TPS Bugen Diresmikan, Buka Peluang Ekonomi Pilah Sampah Warga Tlogosari Wetan

Redaksi
Kamis 05 Februari 2026, 21:22 WIB
Peresmian TPS Tlogosari Wetan disambut baik oleh tokoh masyarakat dan kader lingkungan.  (Sumber:  | Foto: dok.)

Peresmian TPS Tlogosari Wetan disambut baik oleh tokoh masyarakat dan kader lingkungan. (Sumber: | Foto: dok.)

SEMARANG - Wali kota Semarang, Agustina Wilujeng Kamis (5/2/2026) meresmikan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Bugen yang berlokasi di Kelurahan Tlogosari Wetan, Kecamatan Pedurungan. TPS ini berbeda dari TPS - TPS lainnya di mana TPS Bugen dirancang tidak hanya sebagai lokasi penampungan sampah sementara, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan gerakan sadar lingkungan bagi masyarakat setempat.

“TPS Tlogosari Wetan bukan sekadar fasilitas, tetapi simbol kebersamaan kita. Dengan TPS ini, warga dapat memilah sampah dari sumbernya sehingga volume sampah yang dibuang ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) dapat dikurangi,” ujar Agustina.

Acara peresmian yang berlangsung di tengah antusiasme warga ini menandai komitmen Pemerintah Kota Semarang untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah berbasis komunitas.

Agustina juga menyoroti persoalan klasik penempatan TPS yang kerap ditolak masyarakat. “Kalau TPS di pinggir jalan dibilang jelek. Di tengah permukiman juga diprotes. Tapi setiap orang menghasilkan sampah. Mau dibuang ke mana kalau tidak ada TPS?” ungkapnya.

Karena itu, TPS Bugen disebut sebagai satu dari sedikit TPS yang dibangun tanpa penolakan warga, dan akan dijadikan pilot project TPS percontohan Kota Semarang.

Agustina juga menegaskan bahwa TPS Bugen disiapkan lebih dari sekadar titik buang sampah. Lokasi ini akan dikembangkan menjadi pusat budidaya maggot (_larva Black Soldier Fly_) untuk mengolah sampah organik, bekerja sama dengan tokoh masyarakat dan jejaring lingkungan hidup serta akademisi.

Sebagai bagian dari ekosistem pengolahan organik, Agustina juga mendorong koordinasi dengan dapur-dapur produksi makanan seperti SPPG/MBG agar sampah organik dipilah dan disalurkan sebagai pakan maggot.

“Kalau kita ingin perubahan dalam budaya bersih kota, prosesnya memang harus dimulai dari TPS. TPS ini harus hidup secara ekonomi, memberi manfaat bagi yang mengelola, dan berdampak bagi lingkungan,” tambahnya.

Menurut data profil pengelolaan limbah perkotaan, total timbulan sampah di Semarang mencapai lebih dari 1.200 ton per hari, dan hanya sebagian yang dikelola dengan prinsip 3R atau melalui pengumpulan formal.

Selain itu, sampah yang menyumbat saluran air dan sungai sering menjadi penyebab genangan saat musim hujan di kawasan timur kota, termasuk di wilayah sekitar Tlogosari. Kondisi ini menjadi pengingat pentingnya pengelolaan sampah yang sistematis dari tingkat RT/RW hingga kota.

Kelurahan Tlogosari Wetan, dengan luas wilayah sekitar 1,25 km² dan struktur permukiman padat, menghadapi tantangan kolektif dalam mengelola sampah rumah tangga secara efisien. Musim hujan dan dataran rendah di beberapa bagian wilayah menyebabkan bahan organik dan plastik yang dibuang sembarangan mudah terbawa oleh aliran air permukaan, memperparah permasalahan lingkungan.

Dengan diresmikannya TPS ini, diharapkan partisipasi aktif warga dalam pemilahan, pengurangan dan pemanfaatan ulang sampah akan meningkat. Wilayah setempat bahkan telah dikenal turut menjalankan program bank sampah yang memberi nilai ekonomi terhadap sampah yang dikumpulkan, sehingga mendukung kesejahteraan masyarakat sekaligus melestarikan lingkungan.

Agustina menyampaikan bahwa pemerintah akan terus mengawal pengoperasian TPS ini dengan program pendampingan dan sosialisasi. “Program ini harus menjadi inspirasi lintas kelurahan, karena kota bersih dimulai dari rumah kita sendiri,” tambahnya.

Peresmian TPS Tlogosari Wetan disambut baik oleh tokoh masyarakat dan kader lingkungan. Sejumlah warga menyampaikan optimisme bahwa fasilitas ini akan meningkatkan kebersihan lingkungan serta membuka peluang ekonomi dari pemanfaatan sampah terpilah.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Tags :
Berita Terkini
Semarang Raya11 Februari 2026, 17:54 WIB

Pemkot Semarang Bergerak Cepat Bantu Korban Kebakaran dan Rumah Roboh

Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang menyalurkan bantuan bagi warga terdampak kebakaran dan rumah roboh di Kelurahan Kaligawe dan Kelurahan Krobokan.
Pemkot Semarang menyalurkan bantuan bagi warga terdampak kebakaran dan rumah roboh.  (Sumber:  | Foto: dok)
Semarang Raya11 Februari 2026, 16:58 WIB

Lantik 42 Anggota DPPI, Wali kota Agustina Harap Bisa Jadi Benteng Ideologi

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng melantik 42 anggota Purna Paskibraka menjadi Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kota Semarang di Ruang Lokakrida, Gedung Balaikota, Rabu (11/2/2026)
Pelantikan anggota Purna Paskibraka menjadi DPPI Kota Semarang. (Sumber:  | Foto: dok)
Bisnis11 Februari 2026, 14:14 WIB

The Park Semarang Hadirkan Weekend Big Shopping 2026, Belanja Dapat Voucher hingga Rp1 Juta

Melalui program ini, pengunjung dapat menikmati berbagai keuntungan berupa voucher belanja dengan skema bertingkat sesuai nilai transaksi. Program berlaku di seluruh tenant dengan metode pembayaran non-tunai yang fleksibel.

The Park Semarang menghadirkan program Weekend Big Shopping 2026.
 (Sumber:  | Foto: dok)
Semarang Raya10 Februari 2026, 21:08 WIB

Imlek dan Ramadhan Berdekatan, Jadi Momentum Perkuat Toleransi di Kota Semarang

Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 menjadi momen istimewa, karena tahun ini waktunya berdekatan dengan bulan suci Ramadhan.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng  mendampingi Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana di Sam Poo Kong, Semarang.
Semarang Raya10 Februari 2026, 21:04 WIB

Beri Layanan Pemeriksaan Kesehatan Terintegrasi 1.200 Pekerja Dalam 5 Hari, Pemkot Semarang Raih Rekor MURI

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menerima penghargaan Rekor MURI atas pencapaian pemeriksaan kesehatan terintegrasi melalui platform Satu Sehat pada pekerja di perusahaan terbanyak, yakni 53 perusahaan dalam kurun waktu lima hari.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menerima penghargaan Rekor MURI. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis10 Februari 2026, 16:23 WIB

AXA Mandiri Serahkan Surplus Underwriting 2024 Ke Baznas Untuk Bangun Perpustakaan dan Renovasi Pesantren

AXA Mandiri menyerahkan secara simbolis lebih dari Rp250 juta nilai surplus underwriting 2024 ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
AXA Mandiri menyerahkan secara simbolis lebih dari Rp250 juta nilai surplus underwriting 2024 ke Baznas.  (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya09 Februari 2026, 21:39 WIB

Imlek Semawis 2026 Kembali Hadir, Tampilkan Harmoni Budaya dan Toleransi Warga Semarang

Rangkaian perayaan menjelang Tahun Baru Imlek ini diawali dengan Tradisi Ketuk Pintu di Klenteng Tay Kak Sie Kota Semarang.
Tradisi Ketuk Pintu di Klenteng Tay Kak Sie Kota Semarang.
 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya08 Februari 2026, 19:58 WIB

Koperasi Merah Putih Sinergi Bersama Pasar Rakyat Hadirkan Sembako Murah

Kegiatan ini menandai sinergi strategis antara Pasar Rakyat yang telah eksis selama empat tahun dengan koperasi yang baru terbentuk untuk menyediakan sembako terjangkau bagi masyarakat.
Bazar Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Pasar Rakyat Bangetayu Kulon . (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya08 Februari 2026, 19:54 WIB

Pemkot Semarang Perjuangkan Festival Pasar Dugderan Jadi Warisan Budaya Indonesia

Mengusung tema “Bersama dalam Budaya, Toleransi dalam Tradisi,” festival tahunan ini akan berlangsung selama sepuluh hari hingga 16 Februari 2026.
Festival Pasar Rakyat Dugderan 2026 di kawasan Alun-alun Masjid Agung Semarang (Kauman) (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya07 Februari 2026, 05:16 WIB

Wujudkan Birokrasi Bersih, Wali kota Agustina Wilujeng Terapkan Meritokrasi Pertama di Jawa Tengah

Pengisian jabatan kali ini murni berbasis pada kompetensi, rekam jejak, dan data objektif, bukan faktor subjektivitas.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng melantik 12 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama hasil seleksi Tim Komite Talenta. 

 (Sumber:  | Foto: dok.)