Pemerintah Kota Solo Buka Lowongan PNS PPPK Formasi Guru Nakes 2023

Elsa Krismawati
Selasa 12 September 2023, 17:27 WIB
Ilustrasi tenaga guru honorer yang akan menjadi PPPK part time. (Sumber : gurubatta)

Ilustrasi tenaga guru honorer yang akan menjadi PPPK part time. (Sumber : gurubatta)

INFOSEMARANG.COM- Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta berencana membuka 879 lowongan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) pada akhir tahun ini.

Dari jumlah tersebut, profesi guru dan tenaga kesehatan menjadi yang paling dominan.

Menurut Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Surakarta, Dwi Ariyatno pemerintah Kota Solo berencana membuka lowongan dengan formasi guru nakes.

Baca Juga: SAH! Pemerintah Tetapkan 27 Hari Libur Nasional Tahun 2024, Cek Daftar Tanggal Merahnya DI SINI

Dikutip Infosemarang.com dari Antara, Dwi Ariyanto menyebutkan.

"Pemerintah kota akan membuka ratusan lowongan PPPK pada akhir tahun ini. Paling banyak formasi guru." katanya seperti dikutip Infosemarang.com pada 12 September 2023.

Dari 879 formasi PPPK yang tersedia, 505 di antaranya adalah untuk guru, sedangkan 264 lainnya adalah untuk tenaga kesehatan.

Baca Juga: GRATIS! Link Live Streaming Indonesia vs Turkmenistan Kualifikasi AFC 2023 Resmi, Kick Off 19.00 WIB, SIARAN LANGSUNG DI SINI

Sementara itu, sisanya sebanyak 110 orang akan mengisi formasi tenaga teknis.

Dwi Ariyatno juga menyampaikan bahwa awalnya Pemkot Surakarta mengusulkan 883 formasi PPPK.

Tetapi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) RI hanya menyetujui 879 orang.

Baca Juga: Daftar Peringkat 7 Teratas Idol-Aktor Korea dengan Akting Terbaik Tahun Ini, Mulai Couple King The Land Hingga IU dan Suzy

Mayoritas dari formasi guru tersebut adalah untuk mata pelajaran SMP.

Ada sekitar 150 orang yang telah lulus tahap passing grade dalam seleksi PPPK tahun sebelumnya.

Namun belum berhasil. Mereka yang termasuk dalam pelamar tahun 2021 dan belum lolos akan diberi kesempatan untuk mengikuti tes lagi tahun ini.

Baca Juga: SAH! Pemerintah Jokowi Resmi Ubah Istilah Isa Almasih Jadi Yesus Kristus

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Surakarta, Dian Rineta, menyatakan bahwa pemkot masih membutuhkan lebih banyak guru.

Sejumlah guru PNS telah memasuki masa pensiun. Syarat utama untuk mengikuti seleksi PPPK adalah memiliki usia dan pengalaman tugas yang relevan dengan formasi yang dilamar, yaitu minimal 3 tahun.

Batas usia pelamar PPPK berbeda dengan CPNS, di mana minimal satu tahun sebelum mencapai batas usia pensiun (BUP) 60 tahun.

Baca Juga: Kondisi Savana Bromo Masih Terbakar Hingga Munculkan Tornado Api, Kebakaran Gara-gara Flare Prewedding Tak Kunjung Padam

"Ya, masih banyak posisi yang kosong, terutama karena pensiunnya para guru PNS. Saat ini, kami mendapatkan dukungan dari guru TKPK, tetapi kami mendorong mereka untuk mengikuti tes seleksi PPPK sehingga mereka dapat bersaing dengan pelamar umum," ungkap Dian.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)