Deretan Fakta Mengejutkan Tentang Mayat Berdiri di Semarang

Elsa Krismawati
Kamis 01 Juni 2023, 18:54 WIB
Mayat pria ditemukan di aliran got depan PRPP Kota Semarang, Minggu 28 Mei 2023. (Sumber : Instagram @resmob_polrestabessemarang)

Mayat pria ditemukan di aliran got depan PRPP Kota Semarang, Minggu 28 Mei 2023. (Sumber : Instagram @resmob_polrestabessemarang)

INFOSEMARANG.COM-- Kasus menghebohkan di Kota Semarang terjadi, ditemukan sesosok mayat berdiri.

Mayat itu ditemukan dalam posisi berdiri di sekitar Pusat Rekreasi Promosi Pembangunan (PRPP) Kalibanteng Semarang, Jawa Tengah.

Penemuan mayat itu pada Rabu 28 Mei 2023 dalam keadaan sudah kaku dalam posisi berdiri.

Baca Juga: Kadar Kolesterol Tinggi Bisa Jadi 'Silent Killer', Ketahui Faktor Penyebabnya!

Rupanya, mayat tersebut merupakan korban dari 2 tindakan pidana yang berbeda.

Kini Polrestabes Semarang telah menetapkan lima orang sebagai tersangka.

Baca Juga: Juara Europa League, Sevilla Berhak Lolos ke Liga Champions Eropa Musim Depan, Auto Masuk Pot 1

Berikut fakta-fakta tentang mayat bediri tersebut.

1. Korban Pengeroyokan dan pencurian

Diketahui penyebab dari meninggalnya adalah dikeroyok sekelompok orang.

Pengeroyokan itu bermula ketika korban meludah di depan mobil para pelaku.

Setelah alami kondisi yang kritis, korban pengeroyokan itu dihadang sekelompok pencuri.

Baca Juga: Dalam 12 Jam, HUAWEI Band 8 Laku 10.000 Unit!

2. Botol Minuman Keras di Motor Korban

Sepeda Motor yang digunakan korban ditemukan polisi di sekitar PRPP.

Ketika diperiksa ternyata terdapat botol minuman keras didalam jok motor tersebut.

Baca Juga: 3 Gangguan Mental yang Banyak Diderita Anak Muda Zaman Sekarang

3. Penyebab Kematian

Diketahui dari kerangan kepolisian bahwa selain dipukuli korban juga ditusuk.

Melansir dari Antara News pada 1 Juni 2023, Irwan Anwar Kapolrestabes Semarang menjelaskan hal itu.

"Korban ada luka tusuk dibagian kepala,"kata irwan seperti dikutip Infosemarang.com pada 1 Juni 2023.

Baca Juga: Sevilla Sukses Jaga Tradisi Klub Spanyol yang Selalu Juara di Final Kompetisi Eropa Sejak 2002

4. Harta korban dirampas ketika masih Kritis.

Selain lima pelaku yang melakukan pengeroyokan.

Polisi juga menangkap dua orang lainnya karena mencuri harta benda korban ketika sedang kritis.

Keduanya menghampiri korban yang kritis dengan luka tusuk, bukannya menolong tapi justru merampas harta benda milik korban.

Baca Juga: Pidato di RANS Nusantara Hebat, Kaesang Pangarep Kode Jadi Wali Kota?

Demikian fakta terkait mayat berdiri di Semarang.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum13 Mei 2026, 14:44 WIB

Ekonomi Jateng Tumbuh Positif, Mohammad Saleh Minta Iklim Investasi Terus Dijaga

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh mengapresiasi capaian pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah yang menunjukkan tren positif.
 (Sumber: )
Bisnis11 Mei 2026, 17:41 WIB

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, Bank Mandiri Optimistis Prospek 2026 Tetap Solid

Di tengah dinamika geopolitik global yang masih bergejolak, perekonomian Indonesia menunjukkan ketahanan yang kuat.
Jumpa pers Mandiri Macro and Market Brief 2Q26 di Jakarta, Senin (11/5/2026).
Semarang Raya03 Mei 2026, 17:46 WIB

Lindu Aji Tancap Gas! Ambulans Gratis Siap Layani Warga Semarang

Ambulans tersebut merupakan bantuan yang diperuntukkan bagi kepentingan organisasi sekaligus masyarakat secara gratis.
 (Sumber: )
Umum03 Mei 2026, 12:54 WIB

Konsolidasi Hingga Akar Rumput, Golkar Jateng Siapkan Mesin Partai Menuju 2029

Golkar berharap seluruh proses konsolidasi dapat selesai hingga tingkat desa saat peringatan hari ulang tahun partai pada Oktober 2026.
 (Sumber: )
Bisnis29 April 2026, 20:49 WIB

Bank Mandiri Cetak Rekor Dividen, Susunan Pengurus Ikut Disegarkan

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menyepakati pembagian dividen sebesar Rp44,47 triliun atau setara 79 persen dari laba bersih tahun buku 2025.
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)  PT Bank Mandiri (Persero) Tbk di Jakarta, Rabu (29/4/2026).
 (Sumber:  | Foto: dok.)
Netizen26 April 2026, 18:15 WIB

Menata Integritas SDM untuk Mengurangi Kebocoran Retribusi Sampah

Ketika SDM dan sistem berjalan selaras, maka pengelolaan retribusi sampah tidak hanya menjadi lebih optimal, tetapi juga berkelanjutan dan akuntabel.
Susilo Heni Prasetyo,  Ketua Umum DPP RPK-RI. (Sumber: )
Umum25 April 2026, 22:00 WIB

Mohammad Saleh Ajak Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan dan Jaga Kesehatan di Masa Pancaroba

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta menjaga kesehatan di tengah kondisi cuaca pancaroba.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber: )
Semarang Raya25 April 2026, 08:18 WIB

Pawai Ogoh-Ogoh Minggu Besok, Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Kantong Parkir

Gelaran Karnaval Seni Budaya Lintas Agama (Pawai Ogoh-Ogoh) pada Minggu (26/4/2026) besok dipastikan akan menyedot perhatian ribuan warga.
 (Sumber: )
Umum25 April 2026, 08:13 WIB

Dampingi Kunker Menteri Wihaji, Mohammad Saleh Tekankan Program MBG 3B Harus Tepat Sasaran

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendampingi Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga) RI, Wihaji, dalam kunjungan kerja di Kabupaten Pemalang.
 (Sumber: )
Umum22 April 2026, 13:15 WIB

Mohammad Saleh Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Contoh Tata Kelola yang Baik

Pengelolaan yang transparan dan akuntabel menjadi kunci agar koperasi mampu berperan optimal dalam menggerakkan ekonomi masyarakat.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: dok.)