Ayah David Ozora Bongkar Kejadian Dikepung Orang Suruhan Rafael:Ditempel Orang Gajelas

Elsa Krismawati
Jumat 05 Mei 2023, 10:30 WIB
Ayah David Ozora, Jonathan Latumahina, saat menjelaskan kondisi terkini putranya. (Sumber : Tangkapan Layar YouTube/DH Entertainment News)

Ayah David Ozora, Jonathan Latumahina, saat menjelaskan kondisi terkini putranya. (Sumber : Tangkapan Layar YouTube/DH Entertainment News)

INFOSEMARANG.COM -- Ayah David Ozora, Jonathan Latumahina membagikan pengalamannya saat dikepung orang tak dikenal.

Kejadian tersebut dibagikannya melalui unggahan di akun Twitter miliknya pada tanggal 3 Mei 2023 lalu.

Jonathan Latumahina menyebut, bahwa kejadian di tanggal 20 Februari 2023 tidak akan pernah dilupakanya.

Baca Juga: Penjelasan Post Credit Scene Guardians of the Galaxy Vol.3 Ada Bocoran Film Marvel Selanjutnya?

Jonathan Latumahina menyebut bahwa Rafael Alun Trisambo punya kemampuan bagai mafia.

Pengurus Pusat GP Ansor tersebut mengatakan bahwa Mario Dandy kerap kali terjerat masalah, namun selalu bisa lolos.

"Kelakuan Rafael mafia birokrat Kemenkeu mainin hukum,seolah semua hartanya bisa membungkam kelakuan anaknya yang sudah berkali-kali kena masalah tapi tiba2 beres" tulis Jonathan, seperti dikutip Infosemarang.com 5 Mei 2023

Baca Juga: Sebelum Nonton Guradians of the Galaxy di Bioskop,Begini Urutan Film Marvel yang Harus ditonton Kembali

Saat masih di Rumah Sakit untuk mengurus perawatan David yang tak sadarkan diri usai dianiayan Mario Dandy, ia mengaku ditempeli orang tidak jelas.

Tujuannya, untuk mengajak Jonathan berdamai. Meski sudah diusir, mereka tetap berusaha menawarkan damai.

Tak sampai disitu, Rafael diduga membuat kartu asuransi blackcard Jonathan tak bisa diklaim karena satu klausul.

Baca Juga: Baru Diperbaiki Jelang Kedatangan Presiden Jokowi, Jalan di Lampung Rusak Lagi Gegara Hujan

Makin curiga, karena asuransi blackcardnya tak bisa diurus, pria yang dikenal mempunyai tato ditubuhnya itu mengecek kenapa asuransinya tidak diterima.

Ternyata, hal tersebut dikarenakan dalam kronologi yang diterbitkan oleh Polsek Pesanggrahan, David Ozora yang memulai perkelahian.

"setelah gue cek ada kronologi yang tidak bisa diapprove asuransi yang memulai perkelahian adalah David, gue kejar dan telusuri siapa yang bikin report ini." lanjut Jonathan.

Baca Juga: Tanggal 6 Mei 2023 Hari Libur atau Bukan, Kapan Hari Raya Waisak Jatuh?

Saat dikonfirmasi, pihak RS tempat David Ozora dirawat menyebut kronologi diterbitkan oleh Polsek Pesanggrahan.

Jonathan juga menyebut ini merupakan perbuatan pejabat setingkat eselon 3, namun sudah bisa memainkan kaki-kakinya di lintas institusi.

Baca Juga: Perkasa! Timnas Indonesia U-22 Puncaki Klasemen SEA Games 2023

"Pejabat eselon 3, kabag umum DJP Jaksel, BUKAN JABATAN YANG SANGAT TINGGI, tapi bisa memainkan kaki-kakinya sampe lintas institusi. merusak logika ini orang mafia Kemenkeu" tambahnya.

Menutup unggahannya, Jonathan berterimakasih pada netizen yang membantunya mengawal kasus ini.

Baca Juga: Mau Nonton Film Guardians of the Galaxy Vol 3 tapi Belum Nonton Holiday Special, Apakah Bakal Nyambung? Begini Kata James Gunn

"Gak akan gue lupakan sampe gue mati. Terimakasih" tandasnya. (*)

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum26 Juni 2026, 19:34 WIB

Bank Mandiri Taspen Pastikan Layanan di Cabang Purwokerto Tetap Normal di Tengah Kasus Penipuan

Bank Mandiri Taspen memastikan operasional Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal meski menerima kunjungan sejumlah nasabah yang ingin memperoleh penjelasan terkait perkembangan kasus penipuan yang mereka alami.
 (Sumber: )
Umum26 Juni 2026, 18:44 WIB

Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Percepatan Perbaikan Jalan Pantura Barat

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mempercepat perbaikan dan peningkatan kualitas jalan di wilayah Pantura bagian Barat.
 (Sumber: )
Umum26 Juni 2026, 08:09 WIB

Bukan Kredit Bank, Ini Bukti Nurma Tipu Pensiunan di Purwokerto

Muncul dokumen yang memperlihatkan pola transaksi yang diduga menjadi bagian dari skema penghimpunan dana para korban secara ilegal.
 (Sumber: )
Umum25 Juni 2026, 12:20 WIB

Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Akses Permodalan UMKM Diperluas, KUR Jadi Andalan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendorong kemudahan akses permodalan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) guna memperkuat daya saing.
 (Sumber: )
Umum24 Juni 2026, 11:41 WIB

Mohammad Saleh: Aglomerasi Wisata Perlu Diperkuat dengan Infrastruktur dan Digitalisasi

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendukung pengembangan wisata berbasis aglomerasi yang tengah disiapkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: Dok.)
Semarang Raya23 Juni 2026, 16:55 WIB

Dongkrak Ekonomi Daerah, Waka DPRD Jateng Dukung Pengembangan Kawasan Wisata Berbasis Aglomerasi

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendukung pengembangan wisata berbasis aglomerasi yang mulai disiapkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
 (Sumber: )
Umum23 Juni 2026, 16:05 WIB

Sertifikasi Tanah Wakaf Jateng Tertinggi Nasional, Mohammad Saleh Minta Percepatan Terus Dilanjutkan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh Harapkan sertifikasi tanah wakaf di jateng bisa 100% di akhir 2026.
 (Sumber: )
Umum23 Juni 2026, 16:03 WIB

Mohammad Saleh Dampingi Bahlil Resmikan Program Listrik Desa dan BPBL di Purworejo

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendampingi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Bahlil Lahadalia, melakukan kunjungan kerja di Desa Hardimulyo, Kabupaten Purworejo.
 (Sumber: )
Umum23 Juni 2026, 16:00 WIB

Dampingi Menteri Wihaji di Purworejo, Mohammad Saleh Dorong Suksesnya Program Makan Bergizi Gratis

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendampingi kunjungan kerja Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji di Kabupaten Purworejo.
 (Sumber: )
Semarang Raya23 Juni 2026, 15:31 WIB

Efisiensi Anggaran, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Nasib 1.814 Guru Honorer Tetap Diperhatikan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh meminta pemerintah tetap memprioritaskan penyelesaian nasib 1.814 guru honorer di tengah kebijakan efisiensi anggaran dan pemotongan dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat.
 (Sumber: )