Parah! Akibat Suara Sound System Keliling, Telur Penjual Martabak Ini Pecah Semua

Arendya Nariswari
Jumat 20 Oktober 2023, 14:00 WIB
Penjual martabak rugi telur pecah gegara dilewati sound system keliling (Sumber : Instagram/@memomedsos)

Penjual martabak rugi telur pecah gegara dilewati sound system keliling (Sumber : Instagram/@memomedsos)

INFOSEMARANG.COM - Sound system keliling yang diarak menggunakan mobil bak terbuka memang belakangan membuat publik resah sebab getaran suaranya begitu kencang. Tak terkecuali halnya dengan penjual martabak berikut ini.

Ya, baru-baru ini viral video seorang penjual martabak harus merugi sebab telur yang disimpannya untuk berjualan pecah akibat getaran sound system keliling.

Seperti kita ketahui, getaran dari sound system keliling biasanya membuat dinding rumah, kaca bangunan juga ikut bergetar bahkan pecah.

Baca Juga: 5 Inspirasi Makanan Lezat dan Bergizi Kaya akan Vitamin Bagi Kesehatan Tubuh

Demikian pula dengan yang terjadi pada penjual martabak berikut ini. Ia terpaksa merugi saat lapak dagangannya dilewati oleh iring-iringan sound system.

Pada video yang diunggah kembali oleh akun Instagram @memomedsos, tampak beberapa telur milik penjual martabak dari etalase tampak pecah.

Hal ini sudah pasti disebabkan oleh sound system keliling yang melewati lapak milik pedagang martabak itu.

Kira-kira terhitung lima lebih telur milik penjual martabak itu pecah bertepatan saat dilewati oleh sound system keliling.

Baca Juga: Jangan Baper, Ini Ciri-ciri Persahabatan Platonik yang Disebut Jadi Hubungan Pria & Wanita Tanpa Romatisme

Padahal, telur-telur itu sudah diletakkan pada tempat yang aman di dalam etalase.

"Ndog e pada pecah lur. Sing due martabak 42L gara-gara sound trabas. Sing due sound trabas New Crystallia Nada, endog e pada pecah," ungkap seseorang dalam video itu.

Berdasarkan informasi warganet, New Crystallia Nada adalah organisasi dari Indramayu yang memang pada waktu itu tengah menggelar acara dangdutan dan arak-arakan bersama warga.

Tak berselang lama, terlihat seorang wanita diduga dari pihak acar sound system keliling itu menghampiri penjual martabak untuk membayar ganti rugi telur yang pecah.

Baca Juga: Catat! Tips Bagi Orang Tua Ajari Anak Mencintai Diri Sendiri, Bermanfaat Hingga si Kecil Dewasa

Tidak sedikit warganet lantas memberikan berbagai tanggapan mereka mengenai melalui kolom komentar unggahan itu.

"Biasanya kalau kayak gini yang punya acara ganti rugi sih setahu aku," ungkap salah seorang warganet.

"Harusnya kalau kayak gini tuh pemerintah ikut turun tangan, kan banyak yang dirugikan ya," timpal warganet lain.

"Makin kemari makin aneh aja tradisinya, belum lagi yang mainan balon udara raksasa juga itu," sebut warganet lainnya.

Sampai dengan artikel ini ditulis, video viral telur penjual martabak pecah gegara sound system keliling tersebut telah mendapatkan ribuan likes dari warganet.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum14 Juni 2026, 09:52 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh pun menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
 (Sumber: )
Umum12 Juni 2026, 18:25 WIB

Mohammad Saleh Apresiasi Langkah Pemprov Jateng Realokasikan Rp200 Miliar untuk Percepat Perbaikan Jalan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang merealokasikan anggaran sekitar Rp200 miliar pada tahun 2026 untuk mempercepat perbaikan jalan provinsi.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum12 Juni 2026, 12:22 WIB

Penipuan: Ini Dia “Malinda Dee” Penipu Versi Lokal Purwokerto

Modus manipulasi yang dilakukan oleh tersangka D di Purwokerto ini mirip dengan apa yang diperbuat oleh Inong Malinda Dee alias Malinda Dee.
 (Sumber: )
Bisnis11 Juni 2026, 16:06 WIB

Ketua Baru AREBI Jateng Usung Profesionalisme dan Kolaborasi Industri Properti

William Nugraha terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) Jawa Tengah periode 2026–2029.
 (Sumber: )
Umum10 Juni 2026, 11:09 WIB

Skema Ponzi: Oknum Mantan Pegawai Bank Lakukan Penipuan Berkedok Investasi, Ditahan Polres Banyumas

Polresta Banyumas resmi menetapkan seorang oknum mantan pegawai Bank Mandiri Taspen Purwokerto berinisial NHS alias D, sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan berkedok investasi yang merugikan sejumlah nasabah.
 (Sumber: )
Umum07 Juni 2026, 14:10 WIB

Mohammad Saleh Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sari Yuliati Sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957

Ketua Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Tengah, Mohammad Saleh menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terpilihnya Sari Yuliati dalam Mubes tersebut.
Para peserta Musyawarah Besar (Mubes) V Kosgoro 1957 Tahun 2026. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 21:42 WIB

Bank Mandiri Hadirkan Paket Makanan dan Minuman Rp1 di Semarang melalui Program Livin’ Mandiri Berbagi

Bank Mandiri kembali menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah yang memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”
Program “Livin’ Mandiri Berbagi, Bersama Kita Saling Menguatkan.”  di Bank Mandiri Semarang.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum05 Juni 2026, 13:47 WIB

Bank Mandiri Taspen Dampingi Korban Penipuan di Purwokerto Hingga Proses Hukum Tuntas

Sebagai bentuk tindakan tegas, manajemen telah menjatuhkan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat terhadap oknum tersebut.
Kantor Polres Banyumas. (Sumber: )
Umum25 Mei 2026, 20:45 WIB

Program Dokter Spesialis Keliling Sudah Layani Ribuan Warga, Mohammad Saleh Minta Jangkauan Diperluas

Program Speling sangat membantu masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang akses layanan kesehatan spesialisnya masih terbatas.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: dok)
Umum23 Mei 2026, 18:19 WIB

FISIP Undip Gelar Bedah Buku, Mohammad Saleh Tekankan Pentingnya Menjembatani Teori dan Praktik Politik

Fenomena politik kontemporer—terutama di era digital—menunjukkan bahwa pendekatan teoritik perlu terus diperbarui agar tetap relevan.
 (Sumber: )