Parah! Wartawan Jadi Korban Pelecehan di Kampanye Akbar PDIP di Semarang

Elsa Krismawati
Minggu 11 Februari 2024, 17:26 WIB
Ilustrasi : kasus dugaan pelecehan seksual (Sumber: freepik | Foto: freepik)

Ilustrasi : kasus dugaan pelecehan seksual (Sumber: freepik | Foto: freepik)

INFOSEMARANG.COM- Kasus pelecehan seksual terjadi saat acara kampanye akbar di Semarang, Jawa Tengah.

Seorang wartawati di Semarang, Jawa Tengah, menjadi korban pelecehan seksual saat kampanye akbar atau terbuka calon presiden dan wakil presiden (capres-cawapres) Ganjar Pranowo-Mahfud Md di Lapangan Simpang Lima atau Lapangan Pancasila Semarang, Sabtu 10 Februari 2024.

Pelecehan seksual terjadi saat Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Puan Maharani tengah mengambil self foto (selfie) bersama awak media seusai kampanye akbar.

Baca Juga: Curah Hujan Masih Tinggi, 1.292 Jiwa Terdampak Banjir Demak Diungsikan

Pelaku pelecehan seksual diduga adalah pengawal untuk kegiatan tersebut. Pelaku diketahui menggunakan earphone dan membawa handy talky (HT) saat itu.

Seseorang yang diduga merupakan pengawal dengan in ear itu memegang bagian bawah atau kemaluan wartawati tersebut.

“Aku posisi di belakang Bu Puan. Terus (pelaku) nyingkirin sambil bilang awas-awas. Tapi tangannya megang selangkangan (area alat kelamin). Aku lihatin, sambil mencerna,” kata wartawati tersebut seperti dikutip Infosemarang.com dari Antara pada 11 Februari 2024.

Baca Juga: Warga Korban Banjir Sejumlah Desa di Demak Enggan Dievakuasi Tim Rescue, Pilih Bertahan

Bukan meminta maaf karena tak sengaja atau sebagainya, pelaku malah mengulangi perbuatanya untuk kali kedua.

Perbuatan itu dilakukan kembali dengan menyentuh area yang sama.

“Setelah dua kali itu dia bilang sori, sori. Aku sempat bilang ini kemaluan lho mas. Orangnya langsung pergi,” ungkapnya.

Baca Juga: Pria Ditemukan Meninggal Dunia Bates Cedak, Diduga Sebelumnya Terlibat Cekcok dengan Seseorang

Wartawati itu sempat meneriaki pria tersebut saat melarikan diri tanpa sepatah kata pun.

Namun, pelaku tersebut tak menanggapi teriakan itu.

Salah satu wartawan lain sempat melihat terduga pelaku meninggalkan backdrop atau belakang panggung tersebut.

Baca Juga: Kejadian Tak Terduga di Kampanye Akbar 3 Paslon Capres-Cawapres

“Dugaanku ADC (pengawal/ajudan) karena pakai seragam pakai earphone dan HT,” kata wartawan tersebut.

Peristiwa ini langsung membuat heboh awak media yang berada di lokasi.

Sebab, korban langsung menangis dan histeris seusai menerima pelecehan tersebut.

Baca Juga: Kejadian Tak Terduga di Kampanye Akbar 3 Paslon Capres-Cawapres

Pemimpin redaksi tempat wartawan itu bernaung menyatakan setelah menerima laporan ini langsung fokus menenangkan korban karena mengalami shock selepas kejadian pelecehan seksual tersebut.

“Saat ini korban mengalami shock berat, sehingga perlu mendapat dukungan psikis. Kami tengah membuat atau menyusun kronologi laporan sambil menunggu koordinasi dengan korban dan saksi-saksi yang melihat peristiwa tersebut,” kata dia.

"Kami menunggu kondisi jurnalis kami pulih, setelah itu pasti akan menindaklanjuti peristiwa tersebut. Bagaimanapun kami tidak mentolerir tindakan-tindakan pelecehan seksual yg menimpa seorang jurnalis saat melakukan tugasnya,” lanjut dia.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Bisnis03 Agustus 2026, 21:04 WIB

Hadir di Gringsing, LAARYA SKIN Clinic Siap Berikan Layanan Kecantikan Profesional bagi Masyarakat

LAARYA SKIN Clinic yang berlokasi di Jalan Plelen, Kecamatan Gringsing, Batang resmi dibuka dan mulai beroperasi.
Pembukaan LAARYA SKIN Clinic yang berlokasi di Jalan Plelen, Kecamatan Gringsing, Batang.

 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Agustus 2026, 16:23 WIB

Perkara Waris Rumah di Pringgading Semarang, Bukti-bukti Baru Tergugat Dihadirkan

Perkara sidang perdata mengenai harta warisan rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kelurahan Brumbungan, Kecamatan Semarang Tengah, yang ditinggalkan mendiang pasangan Bintoro Wijaya dan Retna Dewi memasuki babak baru.
Imanuel Alvares, kuasa hukum tergugat memberikan keterangan, di Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 3 Agustus 2026. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)