Jateng Usung Profesionalisme dan Kolaborasi Industri Properti

William Nugraha terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) Jawa Tengah periode 2026–2029.
 (Sumber: )
Umum10 Juni 2026, 11:09 WIB

Skema Ponzi: Oknum Mantan Pegawai Bank Lakukan Penipuan Berkedok Investasi, Ditahan Polres Banyumas

Polresta Banyumas resmi menetapkan seorang oknum mantan pegawai Bank Mandiri Taspen Purwokerto berinisial NHS alias D, sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan berkedok investasi yang merugikan sejumlah nasabah.
 (Sumber: )
Umum07 Juni 2026, 14:10 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
Para peserta Musyawarah Besar (Mubes) V Kosgoro 1957 Tahun 2026. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 21:42 WIB

Bank Mandiri Hadirkan Paket Makanan dan Minuman Rp1 di Semarang melalui Program Livin’ Mandiri Berbagi

Bank Mandiri kembali menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah yang memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”
Program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”  di Bank Mandiri Semarang.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 13:47 WIB

Bank Mandiri Taspen Dampingi Korban Penipuan di Purwokerto Hingga Proses Hukum Tuntas

Sebagai bentuk tindakan tegas, manajemen telah menjatuhkan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat terhadap oknum tersebut.
Kantor Polres Banyumas. (Sumber: )
Umum25 Mei 2026, 20:45 WIB

Program Dokter Spesialis Keliling Sudah Layani Ribuan Warga, Mohammad Saleh Minta Jangkauan Diperluas

Program Speling sangat membantu masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang akses layanan kesehatan spesialisnya masih terbatas.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: dok)
Umum23 Mei 2026, 18:19 WIB

FISIP Undip Gelar Bedah Buku, Mohammad Saleh Tekankan Pentingnya Menjembatani Teori dan Praktik Politik

Fenomena politik kontemporer—terutama di era digital—menunjukkan bahwa pendekatan teoritik perlu terus diperbarui agar tetap relevan.
 (Sumber: )