Tahu Dikhianati, Istri Dosen UIN Lampung Pilih Tak Melapor, 5 Alasan Wanita Pertahankan Pasangan Meski Sudah Diselingkuhi

Elsa Krismawati
Kamis 12 Oktober 2023, 12:21 WIB
Ilustrasi | alasan wanita bertahan di hubungan setelah pasangan berselingkuh. (Sumber : Pexels/Timur Weber)

Ilustrasi | alasan wanita bertahan di hubungan setelah pasangan berselingkuh. (Sumber : Pexels/Timur Weber)

INFOSEMARANG.COM - Suhardiansyah, sosok dosen UIN Raden Intan Lampung yang belakangan jadi sorotan karena aksi tak terpuji dengan mahasiswinya Veni Oktaviana saat istri tak ada dirumah.

Usai digrebek warga, Suhardiansyah dan Veni Oktaviana dibebaskan dari Polda Lampung.

Kabid Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Umi Fadillah Astutik mengungkap tidak ada orang melapor yang merasa dirugikan atas kejadian itu.

Baca Juga: Merasa Takut Membuat Orang Lain Kecewa? Ketahui Strategi Untuk Mengelola Dorongan Supaya Tidak Menjadi People Pleaser

Termasuk Istri dari Suhardiansyah, yang belakangan diketahui sebagai Desni Pratiwi.

Padahal, apa yang dilakukan suaminya tersebut dapat dikategorikan sebagai selingkuh dan masuk perilaku perzinahan.

Berkaca dari hal tersebut, apa alasan wanita bertahan di hubungan, meski sudah diselingkuhi?

Dilansir dari berbagai sumber, berikut beberapa alasan wanita pilih bertahan meski sudah diselingkuhi.

Baca Juga: Biodata Kapolestabes Semarang Irwan Anwar, Anak Eks Kapolri, Terseret Dugaan Suap Antara Firli Bahuri dan Syahrul Yasin Limpo

1. Toleransi yang Besar

Wanita tersebut memiliki rasa toleransi yang besar, dan mengetahui jika apa yang sudah dilakukan pasangannya itu merupakan kekhilafan.

2. Keyakinan pada komitmen

Keyakinan memang tidak bisa dipastikan datangnya dari mana dan bagaimana timbulnya, namun hal itu hanya bisa dirasakan

Kemungkinan si Wanita masih meyakini, bahwa hubungan mereka tidak akan hancur hanya karena orang ketiga.

Baca Juga: Kapolrestabes Semarang Diduga Jadi Sosok Dibalik Pertemuan Firli Bahuri dan Syahrul Yasin Limpo

3. Sadar Kekuatan Memaafkan dan Potensi Diri

Wanita itu menyadari betapa kuat diri mereka, dan sanggup memaafkan kesalahan besar pada diri pasangannya.

Ia juga sadar akan potensi dirinya yang mampu melewati masalah yang datang dari perselingkuhan pasangan mereka.

4. Menganggap Ini Cobaan dalam Hubungan

Banyak wanita yang memilih untuk menghadapi masalah di setiap hubungan dengan caranya masing-masing.

Baca Juga: Prediksi Skor Indonesia vs Brunei Darussalam Bisa Raih 5-0 Malam Ini, Disebut Jangan Sombong!

Termasuk menganggap masalah perselingkuhan pasangan merupakan bagian dari cobaan yang menghampiri hubungan mereka.

5. Perpisahan Dianggap Bukan Jalan Keluar

Tidak selamanya masalah perselingkuhan pasangan berakhir dengan jalan perpisahan.

Ada kalanya, wanita optimis bisa memperbaiki hubungan dengan sama-sama introspeksi diri dan menjadi versi lebih baik.

Nah, apakah Anda setuju dengan alasan tersebut di atas?

Baca Juga: 16 Tanda Pasangan Selingkuh dengan Rekan Kantor, Apakah Dia Melakukan Hal Ini?

Jika Anda di posisi istri dosen UIN Raden Intan Lampung itu, langkah apa yang akan Anda ambil untuk menyelesaikan masalah tersebut? ***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum16 Maret 2026, 16:54 WIB

PW GP Ansor Jateng Tegaskan Tak Ada Instruksi Aksi di KPK

Gus Shidqon menegaskan aksi demonstrasi yang mengatasnamakan Ansor dan Banser di depan KPK bukan agenda resmi organisasi.
 (Sumber: )
Umum16 Maret 2026, 15:29 WIB

Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026 Kembali Digelar, Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah

, Bejo Jahe Merah untuk kelima kalinya turut berpartisipasi dalam program Mudik Gratis Jawa Tengah.
Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis16 Maret 2026, 15:18 WIB

Lonjakan Kebutuhan Energi Saat Lebaran, Pertamina Tambah Distribusi LPG 3 Kg di Jateng–DIY

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) menambah pasokan LPG 3 kilogram di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Stok LPG 3Kg di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum16 Maret 2026, 15:09 WIB

BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 di Jateng Mulai Mei, Puncaknya Agustus

(BMKG) melalui Stasiun Klimatologi Jawa Tengah memprediksi musim kemarau 2026 di wilayah Jawa Tengah umumnya akan mulai berlangsung pada Mei 2026.
Prediksi kemarau di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok BMKG.)
Semarang Raya14 Maret 2026, 20:42 WIB

Hiburan Ramadan dan Libur Lebaran, Atraksi Flying Trapeze Internasional Tampil di The Park Semarang

Pertunjukan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 14 hingga 29 Maret 2026 di area atrium mal the park semarang.
sirkus di The Park Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis11 Maret 2026, 13:53 WIB

Transaksi Digital Melesat, Laba Bersih Bank Mandiri Tumbuh 16,7 Persen Jadi Rp8,9 Triliun

Peningkatan kinerja tersebut sejalan dengan semakin aktifnya transaksi nasabah di berbagai kanal layanan Bank Mandiri, khususnya melalui platform digital.
Bank Mandiri. (Sumber: )
Umum05 Maret 2026, 11:00 WIB

AXA Mandiri Buka Puasa Bersama Anak Yatim serta Berbagi Ilmu Literasi Keuangan dan Perlengkapan Sekolah

AXA Mandiri berbagi berkah di bulan ramadan dengan membagikan 100 paket perlengkapan sekolah dan paket sembako untuk anak-anak yatim dari Panti Asuhan Nurul Iman dan Yapensos.
AXA Mandiri dalam momen buka puasa bersama para anak-anak yatim di kantor pusat AXA Mandiri, Jakarta.

 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya03 Maret 2026, 13:39 WIB

SR Group Gelar Drone Show Spektakuler di Semarang, Tegaskan Komitmen Inklusivitas

Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang dan Jawa Tengah pada 17 Februari 2026.
Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:14 WIB

Musim Tanam di Depan Mata, Petani Tembakau Khawatir Regulasi Bunuh Keberlanjutan

Petani berharap pemerintah mempertimbangkan dampak kebijakan terhadap keberlanjutan usaha tani tembakau, terutama menjelang musim tanam yang akan segera dimulai.
Petani Tembakau. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:10 WIB

Perusahaan Nekat Telat Bayar THR 2026? Siap-Siap Kena Denda 5 Persen dan Sanksi Usaha!

THR Idul Fitri 1447 H wajib cair H-7. Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif.
Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif (Sumber: ChatGpt | Foto: illustrasi)