Isi Waktu Libur Panjang Idul Adha 2023, Berikut Rekomendasi Film Indonesia Bertema Ibadah Haji yang Bisa Ditonton di Rumah

Wildan Apriadi
Rabu 28 Juni 2023, 17:35 WIB
Haji Backpacker, salah satu film rekomendasi untul libur Idul Adha (Sumber : Twitter)

Haji Backpacker, salah satu film rekomendasi untul libur Idul Adha (Sumber : Twitter)

INFOSEMARANG.COM - Momen Idul Adha 2023 memberikan masa liburan yang cukup panjang karena pemerintah menetapkan dua hari cuti bersama.

Setelah cuti bersama dan Hari Raya Idul Adha, 28-30 Juni 2023, akan langsung disambung dengan weekend atau akhir pekan.

Bagi kamu yang mungkin belum atau tidak memiliki agenda apa-apa di momen liburan Idul Adha kali ini, maraton menonton film bisa menjadi opsi yang tepat.

Baca Juga: Kepergok Main Serong Dua Kali, Suami Hanum Mega Hamili Selingkuhan Hingga Cari Cara Gugurkan Kandungan

Berikut adalah Rekomendasi film-film Indonesia bertema ibadah haji yang cocok mengisi hari-hari libur kamu di momen Idul Adha 2023.

1. Emak Ingin Naik Haji

Film Indonesia pertama yang bisa ditonton sebagai pengisi liburan Idul Adha adalah Emak Ingin Naik Haji.

Film araha sutradara Aditya Gumay ini diperankan oleh sederet bintang terkenal Indonesia seperti Reza Rahadian, Didid Petet, Henidar Amroe, dan Aty Cancer.

Film yang diangkat dari cerita pendek berjudul sama ini menceritakan tentang Emak (Aty Cancer) yang sudah berusia lanjut sangat menginginkan dapat menunaikan ibadah haji.

Baca Juga: Jelang Momen Idul Adha, Ketahui 4 Mitos Populer Seputar Konsumsi Daging Berikut Ini

Sayangnya, dengan pendapatannya sebagai penjual kue dan pemberian anaknya, Zein (Reza Rahardian), yang penjual lukisan keliling, Emak tidak memiliki biaya untuk mewujudkan keinginannya.

Di tengah keadaannya, Emak tidak putus asa. Ia menabung uangnya ke tabungan haji di bank.

Sementara, tetangga Emak yang kaya raya sudah beberapa kali menunaikan ibadah haji, apalagi pergi umroh.

Di tempat lain ada orang berniat menunaikan haji hanya untuk kepentingan politik. Walaupun begitu, Zein berusaha mewujudkan keinginan Emak dan hampir putus asa.

Baca Juga: 75 Lokasi Salat Idul Adha Kamis 29 Juni 2023 di Semarang, Lengkap dengan Imam dan Khatibnya

2. Haji Backpacker

Film Indonesia selanjutnya yang bisa dijadikan pilihan tontonan di hari raya Idul Adha adalah Haji Backpacker

Sejumlah aktor top Indonesia seperti Abimana Aryasatya, Dewi Sandra, dan Laudya Cynthya Bella turut bermain dibawah arahan Danial Rifki dan tayang tahun 2014 ini.

Mada memberontak kepada Tuhan, karena sudah merenggut ayahnya. Ia juga kehilangan cinta.

Ia marah pada kenyataan dan memutuskan untuk menjadi backpacker dan hidup bebas. Ia juga meninggalkan Tuhan, keluarga, dan sahabat.

Mada menemukan kebahagiaan ragawi, namun merasa kosong secara rohani.

Di saat yang penuh kerapuhan inilah, Tuhan mengajaknya kembali melalui serangkaian peristiwa.

Baca Juga: 75 Lokasi Salat Idul Adha Kamis 29 Juni 2023 di Semarang, Lengkap dengan Imam dan Khatibnya

Berkelana dari satu negara ke negara lain, menyingkap kesadaran demi kesadaran, Mada sadar ternyata Tuhan sebenarnya mencintai dan selalu menjaganya.

3. Di Bawah Lindungan Ka'bah

Film Indonesia untuk mengisi Idul Adha yang juga dibintangi Laudy Cynthia Bella adalah Di Bawah Lindungan Ka'bah.

Dalam film ini ia beradu akting dengan Herjunot Ali, Niken Anjani, Tarra Budiman dan Widyawati dan tayang tahun 2011.

Film yang diangkat dari novel Di Bawah Lindungan karya Hamka ini mengisahkan tentang banyak hal.

Ceritanya tentang Hamid (Herjunot Ali), pemuda saleh yang miskin. Ia disekolahkan oleh Haji Jafar (Didi Petet) yang berasal dari keluarga kaya raya.

Hamid pun dekat dengan Zainab (Laudya Cynthia Bella), anak Haji Jafar, yang perlahan mereka jatuh cinta.

Baca Juga: Marcus Gideon Rehat, Kevin Sanjaya Bakal Tandem dengan Rahmat Hidayat di Tim Ganda Putra

Inilah kisah cinta terlarang karena beda kelas sosial dan ekonomi. Hamid kemudian terbuang dan berhasil pergi haji. Sementara Zainab setia menantikan Hamid.

4. Tauhid

Rekomendasi film Indonesia terakhir yang bisa jadi tontonan di waktu Idul Adha adalah film klasik yang rilis tahun 1964.

Film garapan maestro Indonesia, Asrul Sani, ini dibintangi oleh Aedy Moward, ME Zainudin, Nurbani Jusuf, Rd Mochtar, dan Mansjur Sjah.

Film Tauhid berkisah tentang Mursyid (Ismeed M Noor), seorang tentara, yang pergi haji bersama seorang guru agama (Nurbani Jusuf) dan pengarang (ME Zainuddin).

Di atas kapal laut, mereka berhasil membujuk dokter Halim (Aedy Moward) untuk ikut naik haji. Inilah perjalanan untuk mencapai hidayah.***

Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Semarang Raya10 Februari 2026, 21:08 WIB

Imlek dan Ramadhan Berdekatan, Jadi Momentum Perkuat Toleransi di Kota Semarang

Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 menjadi momen istimewa, karena tahun ini waktunya berdekatan dengan bulan suci Ramadhan.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng  mendampingi Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana di Sam Poo Kong, Semarang.
Semarang Raya10 Februari 2026, 21:04 WIB

Beri Layanan Pemeriksaan Kesehatan Terintegrasi 1.200 Pekerja Dalam 5 Hari, Pemkot Semarang Raih Rekor MURI

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menerima penghargaan Rekor MURI atas pencapaian pemeriksaan kesehatan terintegrasi melalui platform Satu Sehat pada pekerja di perusahaan terbanyak, yakni 53 perusahaan dalam kurun waktu lima hari.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menerima penghargaan Rekor MURI. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis10 Februari 2026, 16:23 WIB

AXA Mandiri Serahkan Surplus Underwriting 2024 Ke Baznas Untuk Bangun Perpustakaan dan Renovasi Pesantren

AXA Mandiri menyerahkan secara simbolis lebih dari Rp250 juta nilai surplus underwriting 2024 ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
AXA Mandiri menyerahkan secara simbolis lebih dari Rp250 juta nilai surplus underwriting 2024 ke Baznas.  (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya09 Februari 2026, 21:39 WIB

Imlek Semawis 2026 Kembali Hadir, Tampilkan Harmoni Budaya dan Toleransi Warga Semarang

Rangkaian perayaan menjelang Tahun Baru Imlek ini diawali dengan Tradisi Ketuk Pintu di Klenteng Tay Kak Sie Kota Semarang.
Tradisi Ketuk Pintu di Klenteng Tay Kak Sie Kota Semarang.
 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya08 Februari 2026, 19:58 WIB

Koperasi Merah Putih Sinergi Bersama Pasar Rakyat Hadirkan Sembako Murah

Kegiatan ini menandai sinergi strategis antara Pasar Rakyat yang telah eksis selama empat tahun dengan koperasi yang baru terbentuk untuk menyediakan sembako terjangkau bagi masyarakat.
Bazar Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Pasar Rakyat Bangetayu Kulon . (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya08 Februari 2026, 19:54 WIB

Pemkot Semarang Perjuangkan Festival Pasar Dugderan Jadi Warisan Budaya Indonesia

Mengusung tema “Bersama dalam Budaya, Toleransi dalam Tradisi,” festival tahunan ini akan berlangsung selama sepuluh hari hingga 16 Februari 2026.
Festival Pasar Rakyat Dugderan 2026 di kawasan Alun-alun Masjid Agung Semarang (Kauman) (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya07 Februari 2026, 05:16 WIB

Wujudkan Birokrasi Bersih, Wali kota Agustina Wilujeng Terapkan Meritokrasi Pertama di Jawa Tengah

Pengisian jabatan kali ini murni berbasis pada kompetensi, rekam jejak, dan data objektif, bukan faktor subjektivitas.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng melantik 12 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama hasil seleksi Tim Komite Talenta. 

 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya06 Februari 2026, 20:27 WIB

Dugderan 2026: Agustina Wilujeng Hadirkan Wajah Baru yang Lebih Kolosal dan Inklusif

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tahun ini Festival Pasar Rakyat Dugderan tampil dengan wajah baru.
Festival Pasar Rakyat Dugderan 2026 akan kembali hadir. (Sumber: )
Semarang Raya06 Februari 2026, 20:22 WIB

Kepesertaan PBI Dinonaktifkan, Agustina Wilujeng Pastikan Warga Tetap Terkover UHC Kota Semarang

Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang tidak akan membiarkan warganya kehilangan akses layanan kesehatan akibat perubahan status tersebut.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng. (Sumber:  | Foto: dok Humas Pemkot Semarang.)
Semarang Raya05 Februari 2026, 21:22 WIB

TPS Bugen Diresmikan, Buka Peluang Ekonomi Pilah Sampah Warga Tlogosari Wetan

TPS Bugen dirancang tidak hanya sebagai lokasi penampungan sampah sementara, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan gerakan sadar lingkungan bagi masyarakat setempat.
Peresmian TPS Tlogosari Wetan disambut baik oleh tokoh masyarakat dan kader lingkungan.  (Sumber:  | Foto: dok.)