Profil Anwar Usman, Adik Ipar Joko Widodo yang Dipecat dari Jabatan Ketua MK

Arendya Nariswari
Selasa 07 November 2023, 20:32 WIB
Anwar Usman dipecat dari jabatan ketua MK (Sumber : Instagram/@mahkamahkonstitusi)

Anwar Usman dipecat dari jabatan ketua MK (Sumber : Instagram/@mahkamahkonstitusi)

INFOSEMARANG.COM - Profil Anwar Usman kekinian tengah ramai dicari oleh publik, usai Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) mencopot adik ipar Joko Widodo ini dari jabatannya sebagai ketua MK.

Latar belakangan alasan mengapa Anwar Usman diberhentikan dari jabatan Ketua MK yakni sebab disebut melakukan pelanggaran berat terhadap kode etik.

Hal ini disampaikan langsung saat sidang di gedung MK, hari ini Selasa (7/11) malam oleh Jimly Ashiddiqie selaku Ketua MKMK.

Baca Juga: Bagaimana Nasib Gibran Rakabuming Usai Anwar Usman Terbukti Melakukan Pelanggaran Berat Kode Etik?

Lalu sebenarnya seperti apa sepak terjang Anwar Usman yang kekinian harus rela jabatannya dicopot dari Ketua MK ini?

Sebelum menjadi Ketua MK, Anwar Usman sempat menjabat sebagai Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi ke-5. Anwar Usman memulai karier sebagai seorang guru honorer pada 1975.

Riwayat Hidup

Anwar Usman lahir di Desa Rasabou, Kecamatan Bolo, Bima, Nusa Tenggara Barat, pada tanggal 31 Desember 1956. Ia adalah anak dari pasangan Usman A. Rahim dan St. Ramlah.

Anwar Usman mengawali kariernya sebagai guru honorer di SD Kalibaru, Jakarta, pada tahun 1975. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikannya di Fakultas Hukum Universitas Islam Jakarta dan lulus pada tahun 1984.

Baca Juga: Anwar Usman Dipecat dari MK, Ini 17 Pihak yang Melakukan Pelaporan Kasus Pelanggaran Kode Etiknya

Pada tahun 1985, Anwar Usman diangkat menjadi calon hakim Pengadilan Negeri Bogor. Ia kemudian diangkat menjadi hakim di Pengadilan Negeri Atambua, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, dan Pengadilan Tinggi Jakarta.

Pada tahun 2003, Anwar Usman diangkat menjadi Kepala Biro Kepegawaian Mahkamah Agung. Pada tahun 2005, ia diangkat menjadi hakim konstitusi.

Karier Hakim Konstitusi

Anwar Usman terpilih menjadi hakim konstitusi pada tahun 2005. Ia menjabat sebagai hakim konstitusi selama dua periode, yaitu 2005-2013 dan 2013-2023.

Pada tahun 2018, Anwar Usman terpilih menjadi Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi. Ia menjabat sebagai Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi selama satu periode, yaitu 2018-2023.

Pada tanggal 15 Maret 2023, Anwar Usman terpilih kembali menjadi Ketua Mahkamah Konstitusi untuk periode 2023-2028.

Istri dan Anak

Anwar Usman menikah dengan Suhada H. Ahmad pada tahun 1985. Mereka dikaruniai tiga orang anak, yaitu Sheila Anwar, Khairil Anwar, dan Kurniati Anwar.

Pada tanggal 26 Mei 2022, Anwar Usman menikah lagi dengan Idayati, adik kandung Presiden Joko Widodo.

Baca Juga: Foto Felicya Angelista Pernah ke Israel Jadi Sorotan: Mimpi-mimpiku Terjawab

Kontroversi

Pemilihan Anwar Usman sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi pada tahun 2023 menuai kontroversi. Hal ini karena Anwar Usman merupakan ipar dari Presiden Joko Widodo.

Kontroversi ini muncul karena ada kekhawatiran bahwa Anwar Usman akan bias dalam memutus perkara yang melibatkan Presiden Joko Widodo.

Anwar Usman adalah seorang hakim konstitusi yang memiliki pengalaman yang luas. Ia telah mengabdi di Mahkamah Konstitusi selama lebih dari 18 tahun.

Demikian profil dari Anwar Usman, adik ipar Joko Widodo yang baru saja diberhentikan dari jabatan Ketua MK.

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Netizen26 April 2026, 18:15 WIB

Menata Integritas SDM untuk Mengurangi Kebocoran Retribusi Sampah

Ketika SDM dan sistem berjalan selaras, maka pengelolaan retribusi sampah tidak hanya menjadi lebih optimal, tetapi juga berkelanjutan dan akuntabel.
Susilo Heni Prasetyo,  Ketua Umum DPP RPK-RI. (Sumber: )
Umum25 April 2026, 22:00 WIB

Mohammad Saleh Ajak Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan dan Jaga Kesehatan di Masa Pancaroba

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta menjaga kesehatan di tengah kondisi cuaca pancaroba.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber: )
Semarang Raya25 April 2026, 08:18 WIB

Pawai Ogoh-Ogoh Minggu Besok, Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Kantong Parkir

Gelaran Karnaval Seni Budaya Lintas Agama (Pawai Ogoh-Ogoh) pada Minggu (26/4/2026) besok dipastikan akan menyedot perhatian ribuan warga.
 (Sumber: )
Umum25 April 2026, 08:13 WIB

Dampingi Kunker Menteri Wihaji, Mohammad Saleh Tekankan Program MBG 3B Harus Tepat Sasaran

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendampingi Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga) RI, Wihaji, dalam kunjungan kerja di Kabupaten Pemalang.
 (Sumber: )
Umum22 April 2026, 13:15 WIB

Mohammad Saleh Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Contoh Tata Kelola yang Baik

Pengelolaan yang transparan dan akuntabel menjadi kunci agar koperasi mampu berperan optimal dalam menggerakkan ekonomi masyarakat.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis21 April 2026, 18:15 WIB

Tahan Tekanan Global, Kinerja Bank Mandiri Tetap Moncer di Awal 2026

Bank berkode emiten BMRI ini membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp15,4 triliun atau tumbuh 16,6 persen secara tahunan.
 (Sumber: )
Semarang Raya21 April 2026, 08:35 WIB

Dari Apel Berbusana Adat Hingga Talkshow Hari Kartini, Pemkot Semarang Perkuat Pemberdayaan Perempuan

Di Kota Semarang, peringatan Hari Kartini ke-147 menjadi sarana strategis untuk memperkuat peran perempuan dalam pembangunan daerah.
 (Sumber: )
Umum21 April 2026, 08:27 WIB

Mohammad Saleh: NU Harus Konsisten Kawal Pembangunan Jateng

Peran NU diharapkan tidak hanya sebatas dukungan moral, tetapi juga terlibat aktif dalam berbagai sektor strategis.
 (Sumber: )
Umum20 April 2026, 13:10 WIB

Kunjungan Perpustakaan Jateng Capai 4,3 Juta Orang, Mohammad Saleh Minta Aktivitas Literasi Digeliatkan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh mengapresiasi tingginya angka kunjungan Perpustakaan Daerah Jateng sepanjang tahun 2025 yang mencapai 4,3 orang.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh. (Sumber:  | Foto: dok)
Semarang Raya20 April 2026, 13:08 WIB

Jalan Gombel Lama Tutup, Berikut Rekayasa Lalu Lintas Mulai 20 April 2026

Kebijakan ini dilakukan dengan menutup Jalan Gombel Lama dan mengalihkan arus ke Jalan Gombel Baru.
 (Sumber: )