Rawan Terjadi Penipuan, Ini Bahaya Arisan Online yang Wajib Diwaspadai

Arendya Nariswari
Kamis 02 November 2023, 12:00 WIB
Ilustrasi arisan online (Sumber : Unsplash/@charlesdeluvio)

Ilustrasi arisan online (Sumber : Unsplash/@charlesdeluvio)

INFOSEMARAG.COM - Baru-baru ini, publik kembali digemparkan dengan dugaan kasus penipuan arisan online yang dilakukan oleh mahasiswi Bandung.

Viral di platform media sosial X, mahasiswi tersebut diungkap oleh korban berhasil meraup uang miliaran dari hasilnya melakukan penipuan berkedok arisan online.

Arisan online merupakan salah satu fenomena yang marak terjadi di masyarakat Indonesia. Arisan online adalah kegiatan mengumpulkan sejumlah uang dari beberapa orang untuk kemudian diundi secara bergilir. Arisan online biasanya dilakukan melalui media sosial atau aplikasi pesan instan.

Baca Juga: Tinggal Serumah Tapi Merasa Asing dengan Pasangan? Bisa Jadi Terjebak di Pernikahan Toxic, Ini Ciri-cirinya

Arisan online awalnya dianggap sebagai alternatif yang lebih praktis dan efisien dari arisan konvensional. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, arisan online juga menjadi salah satu modus penipuan yang marak terjadi.

Ciri-ciri Arisan Online Bodong

Berikut adalah beberapa ciri-ciri arisan online bodong:

  • Iming-iming keuntungan yang menggiurkan. Arisan online bodong biasanya menjanjikan keuntungan yang sangat tinggi, bahkan hingga 100% per bulan.
  • Penyelenggara tidak jelas. Penyelenggara arisan online bodong biasanya tidak memiliki identitas yang jelas, baik nama, alamat, maupun nomor telepon.
  • Prosedur yang tidak jelas. Arisan online bodong biasanya memiliki prosedur yang tidak jelas, misalnya tidak ada akad atau perjanjian tertulis.
  • Ajakan untuk mengajak orang lain. Arisan online bodong biasanya mengajak pesertanya untuk mengajak orang lain bergabung.

Baca Juga: Kendaraan Berumur Lebih Dari 3 Tahun Dilarang Masuk Jakarta? Bakal Kena Razia dan Tilang Per 1 November 2023

Bahaya Arisan Online Bodong

Arisan online bodong dapat menimbulkan kerugian yang sangat besar bagi pesertanya. Jika uang yang disetorkan tidak dikembalikan, maka peserta arisan akan mengalami kerugian finansial. Selain itu, arisan online bodong juga dapat menimbulkan kerugian psikologis, misalnya rasa stres, cemas, dan frustasi.

Cara Menghindari Arisan Online Bodong

Berikut adalah beberapa tips untuk menghindari arisan online bodong:

  • Jangan mudah tergiur dengan iming-iming keuntungan yang menggiurkan. Pastikan arisan yang Anda ikuti memiliki keuntungan yang wajar.
  • Lakukan riset terlebih dahulu. Cari informasi tentang penyelenggara arisan online, misalnya melalui media sosial atau situs web.
  • Jangan mudah percaya dengan ajakan dari orang yang tidak Anda kenal.

Baca Juga: Sebelum Dibunuh, Warga Sebut Korban Bocah 8 Tahun Sempat Dilecehkan Anak Pensiunan Polisi

Arisan online merupakan kegiatan yang dapat bermanfaat untuk mengumpulkan uang bersama. Namun, Anda harus berhati-hati agar tidak menjadi korban arisan online bodong. Pastikan Anda memahami ciri-ciri arisan online bodong dan menghindarinya.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )
Umum02 Juli 2026, 08:23 WIB

Kuasa hukum Bank Mandiri Taspen: Penyelesaian Kasus NHS Harus Dalam Koridor Hukum dan Fakta yang Tepat

Kuasa hukum Bank Mandiri Taspen Jeffry MH, menyatakan pendampingan hukum korban penipuan oleh NHS agar dilakukan secara profesional.
 (Sumber: )