Keraton Surakarta Adakan Pergelaran Sekaten 2023, Bersinergi dengan Pemerintah Kota Solo

Elsa Krismawati
Rabu 30 Agustus 2023, 13:26 WIB
Sekaten Keraton Surakarta 2023 (Sumber : Instagram @agendasolo)

Sekaten Keraton Surakarta 2023 (Sumber : Instagram @agendasolo)

INFOSEMARANG.COM- Keraton Surakarta akan menggandeng pemerintah daerah dalam menghadirkan pergelaran Sekaten yang dijadwalkan berlangsung mulai 8 September hingga 8 Oktober 2023.

Ketua Eksekutif Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Surakarta, Kanjeng Pangeran Eddy Wirabumi, mengungkapkan bahwa sudah terjadi koordinasi dengan Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka, untuk menyatukan upaya dalam acara tersebut.

Sekaten merupakan acara kebudayaan yang diselenggarakan oleh Keraton Surakarta.

Baca Juga: Wali Kota Semarang Mbak Ita Ajak Ibu-Ibu Pemilik Warung Kelontong Perangi Rokok Ilegal

Dikutip Infosemarang.com dari Antara News, Pangeran Eddy mengungkapkan.

"Pak Wali juga telah menginstruksikan dinas terkait untuk memberikan bantuan seoptimal mungkin agar acara ini dapat berjalan dengan baik. Ini bagian penting dari daya tarik wisata Surakarta, entah kita setuju atau tidak," ujar Pangeran Eddy seperti dikutip Infosemarang.com pada 30 Agustus 2023.

Salah satu aspek kolaborasi adalah melibatkan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang akan turut serta dalam penyelenggaraan Sekaten.

Baca Juga: Doa dan Zikir Subuh agar Lancar Ikut Seleksi CPNS 2023, Amalkan secara Rutin

Pangeran Eddy berharap bahwa pemerintah daerah tidak hanya melihat Sekaten sebagai acara milik Keraton.

Karena banyak pengunjung dari luar kota yang akan datang ke Solo.

"Dengan semakin banyak orang yang berkunjung, dampak positif akan lebih luas," sambungnya.

Baca Juga: Presiden Joko Widodo Akan Menunjuk Penjabat Gubernur Jawa Tengah, Tiga Nama ini Terkuat

"Termasuk bagi penyedia hotel, makanan, dan transportasi. Oleh karena itu, Pak Wali ingin memastikan bahwa kualitas acara ini terus ditingkatkan," tambahnya.

Pangeran Eddy juga memastikan bahwa kawasan Sekaten akan dirapikan untuk memberikan kenyamanan kepada pengunjung.

Terutama, area Gladak yang biasanya menjadi berantakan, akan dikelola lebih baik oleh Keraton.

Baca Juga: BARU! Instagram Hadirkan Stiker Astrologi, Bisa Untuk Apa Saja? Bakal Jadi Fitur Terbaru Nih..

"Khususnya di Gladak yang sering kali berantakan, tahun ini kami akan mengelolanya sendiri. Kami ingin menciptakan suasana yang lebih manusiawi, bukan kekacauan," ungkapnya.

Salah satu tindakan yang akan diambil adalah memberikan tempat khusus bagi para penjual gerabah yang sebelumnya berjualan di pinggir jalan, sering kali menyebabkan kemacetan.

Pangeran Eddy menjelaskan bahwa mereka akan diberikan tempat dengan harga terjangkau sehingga tetap dapat berjualan tanpa mengganggu lalu lintas.

Baca Juga: Timnas U-23 Targetkan Lolos Piala Asia dan Olimpiade Paris, Shin Tae Young: Peluang Sangat Besar

Sementara itu, Gibran Rakabuming Raka menegaskan bahwa langkah-langkah antisipatif telah diambil untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan, seperti pada tahun sebelumnya, seperti aksi copet, kehilangan helm, begal, dan tarif stan yang mahal.

"Pemerintah Kota Surakarta sudah terlibat dalam proses ini. Sekaten juga tidak akan mengganggu proses revitalisasi yang sedang berlangsung," tegas Gibran.

Dengan sinergi antara Keraton dan pemerintah daerah, Sekaten 2023 diharapkan dapat berjalan sukses dan memberikan pengalaman yang positif bagi pengunjung serta pelaku usaha lokal.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum16 Maret 2026, 16:54 WIB

PW GP Ansor Jateng Tegaskan Tak Ada Instruksi Aksi di KPK

Gus Shidqon menegaskan aksi demonstrasi yang mengatasnamakan Ansor dan Banser di depan KPK bukan agenda resmi organisasi.
 (Sumber: )
Umum16 Maret 2026, 15:29 WIB

Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026 Kembali Digelar, Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah

, Bejo Jahe Merah untuk kelima kalinya turut berpartisipasi dalam program Mudik Gratis Jawa Tengah.
Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis16 Maret 2026, 15:18 WIB

Lonjakan Kebutuhan Energi Saat Lebaran, Pertamina Tambah Distribusi LPG 3 Kg di Jateng–DIY

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) menambah pasokan LPG 3 kilogram di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Stok LPG 3Kg di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum16 Maret 2026, 15:09 WIB

BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 di Jateng Mulai Mei, Puncaknya Agustus

(BMKG) melalui Stasiun Klimatologi Jawa Tengah memprediksi musim kemarau 2026 di wilayah Jawa Tengah umumnya akan mulai berlangsung pada Mei 2026.
Prediksi kemarau di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok BMKG.)
Semarang Raya14 Maret 2026, 20:42 WIB

Hiburan Ramadan dan Libur Lebaran, Atraksi Flying Trapeze Internasional Tampil di The Park Semarang

Pertunjukan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 14 hingga 29 Maret 2026 di area atrium mal the park semarang.
sirkus di The Park Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis11 Maret 2026, 13:53 WIB

Transaksi Digital Melesat, Laba Bersih Bank Mandiri Tumbuh 16,7 Persen Jadi Rp8,9 Triliun

Peningkatan kinerja tersebut sejalan dengan semakin aktifnya transaksi nasabah di berbagai kanal layanan Bank Mandiri, khususnya melalui platform digital.
Bank Mandiri. (Sumber: )
Umum05 Maret 2026, 11:00 WIB

AXA Mandiri Buka Puasa Bersama Anak Yatim serta Berbagi Ilmu Literasi Keuangan dan Perlengkapan Sekolah

AXA Mandiri berbagi berkah di bulan ramadan dengan membagikan 100 paket perlengkapan sekolah dan paket sembako untuk anak-anak yatim dari Panti Asuhan Nurul Iman dan Yapensos.
AXA Mandiri dalam momen buka puasa bersama para anak-anak yatim di kantor pusat AXA Mandiri, Jakarta.

 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya03 Maret 2026, 13:39 WIB

SR Group Gelar Drone Show Spektakuler di Semarang, Tegaskan Komitmen Inklusivitas

Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang dan Jawa Tengah pada 17 Februari 2026.
Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:14 WIB

Musim Tanam di Depan Mata, Petani Tembakau Khawatir Regulasi Bunuh Keberlanjutan

Petani berharap pemerintah mempertimbangkan dampak kebijakan terhadap keberlanjutan usaha tani tembakau, terutama menjelang musim tanam yang akan segera dimulai.
Petani Tembakau. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:10 WIB

Perusahaan Nekat Telat Bayar THR 2026? Siap-Siap Kena Denda 5 Persen dan Sanksi Usaha!

THR Idul Fitri 1447 H wajib cair H-7. Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif.
Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif (Sumber: ChatGpt | Foto: illustrasi)