Pusat Ekonomi Baru Tumbuh Pesat di Wilayah Pinggiran Kota Semarang

Sakti Setiawan
Minggu 02 Juni 2024, 15:06 WIB
Kawasan Pearl of Java (POJ) City akan dibangun sebagai kawasan kota mandiri. (Sumber:  | Foto: sakti)

Kawasan Pearl of Java (POJ) City akan dibangun sebagai kawasan kota mandiri. (Sumber: | Foto: sakti)

SEMARANG, INFOSEMARANG.COM - Satu tahun terakhir, pembangunan di Kota Semarang tumbuh pesat, di antaranya dibangunnya beberapa pusat perbelanjaan atau mal baru yang menjadi daya tarik bagi wisatawan. Dengan kemudahan perizinan dan support dari Pemerintah Kota Semarang, saat ini anyak investor yang berani menanamkan fondasi bisnisnya, untuk membangun tempat keramaian masyarakat di wilayah pinggiran Kota Semarang. Menariknya, pembangunan tersebut tidak berpusat di tengah kota saja, namun justru mulai membuka simpul ekonomi baru yang ada di wilayah pinggiran Kota Semarang, misalnya di Kecamatan Semarang Barat dan Mijen.

"Kota Semarang kini menjadi daya tarik bagi investor untuk mengembangkan bisnisnya. Tidak hanya di wilayah pusat kota saja, namun beberapa titik di wilayah lainnya juga. Sehingga, nantinya terbentuk klaster-klaster atau kawasan pusat ekonomi baru dan pariwisata. Seperti di wilayah Utara, akan ada wilayah baru Pearl of Java (POJ) City, yakni kawasan kota mandiri. Lokasinya yang berada di pesisir pantai Semarang tersebut dilengkapi fasilitas di antaranya berupa kampus, restoran dengan view pantai, pertokoan dan sarana olahraga serta hunian. Sehingga nantinya dibuat sebagai kawasan ekonomi dan pariwisata," papar Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, baru-baru ini.

Selain adanya kawasan POJ City, kemudian, adanya pelabuhan, stasiun dan bandara, serta akses flyover Madukoro sekaligus menjadi pintu gerbang utama bagi wisatawan saat masuk Kota Semarang.

Sedangkan di wilayah Barat, dibuat klaster atau kawasan industri. Karena terdapat banyak pabrik seperti Kawasan Industri Gatot Subroto, Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW), Avarna, dan sebagainya.

Selanjutnya di Semarang bagian Selatan, kata Mbak Ita, selain tumbuh simpul ekonomi baru, juga ditambah pusat edukasi. Dengan adanya perguruan tinggi seperti Universitas Diponegoro, dan politeknik Negeri Semarang. "Tentunya akan bermanfaat bagi masyarakat sekitar dan berdampak untuk pertumbuhan ekonomi," imbuhnya.

Dijelaskannya, juga akan dibangun kawasan Pakuwon, yakni berupa mal, hotel dan apartemen di wilayah Gombel, Kecamatan Banyumanik. Dan informasinya juga akan dibangun sport centre yang berlokasi di eks-Lapangan Golf Sedangmulyo, Kecamatan Tembalang. Meski saat ini masih dalam masa perencanaan.

"Diharapkan dengan tumbuhnya pusat ekonomi baru di wilayah pinggiran, akan menciptakan pemerataan dalam proses pembangunan di Kota Semarang. Tentunya kami berharap akan memberikan dampak positif bagi warga sekitar," paparnya.

Salah satu warga Semarang Utara, Yanti mengatakan, dengan adanya pembangunan berbagai fasilitas dan tempat keramaian baru di wilayah pinggiran ini, akan makin memudahkan masyarakat untuk mengakses banyak hal. Sehingga tidak harus ke kota, yang lokasinya cukup jauh bagi masyarakat pinggiran, seperti masyarakat di Kecamatan Semarang Utara.

Dia berharap, dengan banyaknya pusat ekonomi baru ini, akan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat sekitarnya. "Misalnya untuk kebutuhan tenaga kerja dan karyawan, sebisa mungkin bisa menyerap warga sekitar. Jadi pembangunannya bisa dirasakan oleh masyarakat yang ada di lingkungan kawasan atau klaster yang dibangun tersebut," pungkasnya.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Semarang Raya12 Februari 2026, 05:36 WIB

15 Rumah Terdampak Tanah Gerak di Jangli, Pemkot Semarang Siapkan Opsi Relokasi

Wali kota Semarang, Agustina Wilujeng meninjau langsung lokasi terjadinya pergerakan tanah di wilayah RT 7 RW 1, Kelurahan Jangli, Kecamatan Tembalang pada Rabu (11/2/2026) sore.
Wali kota Semarang, Agustina Wilujeng meninjau lokasi terjadinya pergerakan tanah di Jangli. (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya11 Februari 2026, 17:54 WIB

Pemkot Semarang Bergerak Cepat Bantu Korban Kebakaran dan Rumah Roboh

Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang menyalurkan bantuan bagi warga terdampak kebakaran dan rumah roboh di Kelurahan Kaligawe dan Kelurahan Krobokan.
Pemkot Semarang menyalurkan bantuan bagi warga terdampak kebakaran dan rumah roboh.  (Sumber:  | Foto: dok)
Semarang Raya11 Februari 2026, 16:58 WIB

Lantik 42 Anggota DPPI, Wali kota Agustina Harap Bisa Jadi Benteng Ideologi

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng melantik 42 anggota Purna Paskibraka menjadi Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kota Semarang di Ruang Lokakrida, Gedung Balaikota, Rabu (11/2/2026)
Pelantikan anggota Purna Paskibraka menjadi DPPI Kota Semarang. (Sumber:  | Foto: dok)
Bisnis11 Februari 2026, 14:14 WIB

The Park Semarang Hadirkan Weekend Big Shopping 2026, Belanja Dapat Voucher hingga Rp1 Juta

Melalui program ini, pengunjung dapat menikmati berbagai keuntungan berupa voucher belanja dengan skema bertingkat sesuai nilai transaksi. Program berlaku di seluruh tenant dengan metode pembayaran non-tunai yang fleksibel.

The Park Semarang menghadirkan program Weekend Big Shopping 2026.
 (Sumber:  | Foto: dok)
Semarang Raya10 Februari 2026, 21:08 WIB

Imlek dan Ramadhan Berdekatan, Jadi Momentum Perkuat Toleransi di Kota Semarang

Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 menjadi momen istimewa, karena tahun ini waktunya berdekatan dengan bulan suci Ramadhan.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng  mendampingi Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana di Sam Poo Kong, Semarang.
Semarang Raya10 Februari 2026, 21:04 WIB

Beri Layanan Pemeriksaan Kesehatan Terintegrasi 1.200 Pekerja Dalam 5 Hari, Pemkot Semarang Raih Rekor MURI

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menerima penghargaan Rekor MURI atas pencapaian pemeriksaan kesehatan terintegrasi melalui platform Satu Sehat pada pekerja di perusahaan terbanyak, yakni 53 perusahaan dalam kurun waktu lima hari.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menerima penghargaan Rekor MURI. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis10 Februari 2026, 16:23 WIB

AXA Mandiri Serahkan Surplus Underwriting 2024 Ke Baznas Untuk Bangun Perpustakaan dan Renovasi Pesantren

AXA Mandiri menyerahkan secara simbolis lebih dari Rp250 juta nilai surplus underwriting 2024 ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
AXA Mandiri menyerahkan secara simbolis lebih dari Rp250 juta nilai surplus underwriting 2024 ke Baznas.  (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya09 Februari 2026, 21:39 WIB

Imlek Semawis 2026 Kembali Hadir, Tampilkan Harmoni Budaya dan Toleransi Warga Semarang

Rangkaian perayaan menjelang Tahun Baru Imlek ini diawali dengan Tradisi Ketuk Pintu di Klenteng Tay Kak Sie Kota Semarang.
Tradisi Ketuk Pintu di Klenteng Tay Kak Sie Kota Semarang.
 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya08 Februari 2026, 19:58 WIB

Koperasi Merah Putih Sinergi Bersama Pasar Rakyat Hadirkan Sembako Murah

Kegiatan ini menandai sinergi strategis antara Pasar Rakyat yang telah eksis selama empat tahun dengan koperasi yang baru terbentuk untuk menyediakan sembako terjangkau bagi masyarakat.
Bazar Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Pasar Rakyat Bangetayu Kulon . (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya08 Februari 2026, 19:54 WIB

Pemkot Semarang Perjuangkan Festival Pasar Dugderan Jadi Warisan Budaya Indonesia

Mengusung tema “Bersama dalam Budaya, Toleransi dalam Tradisi,” festival tahunan ini akan berlangsung selama sepuluh hari hingga 16 Februari 2026.
Festival Pasar Rakyat Dugderan 2026 di kawasan Alun-alun Masjid Agung Semarang (Kauman) (Sumber:  | Foto: dok.)