Keluarga Alumni UIN Walisongo Gelar Mudik dari Jabodetabek ke Semarang

Sakti Setiawan
Sabtu 06 April 2024, 13:47 WIB
Mudik gratis keluarga alumni UIN Semarang dari Jabodetabek ke Semarang. (Sumber:  | Foto: dok UIN Semarang)

Mudik gratis keluarga alumni UIN Semarang dari Jabodetabek ke Semarang. (Sumber: | Foto: dok UIN Semarang)

JAKARTA, INFOSEMARANG.COM-Keluarga Alumni Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang yang tinggal di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Kalam Walisongo Jabodetabek) menggelar kegiatan mudik gratis. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memperkuat solidaritas antar alumni.

Bendahara Umum Pengurus Pusat Keluarga Alumni (PP Kalam) Walisongo, M. Sidik Sisdiyanto, mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Kalam Walisongo Jabodetabek. Menurutnya, hal tersebut bisa menjadi contoh bagi keluarga alumni yang lain.

“Mudah-mudahan mudiknya lancar, aman dan nyaman. Kami doakan lancar sampai tujuan dengan selamat,” kata Sidik yang hadir mewakili Ketua Umum PP Kalam Walisongo, Lukman Hakim, saat melepas rombongan mudik gratis di Jakarta, Sabtu (06/04/2024)

Sidik berharap kegiatan mudik gratis bagi alumni, tidak hanya memberikan bantuan praktis bagi mereka yang membutuhkan, tetapi juga memperkuat rasa solidaritas dan persaudaraan di antara komunitas alumni UIN Walisongo Semarang di Jakarta dan sekitarnya.

Ketua Kalam Walisongo Jabodetabek, Abdul Rouf, mengatakan pada tahun kedua penyelenggaraan mudik gratis ini, antusias para alumni serta keluarganya untuk mengikuti kegiatan ini cukup tinggi.

“Karenanya kami menyediakan dua armada bus dengan kapasitas kurang lebih 80 orang. Dua bus tersebut akan menuju ke Jawa Tengah dengan tujuan akhir kota Semarang,” ujar Rouf.

Pihaknya juga menyampaikan banyak terimakasih kepada berbagai pihak yang turut serta terlibat mensukseskan mudik gratis, khususnya para donatur yang sudah menyisihkan rezekinya. Ia berharap, kegiatan semacam ini bisa rutin dilaksanakan dan ditingkatkan jumlah armadanya.

Salah satu alumni muda, Birrul Alim mengatakan, pihaknya merasa terbantu dengan adanya kegiatan mudik gratis oleh Kalam Walisongo Jabodetabek. Mengingat harga tiket transportasi jelang idul Fitri cukup tinggi.

“Kegiatan semacam ini sangat membantu karena tidak sedikit yang di perantauan gagal mudik karena terkendala biaya. Terlebih bagi alumni muda seperti kami, yang secara keuangan belum stabil, mudik gratis ini tentunya bisa menghemat ongkos mudik ke kampung halaman,” imbuhnya.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Bisnis03 Agustus 2026, 21:04 WIB

Hadir di Gringsing, LAARYA SKIN Clinic Siap Berikan Layanan Kecantikan Profesional bagi Masyarakat

LAARYA SKIN Clinic yang berlokasi di Jalan Plelen, Kecamatan Gringsing, Batang resmi dibuka dan mulai beroperasi.
Pembukaan LAARYA SKIN Clinic yang berlokasi di Jalan Plelen, Kecamatan Gringsing, Batang.

 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Agustus 2026, 16:23 WIB

Perkara Waris Rumah di Pringgading Semarang, Bukti-bukti Baru Tergugat Dihadirkan

Perkara sidang perdata mengenai harta warisan rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kelurahan Brumbungan, Kecamatan Semarang Tengah, yang ditinggalkan mendiang pasangan Bintoro Wijaya dan Retna Dewi memasuki babak baru.
Imanuel Alvares, kuasa hukum tergugat memberikan keterangan, di Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 3 Agustus 2026. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)