Host Kinderflix Nisa Jadi Sasaran Komentar Pelecehan Seksual, Padahal Konten Edukasi Balita

Elsa Krismawati
Rabu 08 November 2023, 11:51 WIB
Host Kinderflix mendapat komentar bernada pelecehan seksual (Sumber : instagram @kinderflix.idn)

Host Kinderflix mendapat komentar bernada pelecehan seksual (Sumber : instagram @kinderflix.idn)

INFOSEMARANG.COM - Belakangan sosok host Kinderflix yang akrab disapa Kak Nisa mendapat komentar tak senonoh yang mengarah pada pelecehan seksual di kolom komentar.

Ya, host Kinderflix, Kak Nisa bernama asli Anisa Rostiana ini merupakan lulusan Universitas Maranatha jurusan psikologi.

Perempuan berusia 23 tahun itu menjadi idola di berbagai kalangan, sebab konten edukasinya yang dianggap memiliki gaya berbeda dan fresh!

Baca Juga: Live Streaming Gratis Persik Kediri vs Madura United BRI Liga 1, Pertaruhan Sape Kerrab di Empat Besar Klasemen

Channel YouTube Kinderflix masih sangat tergolong baru, karena dibuat pada September 2023.

Namun demikian, kunjungan pada channel yang bertujuan menemani tumbuh kembang balita ini mendapat respon positif dari orang tua.

Sehingga, meskipun baru mengunggah beberapa video, saluran konten edukatif bagi anak-anak ini mendapat traffic yang cukup tinggi.

Baca Juga: Kecelakaan Sedan vs Motor di Depan Kampus Ngudi Waluyo Ungaran, Mobil Ringsek Parah

Namun, rupanya tak hanya balita yang suka dengan konten Kinderflix, Kak Nisa jadi lebih populer di kalangan para orang dewasa terutama laki-laki.

Kepopuleran perempuan asal Bandung itu nampaknya diapresiasi secara negatif oleh sejumlah orang tak bertanggung jawab.

Komentar-komentar bernada pelecehan seksual yang diterima Kinderflix tak hanya beredar di YouTube, melainkan pula di platform media sosial lain seperti TikTok dan X.

Baca Juga: Duel Sengit Persib Bandung vs Arema FC BRI Liga 1, Tantangan Berat Singo Edan Keluar dari Zona Degradasi

Tanggapan Kinderflix 

Komentar bernada pelecehan seksual ini direspon oleh pihak Kinderflix melalui akun instagram resmi mereka @kinderflix.idn.

Dalam keterangannya, pihak Kinderflix mengaku berterima kasih terhadap dukungan atas kanal yang diperuntukkan untuk edukasi anak-anak tersebut.

“Hai Halo KinderParents dan KinderFriends, kak Nisa & Friends sangat berterimakasih untuk semua yang sudah selalu positif dan support Kak Nisa & Friends,” tulis Kinderflix.

Baca Juga: Imbas Video Felicya Angelista Diduga Pro Israel, Seruan Boikot Scarlett Trending, Warganet: Kak Feli Blunder!

Kinderflix juga menyatakan sangat menyayangkan adanya komentar-komentar bernada pelecehan seksual yang mereka terima.

“Kita sangat senang sekali dengan antusias KinderParents yang ikut berinteraksi saat menonton video kita, tapi kita sangat sedih dengan adanya komentar yang bertujuan negatif (seperti seksualisasi) untuk Kak Nisa & Friends, selagi itu positif kita pasti senang sekali. Semoga video Kinderflix bermanfaat selalu untuk bermain dan belajar bersama KinderFriends ya! With love Kak Nisa & Friends,” tutupnya.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum16 Maret 2026, 16:54 WIB

PW GP Ansor Jateng Tegaskan Tak Ada Instruksi Aksi di KPK

Gus Shidqon menegaskan aksi demonstrasi yang mengatasnamakan Ansor dan Banser di depan KPK bukan agenda resmi organisasi.
 (Sumber: )
Umum16 Maret 2026, 15:29 WIB

Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026 Kembali Digelar, Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah

, Bejo Jahe Merah untuk kelima kalinya turut berpartisipasi dalam program Mudik Gratis Jawa Tengah.
Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis16 Maret 2026, 15:18 WIB

Lonjakan Kebutuhan Energi Saat Lebaran, Pertamina Tambah Distribusi LPG 3 Kg di Jateng–DIY

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) menambah pasokan LPG 3 kilogram di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Stok LPG 3Kg di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum16 Maret 2026, 15:09 WIB

BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 di Jateng Mulai Mei, Puncaknya Agustus

(BMKG) melalui Stasiun Klimatologi Jawa Tengah memprediksi musim kemarau 2026 di wilayah Jawa Tengah umumnya akan mulai berlangsung pada Mei 2026.
Prediksi kemarau di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok BMKG.)
Semarang Raya14 Maret 2026, 20:42 WIB

Hiburan Ramadan dan Libur Lebaran, Atraksi Flying Trapeze Internasional Tampil di The Park Semarang

Pertunjukan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 14 hingga 29 Maret 2026 di area atrium mal the park semarang.
sirkus di The Park Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis11 Maret 2026, 13:53 WIB

Transaksi Digital Melesat, Laba Bersih Bank Mandiri Tumbuh 16,7 Persen Jadi Rp8,9 Triliun

Peningkatan kinerja tersebut sejalan dengan semakin aktifnya transaksi nasabah di berbagai kanal layanan Bank Mandiri, khususnya melalui platform digital.
Bank Mandiri. (Sumber: )
Umum05 Maret 2026, 11:00 WIB

AXA Mandiri Buka Puasa Bersama Anak Yatim serta Berbagi Ilmu Literasi Keuangan dan Perlengkapan Sekolah

AXA Mandiri berbagi berkah di bulan ramadan dengan membagikan 100 paket perlengkapan sekolah dan paket sembako untuk anak-anak yatim dari Panti Asuhan Nurul Iman dan Yapensos.
AXA Mandiri dalam momen buka puasa bersama para anak-anak yatim di kantor pusat AXA Mandiri, Jakarta.

 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya03 Maret 2026, 13:39 WIB

SR Group Gelar Drone Show Spektakuler di Semarang, Tegaskan Komitmen Inklusivitas

Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang dan Jawa Tengah pada 17 Februari 2026.
Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:14 WIB

Musim Tanam di Depan Mata, Petani Tembakau Khawatir Regulasi Bunuh Keberlanjutan

Petani berharap pemerintah mempertimbangkan dampak kebijakan terhadap keberlanjutan usaha tani tembakau, terutama menjelang musim tanam yang akan segera dimulai.
Petani Tembakau. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:10 WIB

Perusahaan Nekat Telat Bayar THR 2026? Siap-Siap Kena Denda 5 Persen dan Sanksi Usaha!

THR Idul Fitri 1447 H wajib cair H-7. Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif.
Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif (Sumber: ChatGpt | Foto: illustrasi)