Pemkab Kendal Fokus Intervensi pada Keluarga Sasaran

Ali Rahmat
Kamis 11 Juli 2024, 10:37 WIB
Program intervensi kepada keluarga terdampak. (Sumber: )

Program intervensi kepada keluarga terdampak. (Sumber: )

INFOSEMARANG.COM--Pemerintah Kabupaten Kendal terus berupaya menekan penurunan angka stunting melalui beberapa program intervensi kepada keluarga terdampak. Salah satunya, dengan menggelar rembuk stunting 2024, di Pendapa Tumenggung Bahurekso Kendal, Selasa (9/7/2024).

Kepala Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KSPK) Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (P2KBP2PA) Kabupaten Kendal, Sudarni menyampaikan, ada delapan program intervensi stunting yang sudah dilaksanakan. Di antaranya, yaitu jogo tonggo kasus stunting (Joko Ting-Ting), gerakan sedekah bulanan penanganan stunting (Sebunting), bapak/bunda asuh anak stunting (BAAS), gerakan sehari dua telur (Sedulur), kelas balita stunting (Kebal Stunting), gerakan remaja tanpa anemia (Gemas Tania).

“Adapun fokus pada rembuk stunting tahun 2024 ini, akan lebih memaksimalkan program yang sudah ada. Karena melalui program tersebut, sudah diketahui mana saja anak-anak yang terdampak masalah stunting, sehingga intervensi akan lebih masif dilakukan kepada keluarga sasaran,” terang Sudarni.

Senada, Wakil Bupati Kendal selaku Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), Windu Suko Basuki menyampaikan, persoalan stunting menjadi fokus perhatian. Dia berharap, program yang sudah ada untuk penanganan stunting, bisa digerakkan secara masif, sebagai upaya gotong royong percepatan penurunan stunting.

Sebab, lanjut wabup, berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022, prevalensi stunting Kabupaten Kendal sebesar 17,5 persen, namun, hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 prevalensi stunting di KKendal mengalami peningkatan sebesar 4,9 persen, menjadi 22,4 persen.

“Hal tersebut merupakan suatu tantangan yang cukup berat untuk kita bersama, agar dapat menurunkan prevalensi stunting menjadi 14 persen di akhir tahun 2024 ini,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, wabup juga berpesan kepada tim percepatan penurunan stunting tingkat kabupaten, kecamatan, kelurahan dan desa, agar semua lini bergerak cepat dalam penanganan penurunan stunting di Kendal.

Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Tengah, Eka Sulistia menyampaikan, upaya-upaya intervensi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Kendal sudah cukup baik. Menurutnya, dengan adanya beberapa program intervensi terhadap stunting yang dilakukan dengan konvergensi, akan lebih menekan angka stunting di Kendal.

“Saya yakin dan percaya, jika program tersebut dilakukan secara berkelanjutan dan dikontrol dengan baik, maka akan memberikan berkontribusi pada penurunan angka stunting di Kabupaten Kendal,” kata Eka.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Editor :
Tags :
Berita Terkait
Berita Terkini
Semarang Raya15 Juli 2024, 16:36 WIB

Fasilitasi Pelaku Kesenian, Gedung Kesenian Ki Narto Sabdo di TBRS Bakal Direnovasi

Gedung Kesenian Ki Narto Sabdo yang berada di Kawasan Taman Batu Raden Saleh (TBRS) Kota Semarang bakal direnovasi.
Kegiatan Perayaan Hari Ulang Tahun ke-87 Wayang Orang Ngesti Pandowo Semarang di TBRS
 (Sumber:  | Foto: sakti)
Umum15 Juli 2024, 16:20 WIB

Menteri AHY Sikat Mafia Tanah Grobogan dan Semarang, Berpotensi Rugikan Negara Rp3,417 Triliun

Para mafia tanah melakukan kejahatan dengan menggunakan Akta Autentik yang dipalsukan dan melakukan penipuan dan/atau penggelapan.

Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono dan Kapolda Jawa Tengah, Ahmad Luthfi saat jumpa pers di Mapold Jateng.
 (Sumber:  | Foto: sakti)
Pendidikan15 Juli 2024, 14:38 WIB

Permasalahan Piagam PPDB di Kota Semarang, Pemkot Bakal Komunikasi dengan Pemprov Jateng

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu melakukan audiensi dengan orang tua murid terkait permasalahan penganuliran piagam dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPBD) tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA).

Audiensi dengan orang tua murid terkait permasalahan PPBD tingkat SMA. (Sumber:  | Foto: sakti)
Pendidikan14 Juli 2024, 14:29 WIB

Diversifikasi Olahan Limbah Kulit Durian Jadi Produk Unggulan Desa Wisata Branjang

Pengabdian ini mendapatkan sambutan hangat dari warga desa Branjang yang antusias mengikuti kegiatan tersebut.
Kegiatan tim pengabdian dari dosen program studi Manajemen FEB Unnes.

 (Sumber:  | Foto: dok Unnes.)
Umum13 Juli 2024, 09:47 WIB

Kapal Berisi 16 Nelayan Asal Rembang Tenggelam Di Perairan Karimunjawa, 9 Selamat, 7 Orang Masih DIcari

Beruntung sembilan ABKnya berhasil ditemukan saat terombang-ambing oleh kapal nelayan KM. Bintang Barokah asal Tegal yang kebetulan melintas.
Tim SAR melakukan pencarian nelayan yang tenggelam di perairan Karimunjawa. (Sumber:  | Foto: sakti)
Umum12 Juli 2024, 16:11 WIB

Puncak Hari Koperasi Tingkat Jateng Dipusatkan di Salatiga, Hadapi Tantangan Digitalisasi

Digitalisasi akan memudahkan koperasi untuk dapat diterima oleh pasar masa kini.
Puncak peringatan Hari Koperasi Tingkat Jawa Tengah di Salatiga. (Sumber:  | Foto: sakti)
Umum12 Juli 2024, 16:07 WIB

AHY Resmikan Program Sertifikat Tanah Elektronik di Semarang

Menteri ATR BPN Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meresmikan program sertipikat tanah elektronik di Gedung Grhadika Bakti Praja, Semarang, Jumat 12 Juli 2024.
Menteri ATR BPN Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meresmikan program sertipikat tanah elektronik. (Sumber:  | Foto: sakti)
Bisnis12 Juli 2024, 16:04 WIB

Bank Jateng Berkomitmen Jaga Keamanan Data Nasabah

Terhadap isu keamanan data nasabah, Bank Jateng selalu berkomitmen untuk melindungi data nasabah.
Plt Direktur Utama Bank Jateng, Irianto Harko Saputro. 
 (Sumber:  | Foto: sakti)
Semarang Raya12 Juli 2024, 09:21 WIB

Dorong Petani Manfaatkan Pupuk Organik, Pemkab Blora Optimalkan “Geseku”

Pemerintah Kabupaten Blora terus mendorong para petani, agar memanfaatkan pupuk organik. Gerakan Sejuta Kotak Umat (Geseku)
 (Sumber: )
Umum11 Juli 2024, 15:37 WIB

Jateng Sudah Miliki 30 Desa Anti Korupsi, Akan Direplikasi di 372 Desa pada 2024

Tercatat, pada tahun 2023, Jawa Tengah sudah memiliki 30 desa antikorupsi yang dibina bersama oleh Pemprov Jateng dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana saat pembukaan Roadshow Bus KPK. (Sumber:  | Foto: sakti)