Cegah Rabies dan Over Populasi, Pemkot Semarang Gelar Vaksinasi dan Sterilisasi Kucing dan Anjing di World Rabies Day

Galuh Prakasa
Sabtu 16 September 2023, 08:58 WIB
Pemkot Semarang gelar vaksin rabies dan sterilisasi hewan gratis di peringatan Rabies Day 2023. (Sumber : instagram/dispertan_smg)

Pemkot Semarang gelar vaksin rabies dan sterilisasi hewan gratis di peringatan Rabies Day 2023. (Sumber : instagram/dispertan_smg)

INFOSEMARANG.COM -- Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang telah menginisiasi program vaksinasi dan sterilisasi hewan, terutama kucing dan anjing, di wilayahnya.

Tujuan utama dari program ini adalah mencegah penyebaran penyakit yang disebabkan oleh virus dari genus Lysavirus, sekaligus memperingati Hari Rabies Sedunia yang jatuh pada tanggal 28 September.

Kepala Dinas Pertanian Kota Semarang, Hernowo Budi Luhur, menjelaskan tujuan kedua dari program ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjadi pemelihara hewan yang bertanggung jawab.

Baca Juga: Erick Thohir Sebut Laga Pertama Lawan Ekuador Kunci Keberhasilan Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia 2023

Hal ini mencakup rutin memeriksa kesehatan hewan peliharaan, menjalankan vaksinasi secara berkala, dan jika perlu, melakukan sterilisasi.

"Untuk vaksinasi (rabies) ada 150 hewan dan ada juga sterilisasi untuk 55 hewan, terutama kucing liar yang ditangkap relawan. Nanti setelah dirawat akan dilepasliarkan lagi," katanya.

Untuk menjalankan program vaksinasi dan sterilisasi ini, pemerintah bekerja sama dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Jawa Tengah, beberapa klinik hewan di Kota Semarang, serta Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Wilayah Jateng 1.

Hernowo juga mengajak masyarakat untuk ikut bertanggung jawab dalam memelihara hewan peliharaan mereka. Salah satu tindakan penting adalah melakukan sterilisasi jika merasa tidak mampu merawat terlalu banyak hewan.

Menurut Hernowo, terlalu banyak pemilik hewan yang memilih melepaskan hewan-hewan mereka saat populasi hewan peliharaan berlebihan.

Baca Juga: Hasil Drawing Piala Dunia U-17 2023, Indonesia di Grup A Bareng Ekuador, Panama, dan Maroko

Hal ini akhirnya mengakibatkan banyaknya kucing dan anjing liar yang terlantar, tidak terurus, dan menjadi masalah dalam masyarakat.

Ia juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada para aktivis penyayang hewan yang membantu mengevakuasi dan merawat hewan-hewan yang terlantar.

Mereka juga berperan penting dalam mencari pengadopsi untuk hewan-hewan tersebut.

Sementara itu, Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, menekankan bahwa kegiatan vaksinasi rabies ini adalah salah satu langkah penting dalam mencegah penyebaran penyakit yang dapat ditularkan dari hewan ke manusia.

"Hari ini Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melalui Dinas Pertanian mengadakan peringatan Hari Rabies Sedunia. Jadi, intinya adalah bagaimana hewan-hewan seperti anjing, kucing disuntik rabies," katanya.

Baca Juga: 4 Makanan Sumber Kolagen Alami, Dijamin Bikin Kulit Makin Cantik!

Hevearita Gunaryanti Rahayu juga menyampaikan pentingnya sterilisasi terhadap kucing-kucing liar sebagai salah satu langkah untuk mengontrol populasi kucing liar dan mencegah penyebaran rabies dari hewan ke manusia.

"Kemudian yang kedua, ada sterilisasi terhadap kucing-kucing. Ini menjadi satu PR untuk pemerintah kota Semarang terkait kucing-kucing liar," ujarnya.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum16 Maret 2026, 16:54 WIB

PW GP Ansor Jateng Tegaskan Tak Ada Instruksi Aksi di KPK

Gus Shidqon menegaskan aksi demonstrasi yang mengatasnamakan Ansor dan Banser di depan KPK bukan agenda resmi organisasi.
 (Sumber: )
Umum16 Maret 2026, 15:29 WIB

Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026 Kembali Digelar, Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah

, Bejo Jahe Merah untuk kelima kalinya turut berpartisipasi dalam program Mudik Gratis Jawa Tengah.
Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis16 Maret 2026, 15:18 WIB

Lonjakan Kebutuhan Energi Saat Lebaran, Pertamina Tambah Distribusi LPG 3 Kg di Jateng–DIY

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) menambah pasokan LPG 3 kilogram di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Stok LPG 3Kg di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum16 Maret 2026, 15:09 WIB

BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 di Jateng Mulai Mei, Puncaknya Agustus

(BMKG) melalui Stasiun Klimatologi Jawa Tengah memprediksi musim kemarau 2026 di wilayah Jawa Tengah umumnya akan mulai berlangsung pada Mei 2026.
Prediksi kemarau di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok BMKG.)
Semarang Raya14 Maret 2026, 20:42 WIB

Hiburan Ramadan dan Libur Lebaran, Atraksi Flying Trapeze Internasional Tampil di The Park Semarang

Pertunjukan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 14 hingga 29 Maret 2026 di area atrium mal the park semarang.
sirkus di The Park Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis11 Maret 2026, 13:53 WIB

Transaksi Digital Melesat, Laba Bersih Bank Mandiri Tumbuh 16,7 Persen Jadi Rp8,9 Triliun

Peningkatan kinerja tersebut sejalan dengan semakin aktifnya transaksi nasabah di berbagai kanal layanan Bank Mandiri, khususnya melalui platform digital.
Bank Mandiri. (Sumber: )
Umum05 Maret 2026, 11:00 WIB

AXA Mandiri Buka Puasa Bersama Anak Yatim serta Berbagi Ilmu Literasi Keuangan dan Perlengkapan Sekolah

AXA Mandiri berbagi berkah di bulan ramadan dengan membagikan 100 paket perlengkapan sekolah dan paket sembako untuk anak-anak yatim dari Panti Asuhan Nurul Iman dan Yapensos.
AXA Mandiri dalam momen buka puasa bersama para anak-anak yatim di kantor pusat AXA Mandiri, Jakarta.

 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya03 Maret 2026, 13:39 WIB

SR Group Gelar Drone Show Spektakuler di Semarang, Tegaskan Komitmen Inklusivitas

Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang dan Jawa Tengah pada 17 Februari 2026.
Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:14 WIB

Musim Tanam di Depan Mata, Petani Tembakau Khawatir Regulasi Bunuh Keberlanjutan

Petani berharap pemerintah mempertimbangkan dampak kebijakan terhadap keberlanjutan usaha tani tembakau, terutama menjelang musim tanam yang akan segera dimulai.
Petani Tembakau. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:10 WIB

Perusahaan Nekat Telat Bayar THR 2026? Siap-Siap Kena Denda 5 Persen dan Sanksi Usaha!

THR Idul Fitri 1447 H wajib cair H-7. Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif.
Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif (Sumber: ChatGpt | Foto: illustrasi)