Bukan Jawa Tengah, Gibran Rakabuming Sebut Contoh Pemprov Jabar dalam Sistem Birokrasi

Elsa Krismawati
Kamis 31 Agustus 2023, 12:30 WIB
Gibran Rakabuming terapkan contoh sistem dari Jawa Barat (Sumber : Kompas TV)

Gibran Rakabuming terapkan contoh sistem dari Jawa Barat (Sumber : Kompas TV)

INFOSEMARANG.COM- Pemerintah Kota Surakarta siap terapkan sistem merit manajemen kepegawaian ASN dari Jawa Barat.

Pemerintah Kota Solo, Jawa Tengah, telah menyatakan kesiapannya dalam mengimplementasikan Sistem birokrasi Manajemen Kepegawaian Aparatur Sipil Negara (ASN).

Wali Kota Surakarta menyambut positif pengalaman yang diperoleh dari Jawa Barat terkait sistem ini.

Baca Juga: Cara Cek Saldo Jaminan Pensiun BPJS Ketenagakerjaan di HP Pakai Aplikasi JMO

Menurutnya, implementasi KPI (key performance indicator) yang telah ada di Surakarta akan ditingkatkan.

Gibran menyebutkan akan menggunakan aplikasi yang telah sukses dijalankan di Jawa Barat.

Dikutip Infosemarang.com dari Antara News, Gibran menyebutkan.

Baca Juga: Kecelakaan di Gajahmungkur, Mobil Tabrak 2 Pemotor hingga Banting Setir Hantam Tembok Rumah Warga

"Apa yang saya pelajari di Jawa Barat cukup bagus. Di sini kan sudah ada KPI (key performance indicator), nanti diperkuat lagi dengan aplikasi yang sudah dijalankan di Jawa Barat," katanya seperti dikutip Infosemarang.com pada 31 Agustus 2023.

"Kami melihat bahwa sistem merit manajemen akan membawa kecepatan dalam menangani masalah, pelayanan yang lebih responsif, dan birokrasi yang lebih dinamis," lanjutnya.

"Kami juga ingin menciptakan lingkungan kerja yang lebih terbuka dan fleksibel," ujar Wali Kota tersebut.

Baca Juga: Twitter Ramai Tren #FemaleSecret, Sejumlah Wanita Bongkar Rahasianya di Media Sosial Sampai Selebtweet Juga Ikutan

Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa setiap instansi di bawah Pemerintah Kota Surakarta akan bekerja secara tim dalam menyelesaikan berbagai masalah.

Kolaborasi antar-dinas diharapkan dapat membantu dalam menangani situasi yang kompleks dan mendukung efisiensi kerja.

"Kami percaya bahwa pendekatan ini sangat relevan untuk Solo. Kami siap untuk mengambil langkah-langkah positif dari pengalaman di Jawa Barat," tegasnya.

Baca Juga: Dampak Kemarau Panjang, Harga Beras di Semarang Naik! Ini Harga Perkilonya Sekarang

Dengan mengadopsi sistem menejemen ini, diharapkan proses birokrasi yang tadinya kaku dapat dipotong dan efisiensi dalam pelayanan publik akan meningkat.

Namun, dalam konteks ini, para ASN diharapkan tetap bekerja di kantor.

"Namun, yang terpenting adalah menghapus budaya negatif dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih positif dan kolaboratif," sambung Wali Kota.

Sementara itu, Pemerintah Kota Surakarta bergabung dengan 11 pemerintah daerah lain yang juga akan mengadopsi sistem kepegawaian ini.

Baca Juga: Postingan Terakhir Imam Masykur di TikTok Tentang Rasa Kehilangan, Seolah Isyarat: Maafkan Dosa Saya...

Dengan upaya ini, diharapkan kualitas pelayanan publik dan efisiensi birokrasi di Surakarta akan semakin meningkat, mendukung pertumbuhan kota yang lebih baik.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum30 Juli 2026, 17:28 WIB

Jawa Tengah Diruwat, Imbas 5 Bupati Kena OTT KPK

Masyarakat dari Aliansi Rakyat Jawa Tengah Peduli Anti Korupsi, melakukan ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Kamis, 30 Juli 2026. 
Ruwatan dan doa bersama di halaman Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.
Umum30 Juli 2026, 16:49 WIB

Eks DPR RI Riyanta Serukan ‘Bersih-bersih’ Indonesia Mulai dari Aparatnya

Anggota DPR RI periode 2021-2024 Riyanta, mengatakan, upaya bersih-bersih Indonesia dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) harus dimulai dari aparat penegak hukum (APH)-nya.
Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) Riyanta, di Kawasan Kota Lama Semarang, belum lama ini. (Dok) (Sumber: )
Umum30 Juli 2026, 08:59 WIB

Penyidikan Kasus Investasi Bodong Banyumas Ungkap Dugaan Korban Didorong Ajukan Kredit Bank

Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan sejumlah pihak, tersangka diduga mendorong sebagian korban untuk terus menambah dana investasi, termasuk dengan mengajukan kredit ke sejumlah bank.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum28 Juli 2026, 16:48 WIB

3 Kali Sidang Perkara Warisan Rumah di Semarang Ditunda, Dinilai tak Adil Bagi Tergugat

Sidang perkara sengketa hak waris atas sebidang rumah di Jalan Pringgading Nomor 70, Kota Semarang, ditunda untuk ketiga kalinya oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Semarang, Senin, 27 Juli 2026.
Kuasa hukum salah satu tergugat, Imanuel Alvares. (Foto: Diaz A Abidin) (Sumber: )
Bisnis24 Juli 2026, 06:20 WIB

Aset Tumbuh Capai Rp186 Triliun, Pegadaian Libatkan Kepolisian untuk Pengamanan

Aset PT Pegadaian (Persero) kian bertumbuh mencapai Rp186 triliun, ditambah outstanding loan sebesar Rp155 triliun pada saat ini. Selain itu masih terdapat aset-aset fisik yang dimiliki.
Penandatangan kerja sama antara PT Pegadaian dan Polri, di Hotel Aruss, Kota Semarang, Kamis, 23 Juli 2026. (Dok) (Sumber: )
Umum23 Juli 2026, 12:30 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Dalam memuluskan aksi kejahatannya, tersangka selain memperdaya ternyata juga "mengintimidasi" secara psikis para korbannya.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum09 Juli 2026, 09:07 WIB

Layanan Operasional Bank Mandiri Taspen Kantor Cabang Purwokerto Berjalan Normal

Bank Mandiri Taspen memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal.
 (Sumber: )
Umum08 Juli 2026, 18:26 WIB

Penipuan Investasi Bodong Purwokerto, OJK Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka

OJK berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses penindakan hukum terhadap kasus penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum04 Juli 2026, 09:05 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmen bank untuk mendukung proses hukum dalam perkara dugaan penipuan berkedok investasi di Purwokerto.
Tim Kuasa Hukum Bank Mandiri Taspen saat mendatangi Polresta Banyumas.
 (Sumber:  | Foto: Dok.)
Umum03 Juli 2026, 16:56 WIB

Bank Mandiri Perkuat Aksi Kemanusiaan Lewat Program Donor Darah Berkelanjutan

Aksi donor darah ini bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi kemanusiaan berkelanjutan.
 (Sumber: )