Pernyataan Hasto Soal Dua Caleg Mantan Koruptor Maju dari PDI Perjuangan

Galuh Prakasa
Senin 28 Agustus 2023, 22:22 WIB
Pernyataan Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto soal dua caleg mantan koruptor maju dari partainya. (Sumber : Dok. PDIP)

Pernyataan Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto soal dua caleg mantan koruptor maju dari partainya. (Sumber : Dok. PDIP)

INFOSEMARANG.COM -- Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menjawab pertanyaan tentang dua bakal calon legislatif (caleg) DPR RI yang merupakan mantan terpidana kasus korupsi yang maju dalam Pemilu 2024.

Hasto mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan seleksi dan pertimbangan yang cermat terhadap para bakal caleg PDIP yang diajukan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Hasto mengungkapkan PDI Perjuangan telah melakukan pertimbangan cermat. Mereka yang di masa lalu telah menjalani hukuman diharapkan telah berproses menjadi warga negara yang baik dan memahami hukum.

Baca Juga: Momen Pilu Calon Tunangan Pemuda Aceh Peluk Peti Jenazah Imam Masykur, Batal Nikah Usai Kekasihnya Dibunuh Paspampres

Menurutnya, dua bakal caleg mantan terpidana korupsi tersebut telah membuktikan niat baik mereka dengan mematuhi berbagai tuntutan hukum.

Ia juga memberikan contoh tentang Rokhmin Dahuri yang pernah terlibat dalam kasus korupsi dana nonbujeter Kementerian Kelautan dan Perikanan, dan telah menjalani klarifikasi oleh PDIP.

Hasto berpendapat bahwa kontribusi Rokhmin sebagai bakal caleg DPR RI Fraksi PDIP dari daerah pemilihan (dapil) Jawa Barat II masih sangat dibutuhkan. Hal ini karena Rokhmin adalah seorang ahli di bidang maritim.

"Beliau banyak diterima di kalangan perguruan tinggi, dan kita juga tahu apa yang sebenarnya terjadi dengan Prof. Rokhmin saat itu itu tidak bisa terlepas dari aspek-aspek politik," katanya dikutip dari Antara, Senin, 28 Agustus 2023.

Dia juga menambahkan bahwa Rokhmin telah lama aktif berinteraksi dengan masyarakat. Oleh karena itu, kontribusi intelektualnya masih diakui oleh banyak pihak.

Baca Juga: Pemkot Surakarta Buka 879 Formasi Seleksi PPPK 2023, 505 untuk Guru, Paling Banyak Guru SMP

Sementara itu, dalam catatan Indonesia Corruption Watch (ICW) telah mengamati daftar calon sementara (DCS) anggota DPR RI Pemilu 2024 yang dirilis oleh KPU.

ICW mencatat bahwa setidaknya ada 7 bakal caleg DPR yang memiliki catatan sebagai mantan terpidana kasus korupsi.

Dua di antaranya merupakan dari PDIP, yaitu Rokhmin dan Al Amin Nasution, yang akan maju sebagai bakal caleg DPR PDIP dari dapil Jawa Tengah VII.

Selain itu, ada tiga bakal caleg dari Partai NasDem, yaitu Abdillah dari dapil Sumatera Utara I, Abdullah Puteh dari dapil Aceh II, dan Rahudman Harahap dari dapil Sumatera Utara I.

Selanjutnya, satu bakal caleg dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), yaitu Susno Duadji dari dapil Sumatera Selatan II.

Terakhir, ada satu bakal caleg dari Partai Golkar, yaitu Nurdin Halid dari dapil Sulawesi Selatan II.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum04 September 2026, 09:44 WIB

Dika Akui Menipu dan Gelapkan Uang Pensiunan: Tiga Saksi Beberkan Kejahatan Terdakwa di PN Purwokerto

Dalam sidang di PN Purwokerto, Nurma Handika Sari alias Dika, mengakui seluruh kesalahan yang didakwakan pada dirinya.
 (Sumber: )
Umum24 Agustus 2026, 15:20 WIB

Dukung Aksi AMPB di DPR RI, Riyanta GJL Sebut RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Mantan anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Jalan Lurus (GJL) mendukung rencana aksi pencapaian pendapat oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Gedung DPR RI, Kamis 27 Agustus 2026.
Ketum GJL Riyanta beri keterangan di Kawasan Kota Lama Semarang, Ahad, 23 Agustus 2026. (Sumber: )
Semarang Raya24 Agustus 2026, 11:34 WIB

RPK-RI Pastikan Pekerjaan Jalan Bringin dan K3 Berjalan Sesuai Ketentuan

Proyek peningkatan Jalan Batas Kota Salatiga–Kedungjati/Batas Kabupaten Grobogan di Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mendapat pemantauan dari LSM RPK-RI.
 (Sumber: )
Umum20 Agustus 2026, 10:52 WIB

OJK Purwokerto Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal Berkedok Keuntungan Tinggi

Praktisi hukum Saleh Darmawan mengatakan, korban investasi ilegal masih memiliki peluang untuk mengupayakan pemulihan kerugian melalui proses hukum.
Forum diskusi tentang investasi bodong yang digelar di Purwokerto, belum lama ini.
 (Sumber: )
Bisnis19 Agustus 2026, 12:48 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, 156 Broker Properti Jateng Jalani Sertifikasi

Arebi Jateng menggelar sertifikasi kompetensi bagi 156 broker properti sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan agen properti.
 (Sumber: )
Umum16 Agustus 2026, 18:36 WIB

Kisah Baby Udon Bikin Penonton Semarang Menangis Tersedu-sedu

Suasana haru mewarnai roadshow film Baby Udon di Citra XXI, Mal Ciputra Semarang, Minggu (16/8/2026). Sejumlah penonton terlihat menangis.
Roadshow Film Baby Udon di Semarang
Gaya Hidup14 Agustus 2026, 17:28 WIB

Kolaborasi ASTON Inn Pandanaran Semarang dan Awak Media Pererat Silaturahmi

Executive Assistant Manager ASTON Inn Pandanaran Semarang, Yuliani Krisharyati mengatakan, semangat kebersamaan semakin terasa melalui berbagai aktivitas interaktif yang dihadirkan dalam rangkaian Media Connect.
Kegiatan Media Connect di lobi hotel tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026. (Dok)
Semarang Raya14 Agustus 2026, 17:07 WIB

Media Massa, Kreator Konten, dan khalayak Diharap tak Abai Verifikasi

Dalam forum yang diselenggarakan Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota (Forwakot) Semarang itu, membahas tema utama terkait persoalan hoaks, konten menyesatkan atau misleading, dan konsekuensi hukum di ruang digital.
Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Viral Boleh Hoaks Jangan!” di Kota Semarang, Kamis 13 Agustus 2026. (dok)
Semarang Raya13 Agustus 2026, 21:22 WIB

Erik Agus Susanto Terpilih Aklamasi Pimpin DPP Lindu Aji Periode 2026–2031

Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031.
 (Sumber: )
Bisnis11 Agustus 2026, 08:35 WIB

MAS Arya Dorong Deteksi Dini Kanker bagi Pekerja Industri Garmen

MAS Arya Indonesia melalui program Aloka fokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen.
MAS Arya Indonesia melalui program Aloka deteksi dini kanker bagi karyawan industri garmen. 
 (Sumber:  | Foto: Dok.)