Menilik Desa Plosokerep Sragen, Nikmati Wisata Petik Jambu Kristal yang Maknyus

Ali Rahmat
Selasa 09 April 2024, 16:04 WIB
Wisata jambu (Sumber:  | Foto: Jatengprov)

Wisata jambu (Sumber: | Foto: Jatengprov)

INFOSEMARANG.COM--Jambu kristal menjadi buah yang disukai banyak orang. Bukan saja kandungan vitamin yang ada di dalamnya, tapi juga rasanya yang manis dan renyah. Tapi, pernahkah Anda memetik jambu kristal sendiri?

Coba saja datang ke Dukuh Wates, Desa Plosokerep, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen. Di sana terdapat lahan seluas satu hektare yang ditanami sekitar 700 pohon jambu kristal. Setiap hari, selalu ada buah yang bisa dipanen.

Cukup membayar Rp10.000 per orang, pengunjung bisa memetik dan makan buah itu di lokasi, sepuasnya. Jika ingin membawa pulang, harganya pun masih di bawah harga pasaran.

Eni, warga Semarang, tampak semangat menyusuri satu demi satu pohon, untuk mendapatkan jambu yang besar dan matang. Tangannya terampil memilih jambu yang terbungkus plastik. Ya, plastik pembungkus itu agar buah tidak mudah busuk.

“Saya suka (jambu) yang besar, jadi puas gitu ngambilnya. Tapi, meski besar, rasanya manis, tidak ada bijinya,” ujarnya, saat ditemui di Kebun Jambu Organik Pak Mardi, seperti dilansir Jatengprov.

Menurutnya, harga yang ditawarkan untuk petik jambu terhitung murah. Apalagi, jika menemukan jambu yang masih mentah atau busuk, pemilik kebun tidak akan menghitungnya.

Jika Eni memetik dan membeli jambu untuk dikonsumsi sendiri, berbeda dengan Sunarsih (43). Warga Dukuh Lemahbang, Desa Plosokerep, ini hampir setiap hari memanen jambu kristal untuk dijual.

“Di sini jambunya beda. Lebih manis dan renyah. Makanya, banyak orang yang cari,” bebernya yang sudah berjualan sejak kebun itu bisa dipanen, sekitar delapan tahun lalu.

Permintaan jambu kristal itu, kata Sunarsih, sudah cukup banyak. Sehari bisa 10 kilogram sampai lebih dari 20 kilogram.

“Lumayan untuk sambilan. Saya jualnya lewat online,” ungkapnya, yang keseharian sebagai karyawan pabrik tripleks.

Pemilik kebun jambu kristal, Poni (46) menjelaskan, kebun itu dibeli dari hasil ganti untung tanahnya yang terkena proyek jalan tol, sembilan tahun lalu.

“Sengaja saya belikan tanah dan ditanami jambu kristal, karena dulu bapake dan om saya yang pertama kali membawa jambu kristal ke sini,” terangnya.

Warga RT 15 RW 06 Dukuh Wates ini mengungkapkan, keunggulan jambunya karena tidak berbiji, berasa manis, renyah, dan enak.

“Ayo masyarakat Jateng, ini ada jambu kristal di Sragen. Masuk hanya Rp10.000 per orang, bisa makan sepuasnya. Kalau dibawa pulang per kilogramnya Rp15.000, kecuali kalau panen raya bisa Rp10.000 per kilogram. Pesan banyak juga bisa lebih murah,” ujar Poni.

Kendati begitu, dia berharap adanya bantuan untuk penataan lingkungan kebun. Sehingga, pengunjung bisa lebih nyaman berada di lokasi.

Sementara, Mardi (55), suami Poni, memastikan jambu miliknya adalah organik. Sebab, mulai dari pupuk, obat, dibuat sendiri, dengan bahan organik, seperti memanfaatkan urine kelinci dan kambing.

“Jadi, jambu ini benar-benar organik dan aman untuk dimakan,” tandasnya.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Editor :
Tags :
Berita Terkait
Berita Terkini
Semarang Raya15 Februari 2026, 17:02 WIB

Kunjungan Wapres ke Kota Semarang Jadi Penguat Sinergi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah

Kedatangan Gibran disambut antusias masyarakat, pengurus klenteng, tokoh agama, serta pelaku usaha di kawasan wisata tersebut.
 (Sumber: )
Semarang Raya15 Februari 2026, 11:48 WIB

Besok Gelar Karnaval Dugderan, Pemkot Semarang Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang Senin (16/2/2026) besok akan menggelar tradisi Dugderan dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan.
 (Sumber: )
Semarang Raya13 Februari 2026, 20:32 WIB

Dugderan 2026: Wali kota Agustina Padukan Akulturasi Barongsai dan Tradisi Islam dalam Pesta Rakyat

Pemkot Semarang memastikan tradisi tahunan Dugderan 2026 akan hadir dengan skala yang lebih megah pada Senin (16/2/2026) mendatang.
Pemkot Semarang memastikan tradisi tahunan Dugderan 2026 akan hadir dengan skala yang lebih megah pada Senin (16/2/2026). (Sumber:  | Foto: Dok)
Semarang Raya13 Februari 2026, 18:01 WIB

Perkuat Kesadaran Sejarah Masyarakat, Pemkot Semarang Beri Penghargaan Kepada KH Sholeh Darat

Mengangkat kembali sosok seperti KH Sholeh Darat berarti kita sedang menanamkan identitas dan kebanggaan sejarah kepada masyarakat
Pemkot Semarang menggelar seremoni pemberian penghargaan kepada K.H. Sholeh Darat. (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya12 Februari 2026, 05:36 WIB

15 Rumah Terdampak Tanah Gerak di Jangli, Pemkot Semarang Siapkan Opsi Relokasi

Wali kota Semarang, Agustina Wilujeng meninjau langsung lokasi terjadinya pergerakan tanah di wilayah RT 7 RW 1, Kelurahan Jangli, Kecamatan Tembalang pada Rabu (11/2/2026) sore.
Wali kota Semarang, Agustina Wilujeng meninjau lokasi terjadinya pergerakan tanah di Jangli. (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya11 Februari 2026, 17:54 WIB

Pemkot Semarang Bergerak Cepat Bantu Korban Kebakaran dan Rumah Roboh

Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang menyalurkan bantuan bagi warga terdampak kebakaran dan rumah roboh di Kelurahan Kaligawe dan Kelurahan Krobokan.
Pemkot Semarang menyalurkan bantuan bagi warga terdampak kebakaran dan rumah roboh.  (Sumber:  | Foto: dok)
Semarang Raya11 Februari 2026, 16:58 WIB

Lantik 42 Anggota DPPI, Wali kota Agustina Harap Bisa Jadi Benteng Ideologi

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng melantik 42 anggota Purna Paskibraka menjadi Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kota Semarang di Ruang Lokakrida, Gedung Balaikota, Rabu (11/2/2026)
Pelantikan anggota Purna Paskibraka menjadi DPPI Kota Semarang. (Sumber:  | Foto: dok)
Bisnis11 Februari 2026, 14:14 WIB

The Park Semarang Hadirkan Weekend Big Shopping 2026, Belanja Dapat Voucher hingga Rp1 Juta

Melalui program ini, pengunjung dapat menikmati berbagai keuntungan berupa voucher belanja dengan skema bertingkat sesuai nilai transaksi. Program berlaku di seluruh tenant dengan metode pembayaran non-tunai yang fleksibel.

The Park Semarang menghadirkan program Weekend Big Shopping 2026.
 (Sumber:  | Foto: dok)
Semarang Raya10 Februari 2026, 21:08 WIB

Imlek dan Ramadhan Berdekatan, Jadi Momentum Perkuat Toleransi di Kota Semarang

Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 menjadi momen istimewa, karena tahun ini waktunya berdekatan dengan bulan suci Ramadhan.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng  mendampingi Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana di Sam Poo Kong, Semarang.
Semarang Raya10 Februari 2026, 21:04 WIB

Beri Layanan Pemeriksaan Kesehatan Terintegrasi 1.200 Pekerja Dalam 5 Hari, Pemkot Semarang Raih Rekor MURI

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menerima penghargaan Rekor MURI atas pencapaian pemeriksaan kesehatan terintegrasi melalui platform Satu Sehat pada pekerja di perusahaan terbanyak, yakni 53 perusahaan dalam kurun waktu lima hari.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menerima penghargaan Rekor MURI. (Sumber:  | Foto: dok.)