Jokowi Ikut Dukung Kaesang Pangarep Nyalon Wali Kota Depok :Saya Pasti ...

Elsa Krismawati
Kamis 15 Juni 2023, 09:49 WIB
Jokowi restui kaesang pangarep nyalon jadi Wali Kota Depok (Sumber : YouTube Sektretariat Negara)

Jokowi restui kaesang pangarep nyalon jadi Wali Kota Depok (Sumber : YouTube Sektretariat Negara)

INFOSEMARANG.COM - Presiden Jokowi memberi restu pada Kaesang Pangarep yang akan mencalonkan diri pada Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Kota Depok di Pemilu 2024 mendatang.

Jokowi pun menyebut kalau dirinya siap memberikan saran jika Kaesang meminta kepadanya.

Diketahui, nama Kaesang santer dibicarakan usai unggah video deklarasi, dan wajahnya terpanjang di billboard memberikan sinyal untuk mencalonkan diri.

Baca Juga: Jadwal 16 Besar Indonesia Open 2023: 13 Wakil Indonesia Main, 1 Tiket Perempat Final Dipastikan Aman

Dikutip Infosemarang.com dari Antara News, Presiden menyebut kalau hal yang dilakukan anaknya merupakan tanggung jawab mereka.

"Saya itu terbiasa ya, terbiasa kalau yang namanya anak sudah berkeluarga, saya punya anak sudah berkeluarga, itu tanggung jawabnya ada sudah di mereka masing-masing," ucap Jokowi seperti dikutip infosemarang.com pada 14 Juni 2023.

Baca Juga: Viral Usai Muncul di America's Got Talent, Kiky Saputri Sebut Putri Ariani Ditunggangi Kepentingan Politik

Pernyataan tersebut disampaikan langsung ketika Presiden hadir di Kantor BPKP, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Jokowi menyebut kalau dirinya merestui dalam kapasitasnya sebagai orang tua, sebagai Ayah dari Kaesang Pangarep.

Kendati demikian, keputusan untuk tetap maju dan menggunakan kendaraan politik apa, diserahkan sepenuhnya kepada Kaesang.

Baca Juga: KPK Usut Dugaan Adanya Korupsi di Kemeterian Pertanian, Syahrul Yasin Limpo ikut Terseret

"Tugasnya orang tua itu merestui dan mendoakan," jawab Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu pun menyatakan,akan memberi saran kalau diminta oleh anak bungsunya tersebut.

"Kalau saya ditanya, saya pasti memberikan saran,tetapi kalau saya tidak ditanya saya pasti tidak memberikan saran," tuturnya.

Lebih lanjut bisa ditanyakan (perihal pencalonan) langsung ke Kaesangnya," pungkas Jokowi.

Baca Juga: Lagu Ciptaan Aldi Taher untuk Lionel Messi Dipakai Akun Resmi Piala Dunia, Warganet Geger!

Jokowi pun menegaskan, ia tidak akan menekan sang anak agar harus melalui partai yang sama dengannya.

Sebelumnya, sempat beredar video yang diunggah kaesang menyebut "siap menjadi Depok Pertama".

Dalam video itu juga Kaesang menyebut sudah mendapat restu dari keluarganya untuk maju di Pemilu 2024.

Baca Juga: Ini Kata Haris Azhar dan Fatia Soal Staf Luhut Binsar Pandjaitan Ketika Jadi Saksi di Sidang Lanjutan

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memasang baliho dengan wajah Kaesang terpampang.

"Saya Kaesang Pangarep. Saya sudah dapat izin dan restu dari keluarga saya," Kata Kaesang.

"Insya Allah dengan ini saya siap untuk hadir menjadi Depok pertama. Mohon dukungannya, merdeka," ucap Kaesang dalam video di kanal YouTube miliknya. ***
Follow Berita Info Semarang di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Umum16 Maret 2026, 16:54 WIB

PW GP Ansor Jateng Tegaskan Tak Ada Instruksi Aksi di KPK

Gus Shidqon menegaskan aksi demonstrasi yang mengatasnamakan Ansor dan Banser di depan KPK bukan agenda resmi organisasi.
 (Sumber: )
Umum16 Maret 2026, 15:29 WIB

Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026 Kembali Digelar, Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah

, Bejo Jahe Merah untuk kelima kalinya turut berpartisipasi dalam program Mudik Gratis Jawa Tengah.
Ribuan Pemudik Dapat Dukungan Bejo Jahe Merah. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis16 Maret 2026, 15:18 WIB

Lonjakan Kebutuhan Energi Saat Lebaran, Pertamina Tambah Distribusi LPG 3 Kg di Jateng–DIY

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) menambah pasokan LPG 3 kilogram di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Stok LPG 3Kg di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum16 Maret 2026, 15:09 WIB

BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 di Jateng Mulai Mei, Puncaknya Agustus

(BMKG) melalui Stasiun Klimatologi Jawa Tengah memprediksi musim kemarau 2026 di wilayah Jawa Tengah umumnya akan mulai berlangsung pada Mei 2026.
Prediksi kemarau di Jateng. (Sumber:  | Foto: dok BMKG.)
Semarang Raya14 Maret 2026, 20:42 WIB

Hiburan Ramadan dan Libur Lebaran, Atraksi Flying Trapeze Internasional Tampil di The Park Semarang

Pertunjukan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 14 hingga 29 Maret 2026 di area atrium mal the park semarang.
sirkus di The Park Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Bisnis11 Maret 2026, 13:53 WIB

Transaksi Digital Melesat, Laba Bersih Bank Mandiri Tumbuh 16,7 Persen Jadi Rp8,9 Triliun

Peningkatan kinerja tersebut sejalan dengan semakin aktifnya transaksi nasabah di berbagai kanal layanan Bank Mandiri, khususnya melalui platform digital.
Bank Mandiri. (Sumber: )
Umum05 Maret 2026, 11:00 WIB

AXA Mandiri Buka Puasa Bersama Anak Yatim serta Berbagi Ilmu Literasi Keuangan dan Perlengkapan Sekolah

AXA Mandiri berbagi berkah di bulan ramadan dengan membagikan 100 paket perlengkapan sekolah dan paket sembako untuk anak-anak yatim dari Panti Asuhan Nurul Iman dan Yapensos.
AXA Mandiri dalam momen buka puasa bersama para anak-anak yatim di kantor pusat AXA Mandiri, Jakarta.

 (Sumber:  | Foto: dok.)
Semarang Raya03 Maret 2026, 13:39 WIB

SR Group Gelar Drone Show Spektakuler di Semarang, Tegaskan Komitmen Inklusivitas

Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang dan Jawa Tengah pada 17 Februari 2026.
Queen City Mall menghadirkan drone show pertama di Semarang. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:14 WIB

Musim Tanam di Depan Mata, Petani Tembakau Khawatir Regulasi Bunuh Keberlanjutan

Petani berharap pemerintah mempertimbangkan dampak kebijakan terhadap keberlanjutan usaha tani tembakau, terutama menjelang musim tanam yang akan segera dimulai.
Petani Tembakau. (Sumber:  | Foto: dok.)
Umum24 Februari 2026, 12:10 WIB

Perusahaan Nekat Telat Bayar THR 2026? Siap-Siap Kena Denda 5 Persen dan Sanksi Usaha!

THR Idul Fitri 1447 H wajib cair H-7. Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif.
Perusahaan yang menunda atau mencicil terancam denda 5 persen dan sanksi administratif (Sumber: ChatGpt | Foto: illustrasi)